الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ

yang menjadikan untuk kalian api dari pohon yang hijau, maka, seketika itu kalian menyalakan dengannya.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًاalladzii ja'ala lakum mina sy-syajari l-akhdhari naaranyang menjadikan untuk kalian api dari pohon yang hijau
  2. فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَfa-idzaa antum minhu tuuqiduunamaka, seketika itu kalian menyalakan dengannya

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. الَّذِيalladziiyang
  2. جَعَلَja'alamenjadikan
  3. لَكُمْlakumbagi kalian
  4. مِنَminadari
  5. الشَّجَرِsy-syajaripohon
  6. الْأَخْضَرِl-akhdhariyang hijau
  7. نَارًاnaaranapi
  8. فَإِذَاfa-idzaamaka seketika itu
  9. أَنْتُمْantumkalian
  10. مِنْهُminhudarinya
  11. تُوقِدُونَtuuqiduunakalian nyalakan

Inti bacaan

Api dari pohon hijau yang justru mengandung unsur 'berlawanan' (hijau/basah menghasilkan api), fenomena alam yang mengejutkan intuisi sederhana, bukti tambahan bahwa desain penciptaan sering melampaui ekspektasi biasa.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(api)' dihapus: 'minhu tuuqiduuna' diterjemahkan langsung 'kalian menyalakan dengannya', objek 'api' sudah disebutkan di bagian sebelumnya. Ayat ini menutup kutipan yang dibuka di 36:79.

Tafsiran

Ayat ini menghadirkan bukti tambahan yang lebih dekat dengan pengalaman langsung: api yang dinyalakan dari pohon hijau, sebuah keajaiban sehari-hari yang jarang direnungkan sebagai tanda kekuasaan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menunjuk api yang keluar dari pohon hijau. Yang basah menyimpan yang membakar. Buktinya diambil dari yang ada di tangan mereka sendiri.
  • Kata yang dipakai seketika itu kalian menyalakan. Tanpa jeda. Yang mustahil dipikirkan ternyata dikerjakan tiap hari tanpa dipikirkan.
  • Allah menaruh bukti ini sesudah bicara menghidupkan tulang. Berdampingan. Yang diragukan diukur dengan yang sudah biasa mereka lakukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-'-l, sh-j-r, kh-d-r, n-w-r, w-q-d): shajar al-akhdar diterjemahkan 'pohon hijau' (akar sh-j-r + akar kh-d-r); naar diterjemahkan 'api'; tuuqiduun diterjemahkan 'menyalakan' (akar w-q-d). Selaras.