إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ

ketika ia berkata kepada kaumnya, “Tidakkah kalian bertakwa?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِidz qaala li-qawmihiketika ia berkata kepada kaumnya
  2. أَلَا تَتَّقُونَa-laa tattaquunatidakkah kalian bertakwa

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. إِذْidzketika
  2. قَالَqaalaberkata
  3. لِقَوْمِهِli-qawmihikepada kaumnya
  4. أَلَاa-laatidakkah
  5. تَتَّقُونَtattaquunabertakwa

Inti bacaan

Ilyas menantang kaumnya dengan pertanyaan retoris 'tidakkah kalian bertakwa?', konfrontasi yang dimulai dari pertanyaan reflektif yang mengundang introspeksi, bukan tuduhan langsung yang memicu pertahanan diri.

Tafsiran

Ayat ini membuka konfrontasi Ilyas dengan kaumnya, mengikuti pola tantangan retoris yang sama dengan Ibrahim di 37:85.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ilyas membuka dengan pertanyaan. Bukan tuduhan. Tidakkah kalian bertakwa.
  • Bentuknya tanya, bukan larangan. Yang ditanya diminta menimbang sendiri. Mengundang introspeksi.
  • Pembuka yang sama dipakai nabi lain di surah itu. Allah menyeragamkannya. Yang berbeda kaumnya, bukan caranya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, q-w-m, w-q-y): tattaquun diterjemahkan 'bertakwa' (akar w-q-y). gloss '(Ingatlah)' dibuang.