لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُحْضَرُونَ
Mereka tidak mampu menolong mereka, padahal mereka bagi tuhan-tuhan itu adalah bala tentara yang dihadirkan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْlaa yastathii'uuna nashrahummereka tidak mampu menolong mereka
- وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُحْضَرُونَwa-hum lahum jundun muhdharuunapadahal mereka bagi tuhan-tuhan itu adalah bala tentara yang dihadirkan
Terjemahan per kata (7 kata)
- لَاlaatidak
- يَسْتَطِيعُونَyastathii'uunamereka sanggup
- نَصْرَهُمْnashrahumpertolongan mereka
- وَهُمْwa-humdan mereka
- لَهُمْlahumbagi mereka
- جُنْدٌjundunbala tentara
- مُحْضَرُونَmuhdharuunaorang-orang yang dihadirkan
Inti bacaan
Ironi lebih tajam: para penyembah justru menjadi 'bala tentara yang dihadirkan' bagi berhala sembahannya, relasi ketergantungan yang terbalik, di mana yang seharusnya dilindungi justru melayani objek yang tak berdaya melindungi.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(tuhan-tuhan)' dipertahankan tanpa kurung karena diperlukan secara gramatikal untuk memperjelas struktur kalimat Arab yang memakai kata ganti berlapis: 'lahum' merujuk sembahan, bukan tafsir tambahan.
Tafsiran
Ayat ini membantah harapan pertolongan di ayat sebelumnya, bukan hanya tidak mampu menolong, sembahan itu justru dijadikan seperti pasukan yang dihadirkan untuk dipertanggungjawabkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah membalik kedudukannya: penyembahnya yang jadi bala tentara bagi yang disembah. Terbalik. Yang mengharap dilindungi ternyata yang berjaga.
- Kata yang dipakai dihadirkan, tanpa menyebut siapa menghadirkan. Digiring. Pasukan itu tak datang atas kemauannya sendiri.
- Allah menaruh bantahan ini tepat sesudah harapan pertolongan disebut. Berdempetan. Harapannya belum selesai dibaca saat jawabannya datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-w-', n-s-r, j-n-d, h-d-r): laa yastatii'uuna nasrahum diterjemahkan 'tak mampu menolong mereka' (akar t-w-' 58 + akar n-s-r, tuhan palsu TAK bisa menolong, kontras harapan 36:74); jund muhdaruun diterjemahkan 'bala tentara yang dihadirkan' (akar j-n-d + akar h-d-r, pembalikan ironis: penyembah dihadirkan sbg 'tentara' saat Pengadilan). gloss '(Sesembahan)/(untuk menjaganya)' dibuang.