وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ الْأَوَّلِينَ

Dan sungguh, sebelum mereka, telah sesat sebagian besar orang-orang yang dahulu,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْwa-la-qad dhalla qablahumdan sungguh, sebelum mereka, telah sesat
  2. أَكْثَرُ الْأَوَّلِينَaktsaru l-awwaliinasebagian besar orang-orang yang dahulu

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
  2. ضَلَّdhallasesat
  3. قَبْلَهُمْqablahumsebelum mereka
  4. أَكْثَرُaktsarukebanyakan
  5. الْأَوَّلِينَl-awwaliinaorang-orang terdahulu

Inti bacaan

Pola historis 'sebagian besar orang-orang dahulu telah sesat', kesesatan bukan pengecualian langka, melainkan kecenderungan mayoritas yang berulang sepanjang sejarah manusia.

Tafsiran

Ayat ini membuka rangkaian baru: beralih dari gambaran balasan akhirat menuju sejarah generasi-generasi terdahulu yang juga sesat, membuka jalan menuju kisah para nabi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut yang sesat sebagian besar. Bukan sebagian kecil. Kebanyakan.
  • Yang disebut kecenderungan, bukan kejadian. Bukan pengecualian langka. Yang biasa terjadi.
  • Kalimat ini memulai babak baru di surah itu. Allah berpindah dari akhirat ke sejarah. Yang nanti dulu, yang dulu kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-l-l, q-b-l, k-ts-r, a-w-l): dalla diterjemahkan 'sesat' (akar d-l-l 78); awwaliin diterjemahkan 'orang dahulu' (akar '-w-l). gloss '(kaum Quraisy)' dibuang.