وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِمْ مُصْبِحِينَ
Dan sesungguhnya kalian benar-benar melintasi mereka pada waktu pagi
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِمْwa-innakum la-tamurruuna 'alayhimdan sesungguhnya kalian benar-benar melintasi mereka
- مُصْبِحِينَmushbihiinapada waktu pagi
Terjemahan per kata (4 kata)
- وَإِنَّكُمْwa-innakumdan sesungguhnya kalian
- لَتَمُرُّونَla-tamurruunasungguh kalian melewati
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- مُصْبِحِينَmushbihiinadi waktu pagi
Inti bacaan
Bukti fisik reruntuhan kaum Lut yang dilewati 'pada waktu pagi', pengingat harian yang berulang lewat rute perjalanan sehari-hari, bukti sejarah yang tak perlu dicari jauh karena sudah berada di jalur yang biasa dilalui.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini beralih menyapa langsung pendengar (kaum penerima wahyu), mengingatkan bahwa reruntuhan kaum Lut masih dapat disaksikan dalam perjalanan mereka sehari-hari.
Tafsiran
Ayat ini menghadirkan bukti nyata dari kisah yang baru diceritakan: reruntuhan yang masih dilalui pendengar wahyu sebagai saksi sejarah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menunjuk bukti yang mereka lewati tiap pagi. Bukan kabar dari jauh. Reruntuhan di jalan sendiri.
- Kata melintasi menandakan rutinitas, bukan ziarah. Mereka tidak sengaja datang. Mereka cuma lewat.
- Waktu paginya disebut Allah secara khusus. Bukan malam yang gelap. Terang benderang saat bekas itu terlihat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-r-r, s-b-h): tamurruuna alayhim diterjemahkan 'melintasi mereka' (akar m-r-r); musbihiin diterjemahkan 'waktu pagi' (akar s-b-h). gloss '(penduduk Makkah)/(bekas-bekas kehancuran)' dibuang.