هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَ
Mereka dan pasangan-pasangan mereka berada dalam naungan, bersandar di atas dipan-dipan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِئُونَhum wa-azwaajuhum fii zhilaalin 'ala l-araa'iki muttaki'uunamereka dan pasangan-pasangan mereka berada dalam naungan, bersandar di atas dipan-dipan
Terjemahan per kata (7 kata)
- هُمْhummereka
- وَأَزْوَاجُهُمْwa-azwaajuhumdan istri-istri mereka
- فِيfiidalam
- ظِلَالٍzhilaalinnaungan
- عَلَى'alaatas
- الْأَرَائِكِl-araa'ikidipan-dipan
- مُتَّكِئُونَmuttaki'uunaorang-orang yang bersandar
Inti bacaan
Kenyamanan digambarkan konkret: naungan dan bersandar di dipan bersama pasangan, visualisasi ketenangan yang jelas dan relatable sebagai gambaran hasil akhir kesabaran hidup di dunia.
Tafsiran
Ayat ini melengkapi gambaran kenikmatan penghuni taman dengan citra ketenangan fisik: naungan dan dipan sebagai simbol istirahat sempurna, dinikmati bersama pasangan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka bersama pasangannya. Bukan sendiri-sendiri. Berdua.
- Yang digambarkan sikap tubuhnya. Bersandar. Bukan duduk tegak.
- Naungan dan dipan disebut Allah bersama. Yang di atas meneduhkan. Yang di bawah menopang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar z-w-j, zh-l-l, a-r-k, w-k-a): azwaaj diterjemahkan 'pasangan' (akar z-w-j); zhilaal diterjemahkan 'naungan' (akar zh-l-l); araa'ik diterjemahkan 'dipan' (akar '-r-k); muttaki'uun diterjemahkan 'bersandar' (akar w-k-'). gloss '(berkelambu)' dibuang.