أُولَٰئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَعْلُومٌ

Mereka itulah yang memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  2. لَهُمْ رِزْقٌ مَعْلُومٌlahum rizqun ma'luumunbagi mereka rezeki yang sudah ditentukan

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  2. لَهُمْlahumbagi mereka
  3. رِزْقٌrizqunrezeki
  4. مَعْلُومٌma'luumunyang diketahui

Inti bacaan

Rezeki 'yang sudah ditentukan' bagi hamba yang dimurnikan, kepastian dan jaminan sebagai bagian dari balasan, bukan ketidakpastian yang mengambang.

Penjelasan pilihan kata

'Ulaa'ika' (demonstrativa jauh jamak) benar diterjemahkan 'mereka itulah', konsisten dengan pola 'itulah' yang sudah dipakai untuk demonstrativa jauh di ayat-ayat lain (mis. 16:108).

Tafsiran

Ayat ini membuka gambaran balasan bagi hamba-hamba yang dimurnikan, disebutkan di ayat sebelumnya: kontras langsung dengan azab yang digambarkan sebelum rangkaian ini.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut rezekinya sudah ditentukan, bukan diperebutkan. Jatahnya jelas. Tak ada yang berebut di sana.
  • Yang ditegaskan bukan jumlahnya, melainkan kepastiannya. Berapa tidak dikatakan. Pastinya iya.
  • Kalimat ini datang sesudah gambaran azab. Allah menaruh dua nasib bersebelahan. Bacanya jadi berpindah mendadak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).