فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ
Maka, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain, saling bertanya.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَfa-aqbala ba'dhuhum 'alaa ba'dhin yatasaa'aluunamaka, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain, saling bertanya
Terjemahan per kata (5 kata)
- فَأَقْبَلَfa-aqbalamaka menghadap
- بَعْضُهُمْba'dhuhumsebagian mereka
- عَلَىٰ'alaaatas
- بَعْضٍba'dhinsebagian
- يَتَسَاءَلُونَyatasaa'aluunasaling bertanya
Inti bacaan
Dialog dimulai dengan mereka saling menghadap dan bertanya, kebahagiaan surga digambarkan tetap melibatkan interaksi sosial dan percakapan, bukan kepasifan sunyi.
Tafsiran
Ayat ini membuka babak baru: para penghuni taman itu mulai berbincang satu sama lain, membuka jalan menuju kisah yang akan diceritakan salah seorang dari mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai kalimat yang sama seperti untuk penghuni azab. Di sana saling menuduh. Di sini berbincang.
- Yang digambarkan percakapan, bukan kesenangan. Bukan makanan. Teman bicara.
- Percakapan ini membuka kisah yang menyusul. Allah menaruhnya sebagai pintu. Satu orang akan bercerita.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-b-l, b-'-d, s-a-l): aqbala diterjemahkan 'menghadap' (akar q-b-l); yatasaa'aluun diterjemahkan 'saling bertanya' (akar s-'-l). gloss '(bercakap-cakap)' dibuang.