وَبَارَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰ إِسْحَاقَ ۚ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِنَفْسِهِ مُبِينٌ

Dan Kami berkahi ia dan Ishaq; dan dari keturunan keduanya ada yang berbuat baik, dan ada yang terang-terangan menzalimi dirinya sendiri.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَبَارَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰ إِسْحَاقَwa-baaraknaa alayhi wa-alaa ishaaqadan Kami berkahi ia dan Ishaq
  2. وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِنَفْسِهِ مُبِينٌwa-min dzurriyyatihimaa muhsinun wa-zhaalimun li-nafsihi mubiinundan dari keturunan keduanya ada yang berbuat baik, dan ada yang terang-terangan menzalimi dirinya sendiri
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar b-r-k, dz-r-r, h-s-n, zh-l-m, n-f-s, b-y-n): baaraknaa diterjemahkan 'memberkahi' (akar b-r-k); dhurriyyah diterjemahkan 'keturunan' (akar dz-r-r); muhsin wa zhaalim li-nafsihi diterjemahkan 'yang berbuat baik & yang menzalimi diri' (akar h-s-n + akar zh-l-m + akar n-f-s, keturunan nabi campur baik-buruk: nasab bukan jaminan saleh; tanggung jawab pribadi atas keturunan, cf. 2:124). Selaras.

Aplikasi

Kejujuran tajam: dari keturunan yang diberkahi tetap ada 'yang berbuat baik DAN yang terang-terangan menzalimi dirinya sendiri', pengakuan realistis bahwa berkah leluhur tidak menjamin seluruh keturunan otomatis saleh; setiap individu tetap harus membuktikan pilihannya sendiri.