وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ
Dan bagi mereka pada dirinya terdapat berbagai manfaat dan minuman. Maka, tidakkah mereka bersyukur?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُwa-lahum fiihaa manaafi'u wa-masyaaribudan bagi mereka pada dirinya terdapat berbagai manfaat dan minuman
- أَفَلَا يَشْكُرُونَa-fa-laa yasykuruunamaka, tidakkah mereka bersyukur
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- فِيهَاfiihaapada dirinya
- مَنَافِعُmanaafi'umanfaat
- وَمَشَارِبُwa-masyaaribudan minuman
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- يَشْكُرُونَyasykuruunamereka bersyukur
Inti bacaan
Manfaat dan minuman dari hewan ternak ditutup pertanyaan 'apakah mereka tidak bersyukur?', pengingat untuk menghargai kemudahan sehari-hari yang sudah terlalu akrab sehingga mudah dilupakan sebagai anugerah.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(hewan-hewan ternak itu)' dihapus: 'fiihaa' ('pada dirinya') sudah cukup jelas merujuk hewan ternak dari bagian sebelumnya, tanpa perlu diulang.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian tanda hewan ternak dengan pertanyaan retoris tentang syukur: manfaat ganda yang dinikmati seharusnya melahirkan rasa terima kasih, bukan sekadar dianggap wajar.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua hal sekaligus, satu berupa daftar terbuka dan satu berupa sesuatu yang bisa diteguk. Sepasang. Yang luas disandingkan dengan yang paling dekat ke mulut.
- Penutupnya berbentuk pertanyaan, bukan suruhan. Diserahkan. Jawabannya dibiarkan diisi sendiri oleh yang sedang menikmatinya.
- Allah menaruhnya di ujung rangkaian tentang binatang piaraan. Yang tiap pagi ditemui. Yang terlalu akrab justru paling mudah luput dari perhatian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bersyukur'; profil verba terjemahan lain 42/42 seragam). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).