قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

Katakanlah, “Yang akan menghidupkannya adalah yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia berilmu akan setiap penciptaan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍqul yuhyiihaa lladzii ansha'ahaa awwala marratinkatakanlah, yang akan menghidupkannya adalah yang menciptakannya pertama kali
  2. وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌwa-huwa bi-kulli khalqin aliimundan Dia berilmu akan setiap penciptaan
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..

Aplikasi

Jawaban logis sederhana: yang menciptakan pertama kali tentu mampu menciptakan lagi, argumen konsisten bahwa kemampuan awal menjadi bukti kemampuan pengulangan, bukan klaim tanpa dasar rasional.