وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ

Dan ia berkata, “Sesungguhnya aku pergi kepada Tuhanku; Dia akan menunjukiku.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّيwa-qaala innii dzaahibun ilaa rabbiidan ia berkata, sesungguhnya aku pergi kepada Tuhanku
  2. سَيَهْدِينِsa-yahdiiniDia akan menunjukiku

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  3. ذَاهِبٌdzaahibunyang pergi
  4. إِلَىٰilaakepada
  5. رَبِّيrabbiiTuhanku
  6. سَيَهْدِينِsa-yahdiiniDia akan memberiku petunjuk

Inti bacaan

Kepercayaan penuh saat melarikan diri: 'aku pergi kepada Tuhanku; Dia akan menunjukiku', orientasi hidup yang jelas di tengah ketidakpastian perjalanan, bukan pelarian tanpa arah dan tujuan.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan dibuka di sini berlanjut ke 37:100: tidak ada penanda 'qaala' baru yang memisahkan keduanya, sehingga deklarasi kepergian ini dan doa di ayat berikutnya diterjemahkan sebagai satu ucapan yang menyambung, bukan dua kutipan terpisah seperti.

Tafsiran

Ayat ini menandai keputusan Ibrahim meninggalkan kaumnya setelah selamat dari pembakaran: sebuah kepercayaan penuh bahwa Tuhannya akan membimbingnya menuju tempat baru.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam ia menyebut tujuannya Tuhanku, bukan suatu negeri. Yang dituju bukan tempat. Kepergiannya diberi arah, bukan alamat.
  • Kalimat keduanya Dia akan menunjukiku. Belum ditunjuki. Ia berangkat sebelum tahu ke mana.
  • Allah merekam kalimat ini diucapkan sesudah ia selamat dari api. Bukan sebelum. Yang baru lolos memilih pergi, bukan menuntut balas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, dz-h-b, r-b-b, h-d-y): dhaahib ilaa rabbii sa-yahdiin diterjemahkan 'pergi kpd Tuhanku; Dia menunjukiku' (akar dz-h-b + akar h-d-y HDY, kepercayaan pada hidaayah Ilahi, cf. 26:62).