الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Pada hari ini Kami membungkam mulut mereka, dan tangan mereka berbicara kepada Kami, dan kaki mereka bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْal-yawma nakhtimu 'alaa afwaahihimpada hari ini Kami membungkam mulut mereka
- وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَwa-tukallimunaa aydiihim wa-tasyhadu arjuluhum bi-maa kaanuu yaksibuunadan tangan mereka berbicara kepada Kami, dan kaki mereka bersaksi terhadap apa yang dahulu mereka usahakan
Terjemahan per kata (11 kata)
- الْيَوْمَal-yawmahari ini
- نَخْتِمُnakhtimuKami mengunci
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَفْوَاهِهِمْafwaahihimmulut mereka
- وَتُكَلِّمُنَاwa-tukallimunaadan berbicara kepada Kami
- أَيْدِيهِمْaydiihimtangan mereka
- وَتَشْهَدُwa-tasyhadudan bersaksi
- أَرْجُلُهُمْarjuluhumkaki mereka
- بِمَاbi-maapada apa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَكْسِبُونَyaksibuunamereka usahakan
Inti bacaan
Gambaran menakjubkan: mulut dibungkam, tangan dan kaki justru bersaksi, anggota tubuh sendiri menjadi saksi yang tak bisa disuap atau diarahkan berbohong, sebuah pengingat bahwa tindakan fisik meninggalkan jejak yang tidak bisa disangkal lewat argumen verbal semata.
Tafsiran
Ayat ini menampilkan kesaksian tubuh sendiri yang tak terelakkan: ketika mulut dibungkam, anggota tubuh lain justru berbicara, menjadikan penyangkalan sama sekali tidak mungkin.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menyingkap bentuk kesaksian yang tidak bisa direkayasa, ketika kemampuan berbicara dibungkam, anggota tubuh yang selama ini menjadi alat perbuatan justru berbalik menjadi saksi, menutup segala celah untuk menyangkal apa yang telah dikerjakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, kh-t-m, f-w-h, k-l-m, y-d-y, sh-h-d, r-j-l, k-w-n, k-s-b): nakhtimu alaa afwaahihim diterjemahkan 'membungkam mulut mereka' (akar kh-t-m + akar f-w-h); tukallimunaa aydiihim diterjemahkan 'tangan mereka berbicara' (akar k-l-m + akar y-d-y); tashhadu arjuluhum diterjemahkan 'kaki mereka bersaksi' (akar sh-h-d + akar r-j-l, anggota tubuh mempersaksikan diri, cf. 24:24, 41:20-21); yaksibuun diterjemahkan 'mereka usahakan' (akar k-s-b). Selaras.