إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَاinnahumaa min 'ibaadinaasesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinayang beriman
Terjemahan per kata (4 kata)
- إِنَّهُمَاinnahumaasesungguhnya keduanya
- مِنْmindari
- عِبَادِنَا'ibaadinaahamba-hamba Kami
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
Inti bacaan
Status 'hamba-hamba Kami yang beriman', identitas final yang dikonfirmasi melalui perbuatan nyata sepanjang kisah, bukan sekadar klaim tanpa bukti.
Penjelasan pilihan kata
Bentuk dual 'innahumaa' ('sesungguhnya keduanya'), varian dari refrain tunggal 37:81/37:111 yang disesuaikan untuk sepasang nabi.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan status kenabian Musa dan Harun sekaligus, mengakhiri kisah mereka sebelum beralih ke nabi berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai bentuk untuk dua orang, bukan satu. Keduanya. Bukan masing-masing.
- Sebutannya hamba yang beriman, sama seperti untuk Nuh dan Ibrahim. Kalimatnya disesuaikan jumlahnya. Isinya tetap.
- Yang disebut keimanannya, bukan kenabiannya. Allah memilih sebutan yang bisa dicapai orang lain. Bukan yang tertutup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-b-d, a-m-n): min ibaadinaa l-mu'miniin diterjemahkan 'hamba Kami yang beriman' (akar '-b-d + akar '-m-n). Selaras.