قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ
Mereka berkata, “Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami? Inilah yang dijanjikan Ar-Rahman, dan benarlah para rasul.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَاqaaluu yaa waylanaa man ba'atsanaa min marqadinaamereka berkata, celakalah kami, siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami
- هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَhaadzaa maa wa'ada r-rahmaanu wa-shadaqa l-mursaluunainilah yang dijanjikan Ar-Rahman, dan benarlah para rasul
Terjemahan per kata (13 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَاyaawahai
- وَيْلَنَاwaylanaacelakalah kami
- مَنْmanorang yang
- بَعَثَنَاba'atsanaamembangkitkan kami
- مِنْmindari
- مَرْقَدِنَاmarqadinaatempat tidur kami
- هَٰذَاhaadzaaini
- مَاmaasiapakah
- وَعَدَwa'adamenjanjikan
- الرَّحْمَٰنُr-rahmaanuAr-Rahman
- وَصَدَقَwa-shadaqadan benarlah
- الْمُرْسَلُونَl-mursaluunapara utusan
Inti bacaan
Kebingungan awal 'siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami' dijawab tegas: 'inilah yang dijanjikan. benarlah para rasul', pengakuan akhir yang mengonfirmasi kebenaran peringatan yang dulu diabaikan.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(kubur)', '(Lalu, dikatakan kepada mereka,)', dan '(-Nya)' dihapus: 'haadzaa maa wa'ada r-rahmaanu' dirajut langsung sebagai kelanjutan kutipan yang sama tanpa penanda naratif tambahan, konsisten dengan pola pertanyaan-jawaban dalam satu kutipan yang sudah muncul di ayat-ayat sebelumnya. 'Haadzaa' benar 'inilah'.
Tafsiran
Ayat ini menangkap kebingungan dan pengakuan sekaligus: kejutan atas kebangkitan yang tiba-tiba berubah menjadi pengakuan bahwa apa yang dulu diperingatkan para rasul kini terbukti benar.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam pertanyaan mereka: siapa yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami. Yang ditanya pelakunya. Kebingungan pertama bukan tentang apa yang terjadi, melainkan tentang siapa.
- Kata yang mereka pakai tempat tidur, bukan kubur. Yang panjang terasa sebagai tidur semalam. Ukuran waktu berubah sama sekali begitu seseorang keluar darinya.
- Allah merekam mereka menjawab pertanyaannya sendiri: inilah yang dijanjikan Ar-Rahman, dan benarlah para rasul. Pengakuan itu datang tanpa diminta. Yang tak terbantah lagi tidak memerlukan siapa pun untuk menerangkannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “(Allah) Yang Maha Pengasih” diterjemahkan “Ar-Rahmaan”.