فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Maka, ketika ia mencapai usia sanggup bekerja bersamanya, ia berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu; maka, pikirkanlah, apa pendapatmu?” Ia menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu; jika Allah menghendaki, engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Terjemahan bertahap (8 jeda)

  1. فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَfa-lammaa balagha ma'ahu s-sa'yamaka, ketika ia mencapai usia sanggup bekerja bersamanya
  2. قَالَ يَا بُنَيَّqaala yaa bunayyaia berkata, wahai anakku
  3. إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَinnii araa fii l-manaami annii adzbahukasesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu
  4. فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰfa-nzhur maadzaa taraamaka, pikirkanlah, apa pendapatmu
  5. قَالَ يَا أَبَتِqaala yaa abatiia menjawab, wahai ayahku
  6. افْعَلْ مَا تُؤْمَرُif'al maa tu'marulakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu
  7. سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُsa-tajidunii in syaa'a llaahuengkau akan mendapatiku, jika Allah menghendaki
  8. مِنَ الصَّابِرِينَmina sh-shaabiriinatermasuk orang-orang yang sabar

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. بَلَغَbalaghamencapai
  3. مَعَهُma'ahubersamanya
  4. السَّعْيَs-sa'yaberusaha
  5. قَالَqaalaberkata
  6. يَاyaawahai
  7. بُنَيَّbunayyaanakku
  8. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  9. أَرَىٰaraaaku melihat
  10. فِيfiidalam
  11. الْمَنَامِl-manaamimimpi
  12. أَنِّيanniibahwa aku
  13. أَذْبَحُكَadzbahukaaku menyembelihmu
  14. فَانْظُرْfa-nzhurmaka perhatikanlah
  15. مَاذَاmaadzaaapa
  16. تَرَىٰtaraaengkau melihat
  17. قَالَqaalaberkata
  18. يَاyaawahai
  19. أَبَتِabatiayahku
  20. افْعَلْif'allakukanlah
  21. مَاmaaapa yang
  22. تُؤْمَرُtu'maruengkau diperintahkan
  23. سَتَجِدُنِيsa-tajiduniiengkau akan mendapatiku
  24. إِنْinjika
  25. شَاءَsyaa'amenghendaki
  26. اللَّهُllaahuAllah
  27. مِنَminadari
  28. الصَّابِرِينَsh-shaabiriinaorang-orang yang sabar

Inti bacaan

Momen mendalam: dialog terbuka ayah-anak tentang mimpi penyembelihan, dijawab kepatuhan sukarela 'lakukanlah apa yang diperintahkan; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar'. Konkretnya: komunikasi jujur dan konsultatif antara orang tua dan anak bahkan dalam perintah paling berat sekalipun menjadi teladan, bukan pemaksaan sepihak tanpa dialog dan persetujuan.

Penjelasan pilihan kata

'Insya Allah' diganti terjemahan langsung 'jika Allah menghendaki': menghindari serapan frasa Arab yang berfungsi sbg jargon keagamaan, konsisten dengan preferensi proyek memakai padanan Indonesia langsung. Ayat ini memuat dua kutipan bersarang dalam satu nomor ayat: ucapan Ibrahim kepada anaknya, lalu jawaban sang anak; keduanya ditutup masing-masing dalam ayat yang sama.

Tafsiran

Ayat ini menampilkan dialog inti kisah: mimpi Ibrahim yang dipahami sebagai perintah, disikapi dengan musyawarah kepada anaknya, dan dijawab dengan kepasrahan penuh yang membuktikan kesantunan yang disebut di ayat sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Ibrahim tidak langsung melaksanakan apa yang dipahaminya sebagai perintah, melainkan lebih dulu mengajak anaknya bermusyawarah dan meminta pendapatnya, sebuah pola yang menegaskan bahwa kepasrahan sejati tidak meniadakan dialog, bahkan dalam perkara yang paling berat sekalipun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-l-gh, s-'-y, q-w-l, b-n-y, r-a-y, n-w-m, dz-b-h, n-zh-r, a-b-w, f-'-l, a-m-r, w-j-d, sh-y-a, a-l-h, s-b-r): balagha s-sa'y diterjemahkan 'mencapai usia bekerja' (akar b-l-gh + akar s-'-y); araa fii l-manaam diterjemahkan 'bermimpi' (akar r-'-y + akar n-w-m); adhbahuka diterjemahkan 'menyembelihmu' (akar dz-b-h); if'al maa tu'maru diterjemahkan 'lakukanlah apa yang diperintahkan' (akar f-'-l + akar '-m-r); saabiriin diterjemahkan 'orang sabar' (akar s-b-r). gloss '(umur)/(Ibrahim)/(Ismail)/(Allah)' dibuang.