فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
Maka, ketika ia mencapai usia sanggup bekerja bersamanya, ia berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu; maka, pikirkanlah, apa pendapatmu?” Ia menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu; jika Allah menghendaki, engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Terjemahan bertahap (8 jeda)
- فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَfa-lammaa balagha ma'ahu s-sa'yamaka, ketika ia mencapai usia sanggup bekerja bersamanya
- قَالَ يَا بُنَيَّqaala yaa bunayyaia berkata, wahai anakku
- إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَinnii araa fii l-manaami annii adzbahukasesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu
- فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰfa-nzhur maadzaa taraamaka, pikirkanlah, apa pendapatmu
- قَالَ يَا أَبَتِqaala yaa abatiia menjawab, wahai ayahku
- افْعَلْ مَا تُؤْمَرُif'al maa tu'marulakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu
- سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُsa-tajidunii in shaa'a llaahuengkau akan mendapatiku, jika Allah menghendaki
- مِنَ الصَّابِرِينَmina s-saabiriinatermasuk orang-orang yang sabar
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar b-l-gh, s-'-y, q-w-l, b-n-y, r-a-y, n-w-m, dz-b-h, n-zh-r, a-b-w, f-'-l, a-m-r, w-j-d, sh-y-a, a-l-h, s-b-r): balagha s-sa'y diterjemahkan 'mencapai usia bekerja' (akar b-l-gh + akar s-'-y); araa fii l-manaam diterjemahkan 'bermimpi' (akar r-'-y + akar n-w-m); adhbahuka diterjemahkan 'menyembelihmu' (akar dz-b-h); if'al maa tu'maru diterjemahkan 'lakukanlah apa yang diperintahkan' (akar f-'-l + akar '-m-r); saabiriin diterjemahkan 'orang sabar' (akar s-b-r). gloss '(umur)/(Ibrahim)/(Ismail)/(Allah)' dibuang.
Aplikasi
Momen mendalam: dialog terbuka ayah-anak tentang mimpi penyembelihan, dijawab kepatuhan sukarela 'lakukanlah apa yang diperintahkan; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar'. Konkretnya: komunikasi jujur dan konsultatif antara orang tua dan anak bahkan dalam perintah paling berat sekalipun menjadi teladan, bukan pemaksaan sepihak tanpa dialog dan persetujuan.