وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ
Dan Kami tinggalkan untuknya, di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَتَرَكْنَا عَلَيْهِwa-taraknaa 'alayhidan Kami tinggalkan untuknya
- فِي الْآخِرِينَfii l-aakhiriinadi kalangan orang-orang yang datang kemudian
Terjemahan per kata (4 kata)
- وَتَرَكْنَاwa-taraknaadan Kami meninggalkan
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- فِيfiidi
- الْآخِرِينَl-aakhiriinaorang-orang yang kemudian
Inti bacaan
Kenangan baik yang diabadikan bagi Ilyas, pola penghormatan yang sama diulang lagi, menegaskan bahwa standar ini bukan pengecualian melainkan prinsip tetap yang berlaku bagi siapa saja yang memenuhi syarat.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(pujian)' tidak dipakai, mengikuti pola koreksi yang sama persis dengan 37:78/37:108/37:119.
Tafsiran
Ayat ini mengulang pola refrain yang sama: warisan nama baik bagi Ilyas di kalangan generasi-generasi berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah meninggalkan namanya, bukan hartanya. Yang diwariskan sebutan. Bukan yang bisa dibagi.
- Kalimat ini diulang untuk beberapa nabi di surah yang sama. Bentuknya persis. Namanya berganti.
- Yang menerima warisan itu orang yang datang kemudian. Allah menyebut penerimanya. Bukan yang sezaman.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-r-k, a-kh-r): taraknaa diterjemahkan 'Kami tinggalkan (abadikan)' (akar t-r-k); aakhiriin diterjemahkan 'orang kemudian' (akar '-kh-r). gloss '(pujian)' dibuang.