لِيُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ
agar ia memberi peringatan kepada orang yang hidup, dan agar berlaku ketetapan terhadap orang-orang kafir.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- لِيُنْذِرَ مَنْ كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَli-yundzira man kaana hayyan wa-yahiqqa l-qawlu 'ala l-kaafiriinaagar ia memberi peringatan kepada orang yang hidup, dan agar berlaku ketetapan terhadap orang-orang kafir
Terjemahan per kata (8 kata)
- لِيُنْذِرَli-yundziraagar memperingatkan
- مَنْmanorang yang
- كَانَkaanaadalah
- حَيًّاhayyanhidup
- وَيَحِقَّwa-yahiqqadan agar tegak
- الْقَوْلُl-qawluperkataan
- عَلَى'alaatas
- الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
Inti bacaan
Peringatan yang 'berlaku bagi orang yang hidup' (berhati reseptif), bukan soal kematian biologis, melainkan kesiapan hati menerima pesan; efektivitas peringatan bergantung pada kondisi batin penerimanya, bukan hanya pada kejelasan pesan itu sendiri.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini melanjutkan kalimat dari 36:69 lewat partikel tujuan 'li-'.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan menjelaskan tujuan wahyu: menjangkau yang hidup dengan peringatan, sekaligus menegakkan ketetapan yang sudah berlaku bagi orang-orang yang tetap kufur.
Renungan dan Hikmah
- Dua tujuan disebut untuk satu kitab. Allah menaruh keduanya sekaligus. Memperingatkan yang hidup, menegakkan ketetapan atas yang menolak.
- Yang hidup dipakai sebagai lawan dari yang mati hatinya. Bukan soal napas. Soal masih bisa mendengar atau tidak.
- Peringatan disebut Allah tetap berlaku walau tidak semua menerimanya. Yang menolak juga ditulis. Dua-duanya masuk hitungan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-dz-r, k-w-n, h-y-y, h-q-q, q-w-l, k-f-r): yundhira diterjemahkan 'memberi peringatan' (akar n-dz-r); man kaana hayyan diterjemahkan 'orang yang hidup' (akar h-y-y, yang berhati hidup/reseptif); yahiqqa l-qawl diterjemahkan 'berlaku ketetapan' (akar h-q-q + akar q-w-l). gloss '(Nabi Muhammad)/(hatinya)/(azab)' dibuang.