مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ
“Mengapa kalian tidak saling menolong?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَmaa lakum laa tanaasharuunamengapa kalian tidak saling menolong
Terjemahan per kata (4 kata)
- مَاmaamengapa
- لَكُمْlakumbagi kalian
- لَاlaatidak
- تَنَاصَرُونَtanaasharuunakalian saling menolong
Inti bacaan
Pertanyaan sarkastik 'mengapa kalian tidak saling menolong?', sindiran tajam terhadap solidaritas yang dulu mungkin diklaim, kini terbukti kosong justru saat benar-benar dibutuhkan.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini merupakan kutipan pertanyaan tersendiri, sasaran sapaannya kembali kepada orang-orang zalim itu sendiri, ditandai tanda kutip baru sesuai pola retorika yang sama dengan pergantian penerima di ayat-ayat sebelumnya.
Tafsiran
Ayat ini melontarkan pertanyaan yang menyindir: mempertanyakan ketiadaan solidaritas di antara mereka yang dahulu saling mendukung dalam kesesatan, kini ditinggalkan sendirian.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya mengapa mereka tidak saling menolong. Bukan menyatakan mereka tak bisa. Pertanyaannya membiarkan mereka mencari sendiri jawabannya.
- Kalimatnya cuma satu baris. Tanpa keterangan. Yang paling menyakitkan disampaikan dengan yang paling pendek.
- Allah menaruhnya sesudah perintah menghentikan mereka. Berdempetan. Yang tadinya berbaris bersama ditanya tentang barisannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-s-r): laa tanaasaruun diterjemahkan 'tidak saling menolong' (akar n-s-r). gloss '(Mereka lalu dikecam,)/(sebagaimana kamu di dunia)' dibuang.