وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ

Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain, saling bertanya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَwa-aqbala ba'dhuhum 'alaa ba'dhin yatasaa'aluunadan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain, saling bertanya

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَأَقْبَلَwa-aqbaladan menghadap
  2. بَعْضُهُمْba'dhuhumsebagian mereka
  3. عَلَىٰ'alaaatas
  4. بَعْضٍba'dhinsebagian
  5. يَتَسَاءَلُونَyatasaa'aluunasaling bertanya

Inti bacaan

Kalimat (وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ, wa-aqbala ba'dhuhum 'alaa ba'dhin) muncul dua kali di Al-Qur'an (37:27, 52:25), dan dengan awalan fa- ada di 37:50 dan 68:30.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَأَقْبَلَ, wa-aqbala) yang berarti "dan menghadap", tersusun dari (وَ, wa) yang berarti "dan" dan kata kerja aqbala yang berakar ق-ب-ل. Kata kerja ini berbentuk tunggal, sejalan dengan (بَعْضُهُمْ, ba'dhuhum) yang berarti "sebagian mereka" dan berinti kata "sebagian". Susunan (أَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ, aqbala ba'dhuhum 'alaa ba'dhin) muncul empat kali di Al-Qur'an, yaitu di 37:27, 37:50, 52:25, dan 68:30, dengan surah 37 memuatnya dua kali. Dua di antaranya diawali wa-, yaitu 37:27 dan 52:25, dan dua lainnya diawali fa-, yaitu 37:50 dan 68:30, seperti (فَأَقْبَلَ, fa-aqbala) di 37:50 yang berarti "maka menghadap". Kelima kata di 37:27 sama dengan kelima kata di 52:25, urutannya pun sama.

Terjemahan memakai "menghadap" untuk kata kerja ini bila diikuti 'alaa. Selain empat ayat tadi, susunan itu ada di 12:71, (وَأَقْبَلُوا عَلَيْهِمْ, wa-aqbaluu 'alayhim) yang berarti "sambil menghadap kepada mereka", sehingga di kelima ayat itu kata kerja ini diikuti 'alaa dan diterjemahkan sama. Bila diikuti ilaa, terjemahan memakai "datang", misalnya (فَأَقْبَلُوا إِلَيْهِ يَزِفُّونَ, fa-aqbaluu ilayhi yaziffuuna) di 37:94 yang berarti "kemudian, mereka datang kepadanya dengan bergegas". Kata (عَلَىٰ, 'alaa) di arti per kata berarti "atas", dan dalam terjemahan sesudah kata kerja menghadap kata itu menjadi "kepada".

Frasa (بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ, ba'dhuhum 'alaa ba'dhin) yang berarti "sebagian mereka kepada sebagian yang lain" muncul enam kali di lima surah, yaitu di 23:91, 37:27, 37:50, 38:24, 52:25, dan 68:30. Hubungan antara kedua pihak ditentukan kata kerjanya. Di 23:91, (وَلَعَلَا بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ, wa-la-'alaa ba'dhuhum 'alaa ba'dhin) berarti "dan sebagian dari mereka akan mengalahkan sebagian yang lain", dan di 38:24, (لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ, la-yabghii ba'dhuhum 'alaa ba'dhin) berarti "benar-benar saling merugikan satu sama lain". Di 37:27 kata kerjanya menghadap, sehingga kedua pihak terbaca berhadapan. Kata (بَعْضٍ, ba'dhin) yang kedua berakhiran -in yang menandai benda tak tentu, dan terjemahan menulisnya "sebagian yang lain" agar dua pihak itu tidak terbaca sebagai pihak yang sama.

Kata (يَتَسَاءَلُونَ, yatasaa'aluuna) yang berarti "mereka saling bertanya" berakar س-أ-ل. Bentuk persis ini muncul tujuh kali di enam surah, yaitu di 23:101, 28:66, 37:27, 37:50, 52:25, 74:40, dan 78:1, dengan surah 37 memuatnya dua kali. Dua di antaranya didahului laa, yaitu (وَلَا يَتَسَاءَلُونَ, wa-laa yatasaa'aluuna) di 23:101 yang berarti "dan tidak pula mereka saling bertanya" dan (فَهُمْ لَا يَتَسَاءَلُونَ, fa-hum laa yatasaa'aluuna) di 28:66 yang berarti "sehingga mereka tidak saling bertanya". Hubungan antara tiadanya saling bertanya di dua ayat itu dan adanya saling bertanya di 37:27 tidak diuraikan, sehingga keduanya tidak disamakan. Di 74:40, (فِي جَنَّاتٍ يَتَسَاءَلُونَ, fii jannaatin yatasaa'aluuna) yang berarti "di dalam taman-taman, mereka saling bertanya", pokok pertanyaannya disebut di ayat berikutnya, (عَنِ الْمُجْرِمِينَ, 'ani l-mujrimiina) yang berarti "tentang para pendosa". Di 37:27 pokoknya belum disebut, dan terjemahan membiarkan "saling bertanya" tanpa tambahan "tentang".

Huruf wa- di awal ayat diterjemahkan "dan", sedangkan fa- di 37:50 diterjemahkan "maka".

Tafsiran

Ayat ini memuat gerak pertama orang-orang itu ke arah sesama. Dari 37:19 sampai 37:26 ayat-ayat memuat hardikan, seruan, perintah, pertanyaan, dan pemberitaan keadaan, sedangkan di ayat ini mereka sendiri bergerak, saling berhadapan lalu bertanya. Pokok pertanyaan belum disebut, dan 37:28 langsung menyusul dengan ucapan "Mereka berkata".

Awalan wa- membuat gerak menghadap terbaca sebagai peristiwa yang menyertai keadaan berserah di 37:26, dan tidak harus dibaca sebagai akibatnya. Di 37:50 awalannya fa-, dan menghadap di sana menyusul uraian tentang dipan dan gelas yang diedarkan di 37:44 sampai 37:47. Kedua tempat memakai kata kerja yang sama dalam urutan yang berbeda.

Kalimat yang sama persis di 52:25 membicarakan orang-orang yang menurut 52:17 berada di dalam taman-taman dan kenikmatan, dan di 37:50 pelakunya orang-orang yang menurut 37:43 berada di dalam taman-taman kenikmatan. Di 37:44 mereka digambarkan di atas dipan sambil berhadap-hadapan, (مُتَقَابِلِينَ, mutaqaabiliina) yang berarti "berhadap-hadapan", dan akar ق-ب-ل itu sama dengan akar aqbala. Gerak berhadapan dan bertanya karena itu dipakai bagi dua kelompok yang keadaannya berbeda. Jawaban kelompok di 52:25 dikutip di 52:26 sampai 52:28, dan jawaban kelompok di 37:27 dikutip di 37:28 sampai 37:30.

Dua pihak dalam ayat ini belum dinamai. Pembagian antara yang menuduh dan yang dituduh baru terbaca dari isi ucapan di ayat berikutnya: satu pihak berkata "Sesungguhnya kalian dahulu selalu mendatangi kami dari arah kanan", dan pihak lain menjawab. Sampai 37:27, keduanya hanya disebut "sebagian mereka" dan "sebagian yang lain".

Renungan dan Hikmah

  • Pertanyaan di 37:25 menanyakan mengapa mereka tidak saling menolong, dan 37:27 menyebut gerak pertama mereka ke arah sesama: menghadap lalu bertanya. Ayat ini mencatat gerak berhadapan, dan pertolongan belum muncul sebagai kejadian di dalamnya. Pembaca yang pernah berada dalam keadaan sulit bersama orang lain dapat mengingat pihak yang pertama dihadapinya: pihak yang diduga bersalah, pihak yang mungkin membantu, atau pihak yang sama-sama bingung. Ke arah siapa badan dan pikirannya berbalik lebih dulu, dan apa yang didapatkannya setelah berbalik?
  • Kata kerja yang sama dipakai bagi penghuni taman di 52:25 dan bagi orang-orang di 37:27, tetapi ucapan sesudahnya berbeda. Di 52:27 dan 52:28 penghuni taman menyebut bahwa Allah menganugerahkan karunia kepada mereka dan menjaga mereka dari azab yang sangat panas, dan bahwa mereka menyembah-Nya sejak dahulu. Di 37:28 sampai 37:30 ucapan berisi tuduhan dan sangkalan. Ayat-ayat itu tidak membandingkan kedua kelompok secara langsung. Pembaca dapat mengamati isi ucapan yang pertama keluar saat berhadapan dengan sesama pada waktu yang berat: mengingat apa yang Allah berikan, atau menanyakan siapa yang bersalah?
  • Ayat ini menyebut saling bertanya tanpa menyebut pokoknya, sedangkan 74:40 sampai 74:41 menyebut pokoknya: tentang para pendosa. Pembaca menunggu ayat berikutnya untuk mengetahui apa yang ditanyakan, dan menunggu itu serupa dengan jeda dalam percakapan yang sudah dibuka tetapi belum sampai ke pokoknya. Pembaca yang pernah membuka percakapan sulit dengan kalimat "kita perlu bicara" dapat menimbang apa yang terjadi pada lawan bicara selama pokoknya belum disebut. Kekhawatiran apa yang tumbuh dalam jeda itu, dan siapa yang menanggungnya?
  • Di 28:65 Dia menyeru mereka lalu bertanya apa jawaban mereka kepada para rasul, dan 28:66 menyatakan bahwa mereka tidak saling bertanya. Di 37:27 mereka saling bertanya. Teks tidak menyatukan kedua gambaran itu, dan pembaca tidak perlu memaksakannya. Yang dapat diperhatikan ialah arah pertanyaannya: di 28:65 pertanyaan datang dari Dia dan menuntut jawaban tentang para rasul, sedangkan di 37:27 pertanyaan beredar di antara sesama. Mana yang lebih sering dilatih pembaca, menjawab apa yang ditanyakan kepadanya, atau menanyai sesama tentang apa yang seharusnya dijawab sendiri?
  • Di 40:49 orang-orang di dalam api meminta penjaga Jahanam untuk memohonkan kepada Tuhan mereka agar Dia meringankan azab sehari saja, dan 40:50 mengutip jawaban para penjaga berupa pertanyaan tentang rasul-rasul yang telah datang. Permintaan di sana berpindah kepada pihak ketiga, sedangkan pertanyaan di 37:27 berpindah kepada sesama. Kedua ayat berbeda tempat dan suasananya. Pembaca yang sedang membutuhkan sesuatu yang besar dapat memperhatikan siapa saja yang ia datangi dengan permintaan itu, dan di urutan keberapa nama Tuhan muncul di antara mereka.
  • Ayat ini menyebut saling bertanya, dan ucapan yang dikutip sesudahnya di 37:28 berbentuk pernyataan: "Sesungguhnya kalian dahulu selalu mendatangi kami dari arah kanan." Pernyataan itu tidak memakai tanda tanya, walaupun ayat sebelumnya menyebut mereka saling bertanya. Pembaca dapat meninjau pertanyaan yang diajukannya kepada orang lain dalam seminggu terakhir dan menghitung berapa di antaranya yang sebenarnya pernyataan yang diberi tanda tanya. Seberapa sering jawaban yang diharapkan sudah tertulis di dalam pertanyaannya?