اللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ

Allah, Tuhan kalian dan Tuhan nenek moyang kalian yang terdahulu?”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. اللَّهَ رَبَّكُمْallaaha rabbakumAllah, Tuhan kalian
  2. وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَwa-rabba aabaa'ikumu l-awwaliinadan Tuhan nenek moyang kalian yang terdahulu

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. اللَّهَallaahaAllah
  2. رَبَّكُمْrabbakumTuhan kalian
  3. وَرَبَّwa-rabbadan Tuhan
  4. آبَائِكُمُaabaa'ikumubapak-bapak kalian
  5. الْأَوَّلِينَl-awwaliinaorang-orang terdahulu

Inti bacaan

Penegasan identitas objek yang seharusnya disembah: 'Allah, Tuhan kalian dan Tuhan nenek moyang kalian', argumen kesinambungan historis bahwa Tuhan yang sama telah menyertai leluhur mereka sendiri, bukan konsep baru asing.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini menutup kutipan yang dibuka di 37:124.

Tafsiran

Ayat ini menutup pertanyaan Ilyas dengan penegasan identitas Tuhan yang sebenarnya, bukan hanya Tuhan mereka, melainkan juga Tuhan nenek moyang mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Ilyas menyebut nama, bukan sifat. Bukan Tuhan yang esa. Allah, disebut namanya.
  • Leluhur mereka dibawa masuk ke dalam kalimat. Yang mereka hormati. Dipakai untuk membalik.
  • Kalimatnya menutup pertanyaan yang dibuka sebelumnya. Allah merekam jawabannya sekalian. Bertanya sambil menjawab.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, r-b-b, a-b-w, a-w-l): rabbakum diterjemahkan 'Tuhan kalian' (akar r-b-b); aabaa' diterjemahkan 'nenek moyang' (akar '-b-w). Selaras.