فَأَغْوَيْنَاكُمْ إِنَّا كُنَّا غَاوِينَ
Maka, kami telah menyesatkan kalian; sesungguhnya kami sendiri dahulu orang-orang yang sesat.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَأَغْوَيْنَاكُمْfa-aghwaynaakummaka, kami telah menyesatkan kalian
- إِنَّا كُنَّا غَاوِينَinnaa kunnaa ghaawiinasesungguhnya kami sendiri dahulu orang-orang yang sesat
Terjemahan per kata (4 kata)
- فَأَغْوَيْنَاكُمْfa-aghwaynaakummaka kami menyesatkan kalian
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- كُنَّاkunnaakami adalah
- غَاوِينَghaawiinaorang-orang yang sesat
Inti bacaan
Kejujuran lebih dalam: 'kami sendiri orang-orang yang sesat', pengakuan bahwa penyesat bukan figur yang tahu jalan benar namun sengaja menipu, melainkan sama-sama tersesat dalam kegelapan yang sama.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menutup kutipan panjang yang dibuka di 37:29 dan berlanjut melalui 37:30-31: sebuah pengakuan tunggal dari para pemimpin yang terbagi menjadi empat ayat.
Tafsiran
Ayat ini menutup pengakuan para pemimpin dengan kejujuran penuh: mereka bukan hanya gagal menolong, melainkan mengakui diri sendiri sebagai sumber kesesatan yang mereka sebarkan.
Renungan dan Hikmah
- Ayat ini menampilkan pengakuan yang jarang terjadi, bukan sekadar mengelak tanggung jawab, para pemimpin justru mengakui diri sendiri sebagai sumber kesesatan yang mereka sebarkan, sebuah kejujuran yang datang jauh terlambat setelah kerusakan sudah terjadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar gh-w-y, k-w-n): aghwaynaakum innaa kunnaa ghaawiin diterjemahkan 'kami menyesatkan kalian; kami sendiri sesat' (akar gh-w-y, aghwaa, beda dari adalla: menyesatkan lewat rayuan sedang dirinya sendiri tergelincir; cf. 28:63). gloss '(mengakui)' dibuang.