إِلَّا مَوْتَتَنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ
kecuali kematian kita yang pertama, dan kita tidak akan diazab?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِلَّا مَوْتَتَنَا الْأُولَىٰillaa mawtatanaa l-uulaakecuali kematian kita yang pertama
- وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَwa-maa nahnu bi-mu'adzdzabiinadan kita tidak akan diazab
Terjemahan per kata (6 kata)
- إِلَّاillaakecuali
- مَوْتَتَنَاmawtatanaakematian kita
- الْأُولَىٰl-uulaayang pertama
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- نَحْنُnahnukami
- بِمُعَذَّبِينَbi-mu'adzdzabiinadiazab
Inti bacaan
Kelanjutan keheranan: 'kita tidak akan diazab?', kelegaan mendalam yang baru benar-benar dihayati setelah membandingkan langsung dengan nasib teman yang tersesat.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menutup kutipan yang dibuka di 37:58.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan jaminan ganda bagi penghuni taman: bebas dari kematian kedua dan bebas dari azab, kontras total dengan nasib sang teman yang baru disaksikan.
Renungan dan Hikmah
- Penyaksian langsung terhadap nasib sang teman di neraka berfungsi memperkuat rasa syukur penghuni taman atas jaminan keabadian mereka sendiri, kontras nyata dipakai sebagai pengingat, bukan sekadar sensasi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-w-t, a-w-l, '-dz-b): mawtah diterjemahkan 'kematian' (akar m-w-t); mu'adhdhabiin diterjemahkan 'diazab' (akar '-dz-b, penghuni surga takjub atas kehidupan kekalnya). gloss '(di dunia)/(di akhirat ini)' dibuang.