لَا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍ

Mereka tidak dapat mendengar ke arah para malaikat yang tinggi, dan mereka dilempari dari segala penjuru,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. لَا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلَىٰlaa yassamma'uuna ila l-mala'i l-a'laamereka tidak dapat mendengar ke arah para malaikat yang tinggi
  2. وَيُقْذَفُونَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍwa-yuqdzafuuna min kulli jaanibindan mereka dilempari dari segala penjuru
Catatan pilihan kata (ringkas)

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.

Aplikasi

Batas akses terhadap percakapan tingkat tinggi ('mereka tidak dapat mendengar') disertai konsekuensi 'dilempari dari segala penjuru' bagi yang mencoba melanggarnya, metafora tentang batas pengetahuan tertentu yang dijaga ketat, bukan bebas diakses sembarang pihak.