قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ
sungguh, engkau telah membenarkan mimpi.” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَاqad shaddaqta r-ru'yaasungguh, engkau telah membenarkan mimpi
- إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَinnaa ka-dzaalika najzii l-muhsiniinasesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kebaikan
Terjemahan per kata (7 kata)
- قَدْqadsungguh
- صَدَّقْتَshaddaqtaengkau membenarkan
- الرُّؤْيَاr-ru'yaamimpi
- إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- نَجْزِيnajziiKami membalas
- الْمُحْسِنِينَl-muhsiniinaorang-orang yang berbuat kebaikan
Inti bacaan
Konfirmasi 'engkau telah membenarkan mimpi itu', ketaatan yang sudah terbukti cukup lewat kesediaan penuh menjalankan perintah, tidak memerlukan penyelesaian tindakan sesungguhnya untuk membuktikan ketulusan komitmen.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan kata 'itu' ('...mimpi itu.') dihapus: tidak ada morfem demonstrativa dalam struktur Arab, hanya partikel makrifat 'al-' pada 'ar-ru'yaa'. Kutipan seruan Allah (dibuka 37:104) ditutup tepat sesudah 'ar-ru'yaa': kalimat berikutnya ('innaa ka-dzaalika...') beralih ke suara narator tanpa tanda kutip, mengikuti pola persis yang sama dengan penutup kisah Nuh di 37:80.
Tafsiran
Ayat ini menutup momen penyelesaian ujian: mimpi yang tampak sebagai perintah penyembelihan telah cukup terbukti lewat kepasrahan Ibrahim dan anaknya; penyembelihan fisik tidak lagi diperlukan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut engkau telah membenarkan mimpi itu, sebelum penyembelihan terjadi. Kesediaannya sudah dihitung sebagai pelaksanaan. Yang diminta ternyata bukan darahnya, melainkan kesanggupan menyerahkan.
- Kata yang dipakai membenarkan, bukan menaati. Yang dinilai sikapnya terhadap kebenaran mimpi itu. Menaati bisa dikerjakan dengan berat hati; membenarkan menuntut sesuatu yang lebih dalam daripada gerakan tangan.
- Kalimat berikutnya berpindah dari satu orang ke keterangan umum: demikianlah Allah membalas orang-orang yang berbuat kebaikan. Peristiwa khusus dijadikan pola. Yang terjadi pada satu orang di satu tempat disebut sebagai cara yang berlaku bagi siapa pun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-d-q, r-a-y, j-z-y, h-s-n): saddaqta r-ru'yaa diterjemahkan 'engkau telah membenarkan (menepati) mimpi' (akar s-d-q putaran 84 + akar r-'-y, Ibrahim menepati/membenarkan penglihatan lewat kesediaannya); najzii l-muhsiniin diterjemahkan 'membalas orang berbuat baik' (akar j-z-y + akar h-s-n). Selaras.