إِذْ جَاءَ رَبَّهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang selamat,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِذْ جَاءَ رَبَّهُidz jaa'a rabbahuketika ia datang kepada Tuhannya
  2. بِقَلْبٍ سَلِيمٍbi-qalbin saliimindengan hati yang selamat

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. جَاءَjaa'adatang
  3. رَبَّهُrabbahuTuhannya
  4. بِقَلْبٍbi-qalbindengan hati
  5. سَلِيمٍsaliiminyang bersih

Inti bacaan

Ibrahim datang 'kepada Tuhannya dengan hati yang selamat', kualitas hati yang bersih dari syirik menjadi kriteria penentu penerimaan, bukan garis keturunan atau status sosial semata.

Tafsiran

Ayat ini menandai kualitas batin Ibrahim: kedatangannya kepada Tuhannya disertai kemurnian hati yang menjadi dasar keteguhan sikapnya pada ayat-ayat berikutnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut yang dibawa Ibrahim hatinya. Bukan amalnya. Hati yang selamat.
  • Yang jadi ukuran keadaan batinnya. Bukan keturunan. Bukan kedudukan.
  • Kalimat ini mendahului seluruh kisahnya. Allah menaruh sebabnya di depan. Yang dibawa mendahului yang diperbuat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, r-b-b, q-l-b, s-l-m): qalb saliim diterjemahkan 'hati yang selamat (bersih)' (akar q-l-b + akar s-l-m, cf. 26:89; hati bebas syirik; di sini qalb=hati dlm ungkapan hati-selamat).