وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ
Dan Kami tundukkan ia untuk mereka, maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka, dan sebagiannya mereka makan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَwa-dzallalnaahaa lahum fa-minhaa rakuubuhum wa-minhaa ya'kuluunadan Kami tundukkan ia untuk mereka, maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka, dan sebagiannya mereka makan
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَذَلَّلْنَاهَاwa-dzallalnaahaadan Kami menundukkannya
- لَهُمْlahumbagi mereka
- فَمِنْهَاfa-minhaamaka darinya
- رَكُوبُهُمْrakuubuhumtunggangan mereka
- وَمِنْهَاwa-minhaadan darinya
- يَأْكُلُونَya'kuluunamereka makan
Inti bacaan
Bentuk (رَكُوبُهُمْ, rakuubuhum) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 36:72.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ, wa-dzallalnaahaa lahum) yang berarti "dan Kami tundukkan ia untuk mereka". Kata kerja dzallalnaa dari akar ذ-ل-ل berpola kedua, dengan (نَا, -naa) yang berarti "Kami" dan (هَا, -haa) yang berarti "ia", yaitu kata ganti perempuan tunggal yang menunjuk hewan ternak di 36:71. Bentuk persis wa-dzallalnaahaa muncul satu kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu di 36:72. Kata kerja pola kedua dari akar yang sama ada di dua ayat, yaitu 36:72 dan 76:14, (وَذُلِّلَتْ قُطُوفُهَا تَذْلِيلًا, wa-dzullilat quthuufuhaa tadzliilan) yang berarti "dan buah-buahnya sangat dimudahkan". Kata sifat dari akar itu muncul di tiga ayat: (جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا, ja'ala lakumu l-ardha dzaluulan) di 67:15 yang berarti "menjadikan bumi mudah bagi kalian", (سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا, subula rabbiki dzululan) di 16:69 yang berarti "jalan-jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan", dan (بَقَرَةٌ لَا ذَلُولٌ تُثِيرُ الْأَرْضَ, baqaratun laa dzaluulun tutsiiru l-ardha) di 2:71 yang berarti "sapi itu tidak dipakai membajak tanah". Di 2:71 akar ini dipakai untuk hewan yang bekerja bagi manusia. Terjemahan memakai "tundukkan" di 36:72 untuk hewan ternak yang kemudian ditunggangi dan dimakan, dan memakai "mudah" atau "dimudahkan" di 67:15, 16:69, dan 76:14 untuk bumi, jalan, dan buah. Kata untuk mereka, (لَهُمْ, lahum), juga ada di 36:71 pada kalimat penciptaan, sehingga penciptaan dan penundukan sama-sama ditujukan kepada mereka.
Kata (فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ, fa-minhaa rakuubuhum) yang berarti "maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka" tersusun dari (فَ, fa) yang berarti "maka", (مِنْهَا, minhaa) yang berarti "sebagiannya", dan (رَكُوبُهُمْ, rakuubuhum) yang berarti "tunggangan mereka". Kata rakuub berakar ر-ك-ب dan muncul satu kali, yaitu di ayat ini. Kata min di depan -haa menunjuk bagian dari keseluruhan, sehingga terjemahan memakai "sebagiannya", seperti di 40:79, (لِتَرْكَبُوا مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ, li-tarkabuu minhaa wa-minhaa ta'kuluuna) yang berarti "agar kalian menunggangi sebagiannya dan sebagiannya kalian makan". Kalimat di 36:72 tidak memuat kata kerja, dan terjemahan memakai "menjadi" untuk menyambungnya, seperti pemakaian "adalah" pada kalimat Arab yang tidak memuat kata kerja di ayat lain.
Kata (وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ, wa-minhaa ya'kuluuna) yang berarti "dan sebagiannya mereka makan" memuat kata kerja ya'kuluuna, "mereka makan", dari akar أ-ك-ل. Bentuk persis wa-minhaa ya'kuluuna muncul satu kali, yaitu di 36:72. Bentuk dengan lawan bicara orang kedua, (وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ, wa-minhaa ta'kuluuna) yang berarti "dan sebagiannya kalian makan", muncul empat kali, yaitu di 16:5, 23:19, 23:21, dan 40:79. Tiga di antaranya menyangkut hewan ternak, yaitu 16:5, 23:21, dan 40:79, dan 23:19 menyangkut kebun kurma dan anggur. Di surah yang sama, 36:33, (فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ, fa-minhu ya'kuluuna) yang berarti "lalu darinya mereka makan", memakai orang ketiga yang sama untuk makan dari biji-bijian. Ayat ini memuat dua bagian, ditunggangi dan dimakan, dan hewan mana yang masuk bagian mana tidak dirinci.
Tafsiran
Ayat ini menyebut dua akibat dari penundukan hewan ternak, yaitu tunggangan dan makanan, dan membagi hewan ternak itu dengan kata min yang diulang. Di 36:71 hewan ternak diciptakan dan dimiliki, dan di 36:72 hewan itu ditundukkan lalu dipakai, sehingga dua ayat itu menyusun urutan yang lengkap: diciptakan untuk mereka, dimiliki mereka, ditundukkan untuk mereka, dipakai mereka. Ayat 36:73 sesudahnya menambah manfaat dan minuman, lalu menutup dengan pertanyaan tentang bersyukur.
Susunan ini mirip dengan 40:79, (اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَنْعَامَ, allaahu lladzii ja'ala lakumu l-an'aama) yang berarti "Allahlah yang menjadikan hewan-hewan ternak untuk kalian", tetapi arahnya berbeda. Ayat 40:79 menyebut tunggangan dan makanan sebagai tujuan, dengan kata kerja li-tarkabuu yang berarti "agar kalian menunggangi", dan ayat itu berbicara kepada orang kedua. Ayat 36:72 menyebutnya sebagai akibat dengan kata fa, dan berbicara tentang mereka. Pelakunya juga lain: 40:79 menyebut Allah sebagai pelaku, dan 36:72 menyebut Kami.
Surah ini sudah menyebut kendaraan dan makanan di tempat lain. Di 36:41 dan 36:42 kapal disebut, lalu apa yang mereka kendarai, dan di 36:33 biji-bijian disebut sebagai tempat mereka makan. Ayat 36:72 mengumpulkan keduanya pada satu makhluk, yang dikendarai dan dimakan. Dengan begitu surah ini menyebut dua kendaraan, kapal di 36:41 dan hewan di 36:72, serta dua sumber makanan, biji-bijian di 36:33 dan hewan di 36:72.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menyebut dua kegunaan dari satu ciptaan, tunggangan dan makanan, dan membaginya dengan sebagiannya diulang dua kali. Di 40:79 kegunaan itu disebut sebagai tujuan dari Allah yang menjadikan hewan ternak. Ayat 40:79 berbicara kepada orang kedua dan 36:72 tentang mereka, sehingga keduanya tidak disamakan. Pembaca yang memakai satu sumber daya untuk beberapa keperluan dapat memperhatikan bahwa ayat ini menyebut keperluan itu satu per satu dan tidak menggabungkannya menjadi kata manfaat saja. Dalam kehidupan sehari-hari, sumber mana yang dipakai untuk dua keperluan sekaligus tanpa pernah disebut dengan dua nama?
- Di 22:36 dan 22:37 penundukan hewan disebut dengan kata kerja sakhkhara, dan kedua ayat itu menyebut akibatnya pada orang yang memakainya. Ayat 22:36 menyebut agar kalian bersyukur, dan 22:37 menyebut agar kalian membesarkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan. Ayat 36:72 memakai kata kerja yang berbeda, dzallalnaa, dan berhenti pada kegunaan. Dua ayat itu tidak disamakan. Pembaca yang menaiki atau memakan hasil ternak dapat membaca 36:72 bersama dua ayat itu, karena ayat-ayat itu menyebut sesuatu yang menyusul penundukan, yaitu syukur dan pembesaran Allah. Apa yang keluar dari mulut pembaca pada saat pertama menikmati kegunaan sesuatu, ucapan terima kasih atau hanya kebiasaan?
- Di 2:71 ada sapi yang disebut tidak dipakai membajak tanah, dengan kata sifat dari akar yang sama dengan penundukan di 36:72. Dua ayat itu menaruh sifat tunduk pada hewan secara berbeda, sebab 2:71 menyebut sapi yang tidak memilikinya dan 36:72 menyebut hewan ternak yang memilikinya. Pembaca dapat membaca kedua ayat itu sebagai pengingat bahwa ketundukan hewan bukan keadaan otomatis, dan bahwa hewan yang ditunggangi dan dimakan itu telah ditundukkan lebih dulu. Hewan apa yang selama ini dinaiki atau dimakan tanpa pernah dipikirkan bahwa ketundukannya bukan bawaan, dan siapa yang pertama menundukkannya?
- Di 36:33 pembaca menemukan makanan dari bumi, lalu mereka makan darinya, dan di 36:72 makanan dari hewan, lalu mereka makan darinya. Ayat 36:33 menyebut bumi yang mati dan dihidupkan, dan 36:72 menyebut hewan yang ditundukkan, sehingga keduanya tidak dilebur. Orang yang duduk di meja makan dapat menghitung dari mana makanan di piring itu berasal, dari tanah atau dari hewan. Berapa kali dalam sehari makan dimulai tanpa pernah terpikir bahwa surah ini menaruh kedua sumber itu dalam rangkaian tanda?
- Di 16:5 sampai 16:7 hewan ternak disebut bersama kehangatan, manfaat, keindahan ketika dibawa pulang dan ketika dilepas, serta kemampuan mengangkut beban, dan ayat itu ditutup dengan pernyataan bahwa Tuhan kalian penuh iba lagi pengasih. Ayat 36:72 hanya menyebut tunggangan dan makanan, dan 16:6 menyebut keindahan sebagai kegunaan yang lain, jadi keduanya tidak disamakan. Pembaca yang menilai sesuatu dari kegunaannya dapat membaca 16:6 sebagai pengingat bahwa daftar manfaat dapat lebih panjang daripada yang disebut satu ayat. Nilai apa pada sebuah benda yang tidak masuk ke daftar kegunaannya, tetapi tetap membuatnya berharga?
- Kata untuk mereka muncul di 36:71 sesudah penciptaan dan di 36:72 sesudah penundukan. Dua kalimat itu menaruh penerima yang sama pada dua tindakan yang berbeda, dan kedua tindakan itu dilakukan Kami lebih dulu sebelum mereka memakai apa pun. Di 36:72 mereka muncul sebagai pemakai, yaitu tunggangan mereka dan mereka makan, sesudah dua kalimat yang menyebut Kami sebagai pelaku. Pembaca dapat memperhatikan urutan itu, yaitu pelaku lebih dulu, pemakai sesudahnya. Dari apa yang dipakainya hari ini, siapa yang sudah bekerja lebih dulu sebelum ia memakainya, dan apakah pekerjaan itu pernah disebut?