فَهُمْ عَلَىٰ آثَارِهِمْ يُهْرَعُونَ
maka, mereka mengikuti jejak-jejak mereka dengan bergegas.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَهُمْ عَلَىٰ آثَارِهِمْfa-hum 'alaa aatsaarihimmaka, mereka mengikuti jejak-jejak mereka
- يُهْرَعُونَyuhra'uunadengan bergegas
Terjemahan per kata (4 kata)
- فَهُمْfa-hummaka mereka
- عَلَىٰ'alaaatas
- آثَارِهِمْaatsaarihimjejak mereka
- يُهْرَعُونَyuhra'uunamereka bergegas
Inti bacaan
Kecepatan 'bergegas mengikuti jejak-jejak' leluhur tanpa jeda pertimbangan, peringatan tentang bahaya mengikuti tradisi secara reflektif tanpa proses berpikir mandiri terlebih dahulu.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian dengan menegaskan pola pewarisan kesesatan, bukan hanya diwarisi, melainkan diikuti dengan penuh semangat tanpa keraguan.
Renungan dan Hikmah
- Kesesatan yang diikuti dengan tergesa-gesa tanpa mempertanyakan warisan leluhur adalah pola yang berulang sepanjang Al-Qur'an, bergegas mengikuti jejak tanpa refleksi menjadi salah satu penyebab utama yang berulang kali disorot sebagai akar kesalahan generasi berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-ts-r, h-r-'): aathaar diterjemahkan 'jejak' (akar '-ts-r); yuhra'uun diterjemahkan 'bergegas (tergesa)' (akar h-r-', meniru buta jejak bapak). gloss '(nenek moyang)' dibuang.