إِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ
kecuali yang menyambar sekali sambar, lalu ia dikejar oleh bintang menyala yang menembus.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَillaa man khathifa l-khathfatakecuali yang menyambar sekali sambar
- فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌfa-atba'ahu syihaabun tsaaqibunlalu ia dikejar oleh bintang menyala yang menembus
Terjemahan per kata (7 kata)
- إِلَّاillaakecuali
- مَنْmanorang yang
- خَطِفَkhathifamenyambar
- الْخَطْفَةَl-khathfatacurian
- فَأَتْبَعَهُfa-atba'ahumaka mengejarnya
- شِهَابٌsyihaabunnyala api
- ثَاقِبٌtsaaqibunyang menembus
Inti bacaan
Pengecualian kecil ('menyambar sekali sambar') tetap dikejar 'bintang menyala yang menembus', bahkan pelanggaran sekecil dan sesingkat apa pun terhadap batas yang dijaga tetap mendapat respons cepat dan tegas.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(setan)' dihapus: 'man' ('yang') sudah cukup jelas merujuk setan dari konteks rangkaian ini tanpa perlu diulang.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan pengecualian yang menegaskan aturan, bahkan setan yang berhasil menyambar sepotong informasi tetap dikejar dan dihukum, tidak ada celah yang benar-benar lolos.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut pengecualian, lalu langsung menutupnya. Ada yang berhasil menyambar. Ia dikejar di kalimat yang sama.
- Yang dicuri cuma sekali sambar. Sekejap saja. Pengejarannya tidak sebanding dengan lamanya.
- Celah itu diakui Allah ada, bukan disangkal. Yang ditutup bukan celahnya. Yang ditutup jalan lolosnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-t-f, t-b-', sh-h-b, ts-q-b): khatifa diterjemahkan 'menyambar' (akar kh-t-f); shihaab thaaqib diterjemahkan 'bintang menyala yang menembus' (akar sh-h-b + akar ts-q-b). gloss '(setan)/(pembicaraan)' dibuang.