لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُحْضَرُونَ

Mereka tidak mampu menolong mereka, padahal mereka bagi tuhan-tuhan itu adalah bala tentara yang dihadirkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْlaa yastatii'uuna nasrahummereka tidak mampu menolong mereka
  2. وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُحْضَرُونَwa-hum lahum jundun muhdaruunapadahal mereka bagi tuhan-tuhan itu adalah bala tentara yang dihadirkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar t-w-', n-s-r, j-n-d, h-d-r): laa yastatii'uuna nasrahum diterjemahkan 'tak mampu menolong mereka' (akar t-w-' 58 + akar n-s-r, tuhan palsu TAK bisa menolong, kontras harapan 36:74); jund muhdaruun diterjemahkan 'bala tentara yang dihadirkan' (akar j-n-d + akar h-d-r, pembalikan ironis: penyembah dihadirkan sbg 'tentara' saat Pengadilan). gloss '(Sesembahan)/(untuk menjaganya)' dibuang.

Aplikasi

Ironi lebih tajam: para penyembah justru menjadi 'bala tentara yang dihadirkan' bagi berhala sembahannya, relasi ketergantungan yang terbalik, di mana yang seharusnya dilindungi justru melayani objek yang tak berdaya melindungi.