قُلْ نَعَمْ وَأَنْتُمْ دَاخِرُونَ
Katakanlah, “Ya, dan kalian akan terhina.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ نَعَمْ وَأَنْتُمْ دَاخِرُونَqul na'am wa-antum daakhiruunakatakanlah, ya, dan kalian akan terhina
Terjemahan per kata (4 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- نَعَمْna'amya
- وَأَنْتُمْwa-antumpadahal kalian
- دَاخِرُونَdaakhiruunaorang-orang yang tunduk
Inti bacaan
Rangkaian (وَأَنْتُمْ دَاخِرُونَ, wa-antum daakhiruuna) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 37:18.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (قُلْ, qul) yang berarti "katakanlah", kata perintah kepada satu orang yang diajak bicara. Perintah ini membawa jawaban atas pertanyaan yang baru saja dikutip di 37:16 dan 37:17. Di rangkaian yang sama, 37:11 sudah memuat perintah serupa, (فَاسْتَفْتِهِمْ, fa-staftihim) yang berarti "maka tanyakanlah kepada mereka". Dua perintah itu membingkai rangkaian ini: yang satu untuk bertanya, yang lain untuk menjawab.
Kata (نَعَمْ, na'am) yang berarti "ya" muncul empat kali di tiga surah, yaitu 7:44, 7:114, 26:42, dan 37:18. Jumlah surahnya lebih kecil karena surah 7 memuatnya dua kali. Di 7:44, (قَالُوا نَعَمْ, qaaluu na'am) yang berarti "mereka berkata, 'Ya'", menjawab (فَهَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا, fa-hal wajadtum maa wa'ada rabbukum haqqan) yang berarti "maka apakah kalian telah mendapati apa yang Tuhan kalian janjikan itu benar?". Di 26:42, na'am menjawab pertanyaan di 26:41, (أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا, a-inna lanaa la-ajran) yang berarti "apakah kami benar-benar akan mendapat imbalan". Dalam kedua ayat itu na'am menjawab pertanyaan yang dijawab ya atau tidak, seperti pertanyaan di 37:16.
Di 7:114, (قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ, qaala na'am wa-innakum la-mina l-muqarrabiina) yang berarti "ia berkata, 'Ya, dan sesungguhnya kalian pasti termasuk orang-orang yang didekatkan'", dan di 26:42, (قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًا لَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ, qaala na'am wa-innakum idzan la-mina l-muqarrabiina), kata na'am disusul wa dan satu kalimat tentang kedudukan orang yang diajak bicara. Di 37:18 polanya sama: (نَعَمْ وَأَنْتُمْ, na'am wa-antum) disusul kalimat tentang kedudukan mereka. Kata (وَأَنْتُمْ, wa-antum) berarti "dan kalian", dan kata ganti berdiri sendiri itu dapat dibaca menunjuk pihak yang bertanya di 37:16 dan 37:17. Kalimat ini tidak memuat kata kerja.
Akar د-خ-ر muncul empat kali di empat surah, yaitu 16:48, 27:87, 37:18, dan 40:60. Bentuk (دَاخِرُونَ, daakhiruuna) ada di 16:48 dan 37:18, sedangkan bentuk (دَاخِرِينَ, daakhiriina) ada di 27:87 dan 40:60. Di 16:48, (وَهُمْ دَاخِرُونَ, wa-hum daakhiruuna) yang berarti "sedang mereka rendah", kata ini mengikuti (سُجَّدًا لِلَّهِ, sujjadan li-llaahi) yang berarti "tunduk kepada Allah". Di 27:87, (أَتَوْهُ دَاخِرِينَ, atawhu daakhiriina) yang berarti "mereka datang kepada-Nya dengan tunduk merendah". Di 40:60, (سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ, sa-yadkhuluuna jahannama daakhiriina) yang berarti "akan masuk Jahanam dalam keadaan hina", untuk (الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي, lladziina yastakbiruuna 'an 'ibaadatii) yang berarti "orang-orang yang menyombongkan diri dari pengabdian kepada-Ku". Akar itu sama di keempat tempat, dan terjemahan mengikuti pihak yang dibicarakan: "rendah" dan "tunduk merendah" untuk yang sujud atau datang, "hina" untuk yang menyombongkan diri. Di 37:18 pihak yang diajak bicara meragukan kebangkitan, sehingga terjemahan memakai "terhina", sejajar dengan 40:60.
Kalimat Arab di ayat ini tidak memuat penanda waktu. Kata "akan" dalam terjemahan mengikuti pertanyaan 37:16 tentang dibangkitkan, yang di ketujuh ayatnya diterjemahkan "akan dibangkitkan". Ayat tidak menyebut siapa yang menghinakan, bagaimana, atau kapan.
Tafsiran
Ayat ini menjawab dua pertanyaan berurutan dengan satu kata, "ya", dan satu kalimat tambahan yang tidak ditanyakan: keadaan orang yang bertanya. Jawaban "ya" mengiyakan pertanyaan 37:16 tentang dibangkitkan tanpa menolak syarat yang mereka sebut, yaitu mati dan menjadi tanah dan tulang. Kalimat tambahannya memindahkan pembicaraan dari kemungkinan kebangkitan ke kedudukan para penanya.
Tiga ayat lain menjawab pertanyaan serupa dengan perintah katakanlah juga, tetapi isinya berbeda. Di 17:51, (قُلِ الَّذِي فَطَرَكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ, quli lladzii fatharakum awwala marratin) yang berarti "katakanlah, 'Yang telah menciptakan kalian pertama kali'", jawabannya menunjuk asal mereka. Di 36:79, (يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ, yuhyiihaa lladzii ansya'ahaa awwala marratin) yang berarti "yang akan menghidupkannya adalah yang menumbuhkannya pertama kali", jawabannya juga menunjuk asal. Di 56:49 dan 56:50 jawabannya menunjuk pengumpulan pada hari yang ditentukan. Di 37:18 jawabannya tidak memuat alasan apa pun, dan hanya menyatakan ya.
Ayat sesudahnya memuat adegan yang berurutan dengan jawaban ini. Ayat 37:19, (فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ, fa-innamaa hiya zajratun waahidatun) yang berarti "maka itu satu hardikan", disusul (فَإِذَا هُمْ يَنْظُرُونَ, fa-idzaa hum yanzhuruuna) yang berarti "lalu seketika itu mereka melihat". Di 37:20, (وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا, wa-qaaluu yaa waylanaa) yang berarti "dan mereka berkata, 'Celakalah kami!'", mereka menamai hari itu (يَوْمُ الدِّينِ, yawmu d-diini), yang berakar sama dengan madiinuuna di 37:53. Kata ganti di awal 37:19 tidak menyebut apa yang ditunjuknya, sehingga hubungannya dengan 37:18 dibaca sebagai urutan dan tidak dinyatakan sebagai penjelasan.
Bagi alur surah, 37:18 menutup satu unit yang dibuka di 37:11. Di 37:11 ada perintah bertanya dan di 37:18 ada perintah menjawab. Di antara keduanya ada tiga catatan sikap, satu tuduhan, dan dua pertanyaan. Pertanyaan itu dijawab langsung, tanpa bantahan dan tanpa tawar-menawar.
Renungan dan Hikmah
- Jawabannya hanya tiga kata Arab, dan tidak ada bantahan terhadap syarat yang mereka sebut: mati, tanah, tulang. Keberatan yang diucapkan dengan panjang lebar dijawab pendek. Pembaca yang lama memelihara satu keberatan dapat memeriksa apakah jawabannya sebenarnya lebih singkat daripada keberatan itu sendiri, dan apakah panjangnya keberatan sudah dianggap sebagai bobotnya. Berapa banyak keberatan yang dimiliki pembaca sekarang yang sebenarnya sudah dijawab dengan satu kata, tetapi belum didengar?
- Kata daakhir dipakai di 16:48 untuk benda-benda yang bayang-bayangnya tunduk kepada Allah, di 27:87 untuk semua yang datang kepada-Nya, dan di 40:60 untuk orang yang menyombongkan diri dari pengabdian kepada Tuhan. Kata ini muncul pada benda-benda yang bersujud dan pada orang yang menyombongkan diri, jadi muatan hukumannya tidak otomatis. Teks tidak menyatakan bahwa pemakaian di 37:18 sama dengan salah satunya, dan terjemahan memilih "terhina" untuk para penanya. Di titik mana pembaca merasa merendah itu keadaan yang dipilih, dan di titik mana keadaan yang dijatuhkan?
- Di 36:79 jawaban atas pertanyaan tentang tulang yang hancur menunjuk asal, "Yang akan menghidupkannya adalah yang menumbuhkannya pertama kali. Dan Dia berilmu akan setiap penciptaan". Di 17:51 jawabannya juga menunjuk asal. Di 37:18 tidak ada penunjukan asal, dan jawabannya langsung. Ayat-ayat itu menjawab pertanyaan yang serupa dengan cara yang berlainan, dan tidak ada yang menyatakan bahwa satu cara menggantikan yang lain. Pembaca dapat bertanya jawaban jenis mana yang membuatnya berhenti ragu: penunjukan asal, kepastian yang pendek, atau pengumpulan pada hari tertentu. Bila yang dibutuhkan ternyata jawaban yang pendek, apa yang membuatnya menunggu yang panjang?
- Di 7:114 dan 26:42 kata na'am disusul pernyataan tentang kedudukan orang yang diajak bicara, "kalian pasti termasuk orang-orang yang didekatkan". Di 37:18 polanya sama, tetapi kedudukan yang disebut berlawanan: "kalian akan terhina". Dua ayat pertama diucapkan seorang penguasa dalam cerita lain dan tidak memuat apa pun tentang 37:18, jadi keduanya tidak disamakan. Susunan yang sama dapat membawa kabar yang berbeda, dan kabar itu ditentukan oleh siapa yang diajak bicara dan apa yang ditanyakannya. Seberapa sering pembaca hanya mendengar kata "ya" dari sebuah jawaban dan melewatkan kalimat yang menyusul sesudahnya?
- Di 7:44 penghuni taman bertanya apakah mereka sudah mendapati apa yang dijanjikan Tuhan kalian itu benar, dan jawaban yang diberikan "Ya". Ayat itu berbicara tentang pihak lain di tempat lain, jadi tidak dipakai untuk menafsirkan siapa yang menjawab di 37:18. Kata na'am di sana datang sesudah janji yang disebut menjadi kenyataan. Pembaca dapat memperhatikan bahwa kata "ya" ada dua jenis dalam hidup: yang diucapkan sebelum sesuatu terjadi, dan yang diucapkan sesudahnya. Kata "ya" mana yang pembaca simpan untuk saat sesuatu sudah tidak dapat ditawar lagi?
- Ayat ini dibuka dengan perintah katakanlah, sehingga jawabannya dapat dibaca sebagai jawaban yang dititipkan kepada penerima perintah. Perintah serupa di 37:11 menyuruh bertanya, dan di 37:18 menyuruh menjawab. Teks tidak mencatat penerima perintah menambahkan sesuatu pada jawaban itu. Pembaca dapat membandingkannya dengan kebiasaan menambahkan pendapat sendiri pada pesan yang dititipkan kepadanya. Seberapa utuh pesan yang pernah dititipkan kepada pembaca sampai ke tujuan, tanpa tambahan dan tanpa potongan?