هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Ini Jahanam yang dahulu dijanjikan kepada kalian.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَhaadzihi jahannamu llatii kuntum tuu'aduunaini Jahanam yang dahulu dijanjikan kepada kalian

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. هَٰذِهِhaadzihiini
  2. جَهَنَّمُjahannamuJahanam
  3. الَّتِيllatiiyang
  4. كُنْتُمْkuntumkalian adalah
  5. تُوعَدُونَtuu'aduunadijanjikan kepada kalian

Inti bacaan

Rangkaian (هَٰذِهِ جَهَنَّمُ, haadzihi jahannamu) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:63 dan 55:43.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (هَٰذِهِ, haadzihi) yang berarti "ini", kata tunjuk dekat bentuk perempuan, lalu (جَهَنَّمُ, jahannamu) yang berarti "Jahanam", sebuah nama tanpa tanwin, sehingga terjemahan memakai "Jahanam" tanpa "neraka" di depannya. Rangkaian (هَٰذِهِ جَهَنَّمُ, haadzihi jahannamu) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:63 dan 55:43. Di 55:43 rangkaian itu disusul (الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ, allatii yukadzdzibu bihaa l-mujrimuuna) yang berarti "yang didustakan oleh para pendosa", sedangkan di 36:63 disusul (الَّتِي, llatii) yang berarti "yang" dan kalimat tentang janji. Kata tunjuk bentuk perempuan ini berpasangan dengan (الَّتِي, llatii) dan dengan akhiran -haa pada (اصْلَوْهَا, ishlawhaa) di 36:64, dan ketiganya menunjuk Jahanam. Di Surah 36 nama Jahanam hanya tertulis di ayat ini.

Kata (كُنْتُمْ تُوعَدُونَ, kuntum tuu'aduuna) tersusun dari (كُنْتُمْ, kuntum) yang berarti "kalian dahulu" dan (تُوعَدُونَ, tuu'aduuna) yang berarti "dijanjikan kepada kalian". Kata kerja tuu'aduuna berakar و-ع-د dan memakai bentuk yang menandai kalian sebagai pihak yang dikenai janji, sehingga pihak yang menjanjikan tidak ditulis di ayat ini. Bentuk tuu'aduuna muncul dua belas kali di sepuluh surah, yaitu 6:134, 21:103, 21:109, 23:36, 36:63, 38:53, 41:30, 50:32, 51:5, 51:22, 72:25, dan 77:7. Susunan lengkap (كُنْتُمْ تُوعَدُونَ, kuntum tuu'aduuna) muncul tiga kali, yaitu 21:103, 36:63, dan 41:30, dengan tiga sasaran yang berbeda: (يَوْمُكُمُ, yawmukumu) yang berarti "hari kalian" di 21:103, (جَهَنَّمُ, jahannamu) di 36:63, dan (بِالْجَنَّةِ, bi-l-jannati) yang berarti "dengan taman" di 41:30.

Terjemahan memakai "dijanjikan" untuk tuu'aduuna, sama seperti di 6:134, 21:103, 23:36, 38:53, 41:30, 50:32, 51:5, 51:22, dan 77:7. Akar yang sama dipakai untuk neraka di tempat lain dengan bentuk janji: (وَعَدَ, wa'ada) di 9:68 dengan objek (نَارَ جَهَنَّمَ, naara jahannama) yang berarti "api Jahanam", (وَعَدَهَا, wa'adahaa) di 22:72 dengan objek (النَّارُ, an-naaru) yang berarti "api", dan (لَمَوْعِدُهُمْ, la-maw'iduhum) di 15:43 yang berarti "tempat yang dijanjikan bagi mereka". Di 36:52 kata kerja dasarnya dipakai dengan pelaku yang disebut namanya, (هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ, haadzaa maa wa'ada r-rahmaanu) yang berarti "ini yang dijanjikan Ar-Rahman".

Di 7:86 ada kata kerja (تُوعِدُونَ, tuu'iduuna) yang berbeda satu harakat dari tuu'aduuna dan diterjemahkan "mengancam", dengan manusia sebagai pelakunya. Kata benda (وَعِيدِ, wa'iidi) di 14:14 dan 50:14 juga berakar sama dan diterjemahkan "ancaman". Karena itu bentuk di 36:63 tidak diterjemahkan "diancamkan": harakat pada huruf ع di tuu'aduuna menandai kalian sebagai pihak yang dikenai janji, dan harakat pada huruf yang sama di tuu'iduuna 7:86 menandai pelaku yang mengancam.

Kata (كُنْتُمْ, kuntum) di depan kata kerja itu menempatkan janjinya sebelum saat ayat ini diucapkan, sehingga terjemahan memakai "dahulu". Ayat ini tidak memuat kata hari ini, dan tidak menyebut tempat pembicara dan pendengarnya berdiri saat menunjuk.

Tafsiran

Ayat ini menunjuk sesuatu yang namanya baru disebut sekarang. Tiga ayat sebelumnya memuat perpisahan di 36:59, pesan di 36:60 sampai 36:61, dan penyesatan di 36:62, tanpa satu pun tempat tujuan yang disebut. Ayat 36:63 menaruh nama tempat itu lewat kalimat tunjuk yang hampir tidak memuat kata kerja tindakan, sehingga seluruh bobotnya jatuh pada kata Jahanam dan anak kalimat tentang janji. Kalimat itu tidak menguraikan Jahanam. Di 52:14, (هَٰذِهِ النَّارُ, haadzihi n-naaru) disusul keterangan tentang apa yang dahulu didustakan, dan di 55:43 disusul keterangan tentang yang didustakan para pendosa, jadi ketiga ayat menunjuk dahulu baru menerangkan hubungannya dengan pendengar, dan tidak menguraikan keadaan tempat itu.

Anak kalimat tentang janji menghubungkan ayat ini dengan 36:52, tempat pihak yang menjanjikan disebut dengan jelas, yaitu Ar-Rahman. Di 36:52 kalimat tunjuk diucapkan oleh orang-orang yang bertanya siapa yang membangkitkan mereka; di 36:63 isinya janji tentang Jahanam, dan penutur serta pihak yang menjanjikan tidak ditulis. Teks 36:63 tidak menyatakan bahwa pihak yang menjanjikan di sini sama dengan Ar-Rahman di 36:52, dan pembacaan itu bersifat kemungkinan karena kata kerjanya satu akar. Surah ini juga memuat gambaran taman di 36:55 sampai 36:58. Susunan yang sama dengan 36:63, yaitu kuntum tuu'aduuna, dipakai di 41:30 untuk taman, sehingga kata dijanjikan tidak terbatas pada satu arah.

Di 55:43 para pendosa disebut sebagai pihak yang mendustakan Jahanam, dan di 36:59 mereka disapa para pendosa pula. Ayat 36:63 tidak mengulang sebutan itu dan memakai kata kalian, sehingga sapaan di 36:59 sampai 36:63 dapat dibaca berkesinambungan. Sesudah ayat ini 36:64 memakai akhiran -haa yang menunjuk balik kepada Jahanam, dan perintah masuk di sana bersandar pada penunjukan di ayat ini.

Renungan dan Hikmah

  • Kalimat di 36:63 memakai kata tunjuk dekat, dan ayat itu tidak menyebut tempat pembicara dan pendengarnya berdiri saat menunjuk. Teks juga tidak memuat kata hari ini di ayat ini, sekalipun 36:64 dan 36:65 memuatnya. Ayat menuliskan satu peristiwa: sesuatu yang namanya baru disebut kini ditunjuk sebagai benda yang ada di hadapan. Pembaca dapat memperhatikan bahwa perpindahan dari kabar ke penunjukan adalah perubahan jarak yang ditulis ayat tanpa penjelasan tambahan. Pembaca dapat bertanya hal apa dalam hidupnya yang selama ini hanya berupa kabar, dan seperti apa jaraknya bila suatu hari kabar itu berubah menjadi sesuatu yang dapat ditunjuk dengan kata ini?
  • Susunan yang berbunyi kalian dahulu dijanjikan dipakai di 21:103 untuk sebuah hari, di 41:30 untuk taman yang disampaikan kepada orang-orang yang berkata Tuhan kami adalah Allah lalu istikamah, dan di 36:63 untuk Jahanam. Satu susunan kata melayani tiga sasaran yang tidak sama nilainya. Konteks ketiga ayat berbeda, sehingga perbandingan dibatasi pada susunan katanya, dan teks tidak menyatakan bahwa ketiganya berbicara tentang peristiwa yang sama. Pembaca dapat memperhatikan bahwa kata dijanjikan tidak membawa warna senang atau takut dengan sendirinya. Warnanya datang dari benda yang disebut sesudahnya. Kabar apa yang selama ini disimpan pembaca dengan warna yang ditambahkannya sendiri, sebelum terbaca benda apa sebenarnya yang disebut sesudah kata itu?
  • Di 36:52 pihak yang menjanjikan tertulis jelas, yaitu Ar-Rahman, dan di 36:58 salam datang dari Tuhan yang pengasih. Di 36:63 kata kerjanya memakai bentuk yang menandai kalian sebagai pihak yang dikenai janji, dan pihak yang menjanjikan tidak ditulis. Ayat 36:63 tidak menyatakan bahwa pihak itu sama dengan yang disebut di 36:52, dan nama yang tidak tertulis itu dibiarkan tanpa diisi. Pembaca dapat memperhatikan bahwa janji yang dikutip tanpa menyebut pihak yang berjanji tetap dikenali oleh pendengarnya lewat satu kata, dahulu. Apa yang dapat diingat pembaca tentang siapa yang pertama kali memberinya kabar itu, dan apakah ingatan itu berasal dari ayat atau dari cerita yang didengar kemudian?
  • Di 9:68 Allah menjanjikan api Jahanam kepada orang-orang munafik dan orang-orang kufar, dan di 15:43 Jahanam disebut tempat yang dijanjikan bagi mereka semua. Akar yang sama dipakai di 36:63 untuk Jahanam, sehingga kata janji di teks ini tidak terbatas pada kabar yang menyenangkan. Konteks ketiga ayat berbeda, sehingga perbandingan dibatasi pada pemakaian akarnya. Pembaca yang terbiasa mengartikan janji sebagai sesuatu yang selalu baik dapat bertanya apakah arti kata itu menyempit karena kebiasaan atau karena teks. Apa yang berubah dalam cara ia membaca bila janji dipahami sebagai sesuatu yang ditepati, apa pun isinya, dan apakah pemahaman itu menggeser perasaannya terhadap kata yang sama di ayat-ayat tentang taman?
  • Ayat 36:63 menyebut nama Jahanam tanpa menguraikan keadaannya. Di 52:14 kalimat tunjuk yang sama dipakai untuk api, dan di 55:43 untuk Jahanam yang didustakan para pendosa. Ketiganya menaruh penunjukan lebih dulu, lalu mengaitkan benda itu dengan pendengar lewat satu anak kalimat tentang apa yang dahulu terjadi pada mereka. Uraian keadaan tidak mendampingi penunjukan di ketiga ayat itu. Pembaca dapat melihat bahwa ruang yang dibiarkan kosong oleh teks biasanya diisi oleh gambaran yang dibawa dari tempat lain. Gambaran apa yang pembaca bawa ke ayat ini sebelum membacanya, dan seberapa banyak dari gambaran itu tertulis di dalam ayatnya?
  • Kata dahulu di 36:63 menaruh janji sebelum saat ayat ini diucapkan, dan 36:60 membuka dengan Aku telah berpesan, yang juga menunjuk sesuatu yang sudah disampaikan lebih dulu. Dua ayat itu memakai dua kata kerja yang berbeda, pesan di 36:60 dan janji di 36:63, dan tidak ada kata di ayat-ayat itu yang menyatakan keduanya sama. Dalam rangkaian 36:60 sampai 36:63 yang disebut lebih dulu selalu sesuatu yang sudah diberitahukan, baru kemudian tindakan atau benda yang ditunjuk. Pembaca dapat memperhatikan bahwa urutan itu menempatkan pemberitahuan sebelum peristiwa. Pemberitahuan apa yang pernah ia terima dan kini terasa jauh, seperti pesan yang disampaikan kepada orang-orang yang kemudian baru mengenalinya sebagai kabar yang sama?