فَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًا فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَسْفَلِينَ
Maka, mereka hendak melakukan tipu daya terhadapnya, tetapi Kami menjadikan mereka orang-orang yang paling hina.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًاfa-araaduu bihi kaydanmaka, mereka hendak melakukan tipu daya terhadapnya
- فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَسْفَلِينَfa-ja'alnaahumu l-asfaliinatetapi Kami menjadikan mereka orang-orang yang paling hina
Terjemahan per kata (5 kata)
- فَأَرَادُواfa-araaduumaka mereka menghendaki
- بِهِbihidengannya
- كَيْدًاkaydantipu daya
- فَجَعَلْنَاهُمُfa-ja'alnaahumumaka Kami menjadikan mereka
- الْأَسْفَلِينَl-asfaliinaorang-orang yang paling rendah
Inti bacaan
Rencana jahat mereka justru berbalik: 'Kami menjadikan mereka orang-orang yang paling hina', konsekuensi kekalahan bagi rencana jahat yang justru mempermalukan pelakunya sendiri, bukan korban yang dituju.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini beralih ke suara narator, keluar dari kutipan 37:97.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan hasil akhir dari rencana jahat kaum Ibrahim, bukan keberhasilan yang mereka peroleh, melainkan kehinaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah membalik hasil rencananya. Yang merencanakan. Yang jatuh.
- Ibrahim tidak disebut melawan. Yang bertindak Tuhannya. Ia cuma dilempar.
- Frasa paling hina dipakai, bukan kata kalah. Allah menyebut martabatnya. Bukan kekuatannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-w-d, k-y-d, j-'-l, s-f-l): araaduu kaydan diterjemahkan 'hendak tipu daya' (akar r-w-d + akar k-y-d); asfaliin diterjemahkan 'paling hina (rendah)' (akar s-f-l). gloss '(namun Allah menyelamatkannya)' dibuang. Cf. 21:70.