وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ ۖ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طَاغِينَ
Dan kami tidak mempunyai kekuasaan apa pun atas kalian; bahkan, kalianlah kaum yang melampaui batas.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍwa-maa kaana lanaa 'alaykum min sulthaanindan kami tidak mempunyai kekuasaan apa pun atas kalian
- بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طَاغِينَbal kuntum qawman thaaghiinabahkan, kalianlah kaum yang melampaui batas
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- كَانَkaanaadalah
- لَنَاlanaabagi kami
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- مِنْmindari
- سُلْطَانٍsulthaaninketerangan
- بَلْbalbahkan
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- قَوْمًاqawmankaum
- طَاغِينَthaaghiinaorang-orang yang melampaui batas
Inti bacaan
Penegasan kunci: 'kami tidak punya kuasa apa pun atas kalian, kalianlah kaum yang melampaui batas', pengikut tetap memiliki pilihan sendiri meski dipengaruhi pihak lain, tidak bisa sepenuhnya melimpahkan kesalahan kepada penyesat.
Penjelasan pilihan kata
'Sultaanin' (akar slt, kekuasaan) diterjemahkan 'kekuasaan', bukan 'kuasa' generik: konsisten dengan disiplin pembedaan akar slt (kekuasaan) dari akar brhn (dalil/bukti) yang telah ditegakkan sejak 28:35. Kutipan yang dibuka di 37:29 tidak ditutup di ayat ini: diverifikasi lewat morfologi, 37:31-32 melanjutkan suara orang pertama jamak yang sama ('kita/kami'), sehingga satu rangkaian ucapan ini sesungguhnya berlanjut hingga akhir 37:32.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan penolakan tanggung jawab yang saling berbalik: tidak ada paksaan yang bisa dijadikan alasan, kesalahan sepenuhnya berpulang pada pilihan melampaui batas yang dibuat sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada kekuasaan pemaksa yang bisa dijadikan alasan pembenar, perdebatan saling menyalahkan berakhir pada kenyataan bahwa setiap pihak sebenarnya bertindak atas pilihan melampaui batasnya sendiri, bukan karena dipaksa oleh pihak lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, s-l-t, q-w-m, t-gh-y): maa kaana lanaa alaykum min sultaan diterjemahkan 'kami tidak mempunyai kuasa-paksa atas kalian' (akar s-l-t-n putaran 82, penyesat TAK punya sultaan/kuasa-memaksa; pengikut memilih bebas; persis sangkalan setan 14:22, 34:21 diterjemahkan tanggung jawab pribadi); bal kuntum qawman taaghiin diterjemahkan 'kalianlah kaum yang melampaui batas' (akar t-gh-y, tughyaan, putaran 124, beda dari dalaal). gloss '(Sebenarnya,)/(untuk menghalang-halangimu)' dibuang.