وَآتَيْنَاهُمَا الْكِتَابَ الْمُسْتَبِينَ

Dan Kami beri keduanya Kitab yang sangat jelas,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَآتَيْنَاهُمَا الْكِتَابَ الْمُسْتَبِينَwa-aataynaahumaa l-kitaaba l-mustabiinadan Kami beri keduanya Kitab yang sangat jelas

Terjemahan per kata (3 kata)

  1. وَآتَيْنَاهُمَاwa-aataynaahumaadan Kami memberi keduanya
  2. الْكِتَابَl-kitaabaKitab
  3. الْمُسْتَبِينَl-mustabiinayang jelas

Inti bacaan

Susunan (آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ, aataynaa muusaa l-kitaaba) muncul sepuluh kali di Al-Qur'an, yaitu di 2:53, 2:87, 6:154, 11:110, 17:2, 23:49, 25:35, 28:43, 32:23, dan 41:45, sedangkan bentuk (وَآتَيْنَاهُمَا, wa-aataynaahumaa) hanya ada di 37:117.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَآتَيْنَاهُمَا, wa-aataynaahumaa) yang berarti "dan Kami beri keduanya". Kata ini tersusun dari (وَ, wa) yang berarti "dan", kata kerja (آتَيْنَا, aataynaa) yang berarti "Kami memberi" dengan akar أ-ت-ي, dan akhiran (هُمَا, -humaa) yang berarti "keduanya". Bentuk (وَآتَيْنَاهُمَا, wa-aataynaahumaa) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 37:117. Di sepuluh ayat, yaitu 2:53, 2:87, 6:154, 11:110, 17:2, 23:49, 25:35, 28:43, 32:23, dan 41:45, penerima Kitab yang disebut adalah Musa, dengan susunan (آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ, aataynaa muusaa l-kitaaba) yang berarti "Kami memberi Musa Kitab". Di 25:35 ayat itu juga menyebut Harun, sebagai saudara yang dijadikan bersama Musa dan diberi peran wazir. Di 21:48, (آتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَارُونَ الْفُرْقَانَ, aataynaa muusaa wa-haaruuna l-furqaana) yang berarti "Kami memberi Musa dan Harun al-Furqan", dua orang itu menerima pemberian yang sama, tetapi bendanya al-Furqan. Di 37:117 Kitab diberikan dengan satu kata kerja kepada keduanya sekaligus.

Kata (الْكِتَابَ, l-kitaaba) yang berarti "Kitab" berakar ك-ت-ب dan memakai kata sandang al-, sehingga menunjuk satu Kitab tertentu. Nama Kitab itu, isinya, dan bahasanya tidak tertulis di ayat ini. Terjemahan memakai "Kitab" dan tidak menambahkan nama lain, karena tidak ada kata Arab di ayat ini yang melahirkannya. Akar ك-ت-ب di surah ini ada di dua ayat saja, yaitu 37:117 dan 37:157, dan di 37:157, (فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ, fa-'tuu bi-kitaabikum) yang berarti "maka bawalah kitab kalian", kitab itu diminta sebagai bukti dari orang-orang lain.

Kata (الْمُسْتَبِينَ, l-mustabiina) yang berarti "yang sangat jelas" berakar ب-ي-ن dan hanya muncul di 37:117. Sifat yang lebih umum untuk Kitab adalah (الْكِتَابِ الْمُبِينِ, l-kitaabi l-mubiini) yang berarti "Kitab yang jelas", dan susunan itu muncul lima kali, yaitu di 12:1, 26:2, 28:2, 43:2, dan 44:2. Kata sifat di 37:117 berbeda dari al-mubiin, jadi terjemahan memberi padanan yang berbeda dengan "sangat jelas", supaya dua kata Arab yang berlainan tidak jatuh menjadi satu padanan. Tambahan "sangat" tidak punya kata Arab tersendiri. Tambahan itu menandai bentuk yang berbeda, dan selisih maknanya tidak dirinci di ayat ini.

Kata sifat itu mengikuti Kitab dalam kata sandang dan kedudukannya, sehingga "yang sangat jelas" menerangkan Kitab, tidak menerangkan keduanya. Kejelasan itu juga tidak diberi pembatas, sebab jelas bagi siapa atau dalam hal apa tidak dinyatakan. Di 37:156, (سُلْطَانٌ مُبِينٌ, sulthaanun mubiinun) yang berarti "kekuasaan yang jelas", akar ب-ي-ن dipakai lagi dalam pertanyaan kepada orang yang membuat klaim tentang Allah, dan 37:157 langsung memintanya membawa kitab.

Tafsiran

Ayat ini memberi sesuatu yang dapat dipegang. Dua tindakan sebelumnya bekerja pada keadaan: menyelamatkan dari bencana di 37:115 dan menolong sampai menang di 37:116. Pada 37:117 Kami memberi sebuah benda, yaitu Kitab, dan kata kerjanya berganti dari menyelamatkan dan menolong menjadi memberi. Urutan di lima ayat itu dapat dibaca sebagai bahaya, hasil, teks, jalan, dan tinggalan, tetapi penghubungnya hanya wa dan ayat-ayat itu tidak mengaitkan keduanya sebagai sebab.

Kata ganti di ayat ini kembali ke dua orang. Ayat 37:116 memakai "mereka" untuk kelompok yang lebih luas, lalu 37:117 menyempit ke Musa dan Harun. Pemberian Kitab dituliskan bagi keduanya, dan kaum tidak tertulis sebagai penerimanya. Pembagian itu dapat dibaca bahwa pertolongan menjangkau kaum, sedangkan Kitab sampai kepada kaum melalui kedua orang itu, tetapi pembacaan ini tidak tertulis di ayatnya. Di 2:213 Allah mengutus para nabi dan menurunkan bersama mereka Kitab agar memutuskan di antara manusia, dan ayat itu berbicara tentang manusia pada umumnya, bukan tentang Musa dan Harun.

Kata sifat di akhir ayat memberi Kitab ini satu ciri, yaitu kejelasan, dan tidak memberinya ciri lain seperti besar atau mulia. Ayat berikutnya, 37:118, memakai pola kata yang sejajar untuk jalan, yaitu (الْمُسْتَقِيمَ, l-mustaqiima) yang berarti "yang lurus", sehingga dua ayat berturut-turut ditutup dengan kata sifat berawalan musta-. Di sana jalan yang lurus menyusul Kitab yang jelas, dan keduanya diberikan kepada orang yang sama. Dalam surah ini Kitab muncul lagi di 37:157 sebagai sesuatu yang dituntut dari orang-orang yang membuat klaim, jadi 37:117 dan 37:157 menaruh Kitab sebagai pemberian di satu tempat dan sebagai bukti yang diminta di tempat lain.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 37:117 menyebut Kitab diberikan kepada dua orang, padahal pembaca ayat itu jauh lebih banyak. Di 2:213 Allah mengutus para nabi dan menurunkan bersama mereka Kitab agar memutuskan di antara manusia tentang apa yang mereka perselisihkan. Ayat 2:213 berbicara tentang para nabi secara umum, jadi tidak disamakan dengan 37:117, tetapi keduanya menunjukkan Kitab yang sampai ke banyak orang lewat segelintir penerima. Pembaca dapat memperhatikan bahwa bacaan yang pernah dipegangnya sampai lewat beberapa orang sebelum dirinya. Siapa saja yang membawa sebuah bacaan sampai ke tangan pembaca, dan apakah namanya pernah disebut?
  • Ayat 37:117 memberi Kitab ini satu ciri, yaitu kejelasan. Kitab itu tidak disebut besar atau mulia, dan kepada siapa Kitab itu jelas tidak dinyatakan. Pembaca yang pernah memegang sebuah teks yang disebut jelas, misalnya aturan, surat, atau panduan, lalu mendapati dirinya masih bertanya, dapat memperhatikan bahwa kejelasan tidak selalu berarti tidak perlu dibaca ulang. Ayat ini tidak menyatakan seberapa cepat kejelasan itu terasa. Bila sebuah bacaan disebut jelas, jelas bagi siapa, dan apa yang ditambahkan pembaca ke dalamnya supaya bacaan itu terasa jelas?
  • Di 21:48 Musa dan Harun diberi al-Furqan, cahaya, dan peringatan bagi orang-orang yang bertakwa, sedangkan di 37:117 keduanya diberi Kitab yang sangat jelas. Kedua ayat itu tidak mengatakan apakah semuanya satu benda atau beberapa benda, dan tidak saling menyebut. Pembaca dapat memperhatikan bahwa pemberian yang sama dapat disebut dengan nama berbeda di tempat berbeda, tergantung apa yang sedang disorot. Hal yang pernah diterima pembaca dalam hidupnya, misalnya sebuah nasihat atau sebuah kesempatan, mungkin juga punya beberapa nama menurut siapa yang menyebutnya. Nama manakah yang pembaca pakai untuk pemberian terbesar dalam hidupnya, dan apakah nama itu dipilihnya sendiri?
  • Di 3:79 disebut bahwa tidak sepatutnya seseorang yang diberi Kitab, putusan, dan kenabian oleh Allah berkata kepada manusia, "Jadilah penyembah-penyembahku, bukan Allah". Ayat itu berbicara tentang seorang manusia secara umum dan tidak menyebut Musa atau Harun. Ayat 37:117 menyebut Kami sebagai pemberinya dan dua orang sebagai penerimanya. Pembaca yang pernah diberi pengetahuan atau jabatan dapat memperhatikan ke arah mana jari ditunjuk ketika orang bertanya dari mana semua itu datang. Ketika orang lain menanyakan sumber pengetahuannya, nama siapa yang pertama pembaca sebut?
  • Di 37:149 sampai 37:157 Tuhanmu disebut dalam pertanyaan kepada orang-orang yang membuat klaim tentang Allah, lalu 37:156 menanyakan apakah mereka punya kekuasaan yang jelas, dan 37:157 meminta mereka membawa kitab bila mereka benar. Dalam rangkaian itu kitab diminta sebagai bukti, sedangkan di 37:117 Kitab datang sebagai pemberian kepada dua orang. Dua ayat itu berada di surah yang sama dan tidak saling menyebut. Pembaca dapat memperhatikan perbedaan antara orang yang menerima sebuah teks dan orang yang diminta menunjukkannya. Ketika pembaca membuat sebuah klaim tentang Tuhan, apa yang akan ditunjukkannya bila diminta membawa kitabnya?
  • Kitab di 37:117 datang di tengah rangkaian, sesudah pertolongan dan sebelum bimbingan ke jalan yang lurus. Kitab itu tidak ditulis sebagai pengganti pertolongan atau bimbingan, dan sebab antara ketiganya tidak dinyatakan di ayat-ayat sekitarnya. Pembaca yang pernah menerima bantuan lalu mendapat sebuah bahan bacaan atau petunjuk tertulis dapat memperhatikan bahwa kehadiran teks tidak sama dengan kehadiran orang yang menuntun. Bila sebuah bacaan yang jelas sudah ada di tangan, bagian apa dari perjalanan yang masih belum dijawab bacaan itu?