بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ
Bahkan, mereka pada hari itu berserah.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَbal humu l-yawma mustaslimuunabahkan, mereka pada hari itu berserah
Terjemahan per kata (4 kata)
- بَلْbalbahkan
- هُمُhumumerekalah
- الْيَوْمَl-yawmahari ini
- مُسْتَسْلِمُونَmustaslimuunaorang-orang yang menyerah
Inti bacaan
'Mereka pada hari itu menyerah', momen akhir dari segala perlawanan dan penyangkalan, berujung kepasrahan total tanpa pilihan lain yang tersisa.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(kepada putusan Allah)' dihapus: 'mustaslimuuna' ('berserah') dibiarkan polos tanpa objek tambahan sesuai bentuk kata kerjanya sendiri dalam teks Arab. Ayat ini kembali ke suara narator, keluar dari kutipan pertanyaan di 37:25.
Tafsiran
Ayat ini menjawab pertanyaan sindiran di ayat sebelumnya, bukan karena tidak mau, melainkan karena benar-benar tidak berdaya, mereka hanya bisa berserah pada hari itu.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka berserah pada hari itu. Sesudah ditanya mengapa tak saling menolong. Yang tersisa bukan pembelaan, melainkan penyerahan.
- Kalimatnya dibuka dengan bahkan. Membalik. Pertanyaan sindiran dijawab dengan kenyataan yang lebih telak.
- Allah tak menyebut kepada siapa mereka berserah. Dibiarkan kosong. Yang penting bahwa perlawanannya berhenti, bukan kepada siapa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain menerjemahkan s-l-m di sini via 'menyerah'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN). akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'.