قَالَ تَاللَّهِ إِنْ كِدْتَ لَتُرْدِينِ

Ia berkata, “Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالَqaalaia berkata
  2. تَاللَّهِta-llaahidemi Allah
  3. إِنْ كِدْتَ لَتُرْدِينِin kidta la-turdiiniengkau hampir saja mencelakakanku

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. تَاللَّهِta-llaahidemi Allah
  3. إِنْinjika
  4. كِدْتَkidtaengkau hampir
  5. لَتُرْدِينِla-turdiinisungguh engkau hampir membinasakanku

Inti bacaan

Pengakuan jujur kepada teman lamanya: 'engkau hampir saja mencelakakanku', kesadaran akan bahaya nyata yang nyaris menjerumuskan akibat pengaruh sinis orang terdekat.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan baru dibuka: penutur kini berbicara langsung menyapa sang teman yang terlihat di neraka.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan penutur menyapa langsung temannya yang dahulu hampir menyeretnya pada keraguan yang sama, sebuah pengakuan betapa dekatnya ia dengan nasib serupa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam percakapan yang berlanjut sampai ke sana. Temannya dikenali. Pembicaraannya disambung.
  • Kata hampir dipakai, bukan kata sudah. Selisihnya tipis. Dia selamat dengan jarak sedekat itu.
  • Yang mencelakakan disebut teman, bukan musuh. Allah merekam bahayanya datang dari yang dekat. Bukan dari yang jauh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, a-l-h, k-w-d, r-d-y): kidta diterjemahkan 'engkau hampir' (akar k-w-d); turdiin diterjemahkan 'mencelakakanku' (akar r-d-y). Selaras.