وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
dan kalian tidak dibalas kecuali atas apa yang telah kalian kerjakan,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَwa-maa tujzawna illaa maa kuntum ta'maluunadan kalian tidak dibalas kecuali atas apa yang telah kalian kerjakan
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- تُجْزَوْنَtujzawnakalian dibalas
- إِلَّاillaakecuali
- مَاmaaapa yang
- كُنْتُمْkuntumkalian selalu
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
Inti bacaan
Rumus (إِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ, illaa maa kuntum ta'maluuna) muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 27:90, 36:54, dan 37:39.
Penjelasan pilihan kata
Kata (تُجْزَوْنَ, tujzawna) yang berarti "kalian dibalas" berakar ج-ز-ي. Kata ini menyatakan sesuatu yang dikenakan kepada beberapa orang, sehingga pihak yang membalas tidak disebut. Bentuk ini muncul sembilan kali di sembilan surah, yaitu 6:93, 10:52, 27:90, 36:54, 37:39, 45:28, 46:20, 52:16, dan 66:7. Dengan awalan (وَمَا, wa-maa) yang berarti "dan tidaklah", bentuk itu hanya ada di 37:39.
Enam dari sembilan ayat itu menyambungkan tujzawna ke rumus (مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ, maa kuntum ta'maluuna) yang berarti "apa yang kalian kerjakan", yaitu 27:90, 36:54, 37:39, 45:28, 52:16, dan 66:7. Di 6:93 dan 46:20 tujzawna disusul (عَذَابَ الْهُونِ, 'adzaaba l-huuni) yang berarti "azab yang menghinakan", dan di 10:52 disusul (بِمَا كُنْتُمْ تَكْسِبُونَ, bi-maa kuntum taksibuuna) yang berarti "dengan apa yang kalian usahakan". Kata (إِلَّا, illaa) yang berarti "kecuali" berdiri tepat di depan rumus kerja itu pada tiga ayat saja, yaitu 27:90, 36:54, dan 37:39. Dua ayat lain, 52:16 dan 66:7, memakai (إِنَّمَا, innamaa) yang berarti "sesungguhnya hanya", dan 45:28 memakai kata hari ini tanpa kata penghubung apa pun.
Di antara tiga ayat yang memakai illaa, 27:90 berbentuk pertanyaan dengan (هَلْ, hal) yang berarti "apakah", dan 36:54 didahului (فَالْيَوْمَ, fa-l-yawma) yang berarti "maka pada hari ini" serta (لَا تُظْلَمُ, laa tuzhlamu) yang berarti "tidak dizalimi". Ayat 37:39 tidak memuat kata hari ini maupun penolakan kezaliman itu. Rumus balasan di 37:39 karena itu berdiri tanpa keterangan waktu dan tanpa jaminan yang tertulis di dalam ayat yang sama.
Pada keenam ayat tadi (مَا, maa) yang berarti "apa yang" berdiri tanpa huruf bi di depannya, sedangkan di 10:52 ada bi. Terjemahan menulis "dibalas atas apa yang kalian kerjakan" karena kalimat "dibalas apa yang kalian kerjakan" tidak lazim dalam bahasa Indonesia. Kata "atas" itu tidak melahirkan kata Arab tersendiri, dan keputusan memakainya mengikuti terjemahan 36:54, 45:28, 52:16, dan 66:7.
Dua dari sembilan ayat tujzawna menyebut sebab pembalasan dengan kata kerja berakar ك-ب-ر, yaitu (تَسْتَكْبِرُونَ, tastakbiruuna) yang berarti "kalian menyombongkan diri" di 6:93 dan 46:20. Bentuk tastakbiruuna muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 6:93, 7:48, dan 46:20, dan dua di antaranya, 6:93 dan 46:20, berada di ayat yang memuat tujzawna. Akar yang sama dipakai di 37:35 dalam (يَسْتَكْبِرُونَ, yastakbiruuna) yang berarti "mereka menyombongkan diri". Karena 6:93 juga menyebut (تَقُولُونَ, taquuluuna) yang berarti "kalian mengatakan" sebagai bagian sebab pembalasan, ucapan tercatat sebagai sebab di salah satu dari sembilan ayat itu.
Tafsiran
Ayat ini bersambung dengan 37:38 lewat huruf wa, sehingga azab di 37:38 dan ukuran balasan di 37:39 terbaca sebagai satu kalimat dalam dua tahap. Sapaan kalian muncul empat kali berturut-turut, yaitu pada innakum di 37:38 serta pada tujzawna, kuntum, dan ta'maluuna di 37:39, jadi pihak yang disapa tidak berganti. Ayat 37:39 memberi ukuran bagi azab di 37:38, yaitu apa yang dikerjakan, dan tidak menambahkan sesuatu dari luar perbuatan.
Ayat 37:35 dan 37:36 memuat dua perbuatan mereka, yaitu menyombongkan diri dan berucap tentang seorang penyair gila. Ayat 37:39 tidak merinci perbuatan dan tidak menautkannya secara eksplisit dengan keduanya. Pembaca dapat menautkannya dari urutan ayat, dan 6:93 serta 46:20 memperlihatkan bahwa ayat lain menyebut kesombongan dan ucapan sebagai sebab pembalasan secara terang.
Rumus yang sama di 36:54 didahului penolakan kezaliman, dan di 27:90 datang sesudah wajah orang yang membawa keburukan disungkurkan ke dalam api. Ayat 37:39 tidak memuat penolakan kezaliman itu maupun gambaran hukumannya. Ayat ini menaruh ukuran balasan di antara azab di 37:38 dan pengecualian di 37:40, dan kata kecuali di 37:39 membatasi balasan pada apa yang dikerjakan, sedangkan kata kecuali di 37:40 menyisihkan sebuah kelompok.
Renungan dan Hikmah
- Ayat 37:38 menyebut azab yang pedih, dan 37:39 menaruh ukurannya pada apa yang dikerjakan, tanpa tambahan dari luar perbuatan itu. Pembaca yang mendengar azab sebagai sesuatu yang datang dari luar mendapati bahwa ukuran yang dipasang ayat ini berada di dalam perbuatan itu sendiri. Ayat 37:35 mencatat sambutan mereka atas kalimat tidak ada tuhan selain Allah, dan 37:36 mencatat ucapan mereka tentang seorang penyair gila. Keduanya dapat dibaca sebagai bahan yang diukur oleh 37:39. Apa saja yang pembaca hitung sebagai perbuatannya sendiri, dan apa yang belum pernah dihitungnya?
- Ayat 6:93 menyebut orang-orang yang dibalas dengan azab yang menghinakan karena mereka mengatakan yang tidak benar terhadap Allah dan menyombongkan diri terhadap tanda-tanda-Nya, dan 46:20 menyebut kesombongan di bumi tanpa hak sebagai sebab balasan yang sama. Dua ayat itu menaruh sikap dan ucapan di daftar sebab pembalasan. Ayat 37:39 tidak merincinya, tetapi bahan untuk membacanya ada di dua ayat tadi dan di 37:35. Sikap apa yang paling jarang pembaca masukkan ke dalam hitungan perbuatannya?
- Di 36:54 rumus balasan didahului pernyataan bahwa tidak ada satu jiwa pun yang dizalimi sedikit pun. Ayat 4:40 dan 10:44 menyebut Allah sebagai pihak yang tidak menzalimi, dan 10:44 menambahkan bahwa manusia sendirilah yang menzalimi diri mereka. Ayat 37:39 memuat ukuran tanpa kedua jaminan itu, sehingga pembaca yang membacanya sendirian mendengar ukuran saja, sedangkan pembaca yang membandingkannya mendengar ukuran dan jaminannya. Apakah ukuran yang sebanding sudah terasa adil bagi pembaca tanpa jaminan yang tertulis di sampingnya?
- Ayat 37:39 memakai kata dibalas tanpa menyebut pelaku, sehingga pihak yang membalas tidak muncul, sedangkan 37:34 sebelumnya memakai kata Kami untuk pihak yang memperlakukan para pendosa. Ayat 45:27 menyebut kerajaan langit dan bumi milik Allah, lalu 45:28 memuat rumus balasan yang serupa, dan 45:29 menyebut kitab Kami dan menyatakan bahwa Kami telah mencatat apa yang kalian kerjakan. Dari tiga ayat itu pembaca melihat bahwa rumus balasan hadir bersama pencatatan dan kepemilikan di tempat lain, dan di 37:39 hanya rumusnya yang ada. Bila ukuran balasan dibaca tanpa pelaku, siapa yang dibayangkan pembaca di balik kata dibalas?
- Rumus balasan datang di 66:7 sesudah larangan mencari-cari alasan pada hari ini, dan di 52:16 sesudah pernyataan bahwa bersabar atau tidak bersabar sama saja bagi yang dituju. Di 37:39 rumus itu datang tanpa larangan atau pernyataan semacam itu, dan 37:36 sebelumnya memuat ucapan mereka yang dapat dibaca sebagai alasan menolak. Alasan apa yang sudah disiapkan pembaca untuk sebuah pertanyaan yang belum pernah diajukan kepadanya?
- Rumus di 37:39 memakai kata kerja bantu berbentuk lampau di depan kata kerja yang sedang berjalan. Susunan itu dapat dibaca sebagai perbuatan yang dipandang dari akhir, sebagai sesuatu yang sudah berlangsung cukup lama untuk dihitung. Pembaca yang sekarang sedang mengerjakan sesuatu berada di tengah rangkaian itu, dan ayat ini tidak memberi tahu bagian mana yang akan dihitung. Apa yang sedang dikerjakan pembaca hari ini yang kelak akan terdengar sebagai apa yang telah kalian kerjakan?