وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ
Dan sungguh, ia telah menyesatkan banyak orang di antara kalian. Maka, apakah kalian tidak berakal?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًاwa-la-qad adhalla minkum jibillan katsiirandan sungguh, ia telah menyesatkan banyak orang di antara kalian
- أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَa-fa-lam takuunuu ta'qiluunamaka, apakah kalian tidak berakal
Terjemahan per kata (8 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- أَضَلَّadhallalebih sesat
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- جِبِلًّاjibillanmakhluk
- كَثِيرًاkatsiiranbanyak
- أَفَلَمْa-fa-lammaka tidakkah
- تَكُونُواtakuunuukalian menjadi
- تَعْقِلُونَta'qiluunakalian mengerti
Inti bacaan
Pertanyaan tajam 'apakah kalian tidak berakal?' menyoroti fakta bahwa godaan berhasil menyesatkan 'banyak orang' meski akal sehat tersedia, pengingat bahwa akal yang dimiliki perlu benar-benar difungsikan, tidak cukup hanya dimiliki secara pasif.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan skala penyesatan setan yang sudah nyata terbukti, bukan ancaman teoretis, melainkan kenyataan yang seharusnya cukup untuk digunakan akal dalam menghindarinya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut jumlah korbannya sebagai bukti. Bukan peringatan tentang kemungkinan. Yang sudah terjadi.
- Akal disebut ada, tetapi tidak dipakai. Bukan tidak punya. Tidak difungsikan.
- Pertanyaannya ditaruh Allah di ujung, bukan di awal. Buktinya dulu. Baru ditanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar d-l-l, j-b-l, k-ts-r, k-w-n, '-q-l): adalla diterjemahkan 'menyesatkan' (akar d-l-l 78); jibill diterjemahkan 'orang banyak (generasi)' (akar j-b-l); ta'qiluun diterjemahkan 'berakal' (akar '-q-l EQL, setan menyesatkan banyak, mengapa tak berakal?). gloss '(setan itu)' dibuang.