قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Katakanlah, “Yang akan menghidupkannya adalah yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia berilmu akan setiap penciptaan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍqul yuhyiihaa lladzii ansya'ahaa awwala marratinkatakanlah, yang akan menghidupkannya adalah yang menciptakannya pertama kali
  2. وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌwa-huwa bi-kulli khalqin 'aliimundan Dia berilmu akan setiap penciptaan

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. قُلْqulkatakanlah
  2. يُحْيِيهَاyuhyiihaamenghidupkannya
  3. الَّذِيlladziiyang
  4. أَنْشَأَهَاansya'ahaamenumbuhkannya
  5. أَوَّلَawwalaorang pertama
  6. مَرَّةٍmarratinkali
  7. وَهُوَwa-huwadan Dia
  8. بِكُلِّbi-kullipada segala
  9. خَلْقٍkhalqinciptaan
  10. عَلِيمٌ'aliimunberilmu

Inti bacaan

Jawaban logis sederhana: yang menciptakan pertama kali tentu mampu menciptakan lagi, argumen konsisten bahwa kemampuan awal menjadi bukti kemampuan pengulangan, bukan klaim tanpa dasar rasional.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(Nabi Muhammad)' dihapus. 'Zat yang menciptakannya' dikoreksi menjadi 'yang menciptakannya': kata 'Zat' tidak ada dalam teks Arab, 'alladzii' (kata ganti relatif) diterjemahkan langsung tanpa kata benda tambahan.

Tafsiran

Ayat ini menjawab pertanyaan retoris di ayat sebelumnya dengan logika sederhana: pencipta pertama tentu mampu menciptakan kembali, sebuah argumen yang bertumpu pada konsistensi kekuasaan yang sama.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjawab pertanyaan tentang tulang yang hancur dengan menunjuk yang pertama. Bukan dengan menyebut kuasa. Jawabannya berupa penunjukan, bukan penegasan.
  • Yang disebut yang menciptakannya pertama kali. Peristiwa yang sudah lewat. Buktinya diambil dari yang sudah ada, bukan dari yang dijanjikan.
  • Allah menutup dengan berilmu akan setiap penciptaan. Sesudah bicara mengulang. Yang mengetahui rangkaiannya juga mengetahui bagaimana menyusunnya kembali.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').