أَئِفْكًا آلِهَةً دُونَ اللَّهِ تُرِيدُونَ

Apakah kebohongan, tuhan-tuhan selain Allah, yang kalian kehendaki?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَئِفْكًا آلِهَةًa-ifkan aalihatanapakah kebohongan, tuhan-tuhan
  2. دُونَ اللَّهِ تُرِيدُونَduuna llaahi turiiduunaselain Allah yang kalian kehendaki

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. أَئِفْكًاa-ifkanapakah kebohongan
  2. آلِهَةًaalihatantuhan-tuhan
  3. دُونَduunaselain
  4. اللَّهِllaahiAllah
  5. تُرِيدُونَturiiduunakalian kehendaki

Inti bacaan

Kelanjutan tantangan tajam: 'apakah kebohongan, tuhan-tuhan selain Allah, yang kalian kehendaki?', kesediaan mempertanyakan figur otoritas dalam hidupnya sendiri (termasuk sang ayah) demi kejujuran terhadap kebenaran yang diyakininya.

Penjelasan pilihan kata

'Ifkan' dan 'aalihatan' keduanya berkedudukan akusatif sebagai objek 'turiiduuna': hubungan aposisi keduanya diterjemahkan lewat tanda pisah tanpa menambah kata penghubung yang tidak ada di teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan pertanyaan Ibrahim dengan penegasan tajam: menyebut langsung sesembahan mereka sebagai kebohongan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ibrahim menyebut sesembahan mereka kebohongan. Langsung. Yang dipuja disebut dengan kata yang paling telanjang.
  • Bentuknya pertanyaan tentang kehendak: apakah itu yang kalian kehendaki. Bukan tuduhan. Yang digugat pilihannya, bukan kebodohannya.
  • Allah merekam kalimat ini diucapkan kepada ayah dan kaumnya. Berhadapan. Yang paling keras disampaikan kepada yang paling dekat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-f-k, a-l-h, d-w-n, r-w-d): a-ifkan aalihatan duun allaah turiiduun diterjemahkan 'apakah kebohongan, tuhan-tuhan selain Allah, yang kalian kehendaki' (akar '-f-k + ilaah, tuhan palsu = ifk/kebohongan); turiiduun diterjemahkan 'kehendaki' (akar r-w-d). Selaras.