فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ
kemudian, ia ikut diundi, maka, ia termasuk orang-orang yang kalah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَسَاهَمَfa-saahamakemudian, ia ikut diundi
- فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَfa-kaana mina l-mudhadhiinamaka, ia termasuk orang-orang yang kalah
Terjemahan per kata (4 kata)
- فَسَاهَمَfa-saahamalalu ia ikut undian
- فَكَانَfa-kaanamaka jadilah
- مِنَminadari
- الْمُدْحَضِينَl-mudhadhiinaorang-orang yang kalah undi
Inti bacaan
Bentuk (فَسَاهَمَ, fa-saahama) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu 37:141.
Penjelasan pilihan kata
Kata (فَسَاهَمَ, fa-saahama) yang berarti "kemudian, ia ikut diundi" berasal dari akar س-ه-م. Bentuk dan akar itu muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 37:141, sehingga artinya tidak bisa dibandingkan dengan ayat lain yang memakai akar yang sama. Kata kerjanya memakai Yunus sebagai pelaku, sehingga terjemahan menulis "ikut diundi" dan menempatkannya sebagai peserta. Undian lain di Al-Qur'an memakai kata yang berbeda, yaitu (يُلْقُونَ أَقْلَامَهُمْ, yulquuna aqlaamahum) di 3:44 yang berarti "mereka melemparkan pena mereka", untuk menentukan siapa di antara mereka yang memelihara Maryam. Akar س-ه-م tidak dipakai di 3:44, dan ayat 37:141 tidak menyebut benda yang dipakai untuk mengundi, siapa saja pesertanya, maupun apa yang dipertaruhkan.
Huruf fa pada fa-saahama menyambung peristiwa ini ke 37:140 dan diterjemahkan "kemudian", sedangkan fa pada (فَكَانَ, fa-kaana) diterjemahkan "maka". Kedua huruf itu menyambung peristiwa ke peristiwa sebelumnya tanpa penanda lamanya jarak di antaranya.
Kata (فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِينَ, fa-kaana mina l-mudhadhiina) yang berarti "maka, ia termasuk orang-orang yang kalah" memakai susunan fa-kaana mina yang muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 7:175, 11:43, dan 37:141. Di 7:175 susunan itu menutup kabar tentang orang yang dianugerahi tanda-tanda lalu melepaskan diri darinya, yaitu (فَكَانَ مِنَ الْغَاوِينَ, fa-kaana mina l-ghaawiina) yang berarti "sehingga ia termasuk orang-orang yang sesat". Di 11:43 susunan itu menutup kabar gelombang yang menjadi penghalang antara dua orang, yaitu (فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ, fa-kaana mina l-mughraqiina) yang berarti "maka jadilah dia termasuk orang-orang yang ditenggelamkan". Pada ketiga ayat sebuah peristiwa disusul keanggotaan dalam suatu golongan, dan terjemahan memakai "termasuk orang-orang yang" di ketiganya.
Kata (الْمُدْحَضِينَ, l-mudhadhiina) yang berarti "orang-orang yang kalah" berakar د-ح-ض. Akar itu muncul di empat ayat, yaitu 18:56, 37:141, 40:5, dan 42:16. Di 18:56 dan 40:5 kata kerjanya, (لِيُدْحِضُوا, li-yudhidhuu), memakai (الْحَقَّ, l-haqqa) yang berarti "kebenaran" sebagai sasaran, dengan arti "agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran". Di 42:16, (دَاحِضَةٌ, daahidhatun) yang berarti "sia-sia" menyifati hujah orang-orang yang berhujah tentang Allah. Pada tiga ayat itu akar ini menunjuk sesuatu yang dilenyapkan atau tak berdaya. Di 37:141 bentuknya menyebut pihak yang dikenai, sehingga yang menggugurkan tidak disebut, dan terjemahan memakai "kalah" karena undian memiliki pihak yang tidak menang. Kerugian apa yang menimpa pihak yang kalah tidak tertulis di ayat ini selain yang disebut di 37:142.
Tafsiran
Ayat ini memuat dua langkah dengan Yunus sebagai pokoknya, dan keduanya menggeser kedudukannya dari penentu gerak menjadi penerima hasil. Pada (فَسَاهَمَ, fa-saahama) Yunus masih ikut serta sebagai pelaku, sedangkan pada (فَكَانَ, fa-kaana) yang disusul nama golongan, yang tertulis adalah kedudukan yang diterimanya dari hasil undian, dan gerakannya sendiri tidak lagi disebut.
Hasil undian itu dituturkan tanpa penuduh, hakim, atau saksi. Ayat 37:141 tidak menyebut siapa pesertanya, apa yang dipertaruhkan, atau apakah Yunus menerima hasilnya, dan kata "tercela" baru datang di 37:142. Kata "kalah" di ayat ini karena itu menyebut hasil sebuah undian dan tidak menyebut kesalahan siapa pun.
Ayat 11:43 memakai susunan fa-kaana mina yang sama untuk menutup kabar tentang gelombang, dan sebelum susunan itu muncul pernyataan "Tidak ada penyelamat pada hari ini dari ketetapan Allah kecuali siapa yang dirahmati". Ayat 37:141 tidak memuat pernyataan tentang ketetapan Allah sebelum keanggotaan itu disebut, sehingga dua ayat itu tidak disamakan. Perbandingan itu memperlihatkan bahwa susunan fa-kaana mina dipakai untuk menutup peristiwa yang disertai penyebutan Allah dan peristiwa yang tidak.
Keanggotaan di 37:141 menyusul keanggotaan di 37:139. Para rasul di 37:139 dan orang-orang yang kalah di 37:141 ditulis dengan huruf mina yang sama, dan 37:147 memuat kata kerja pengutusan sesudah keduanya, (وَأَرْسَلْنَاهُ, wa-arsalnaahu) yang berarti "dan Kami mengutusnya".
Renungan dan Hikmah
- Ayat 37:141 menempatkan Yunus sebagai peserta yang ikut, lalu menuturkan hasil yang tidak dipilihnya, yaitu termasuk orang-orang yang kalah. Di 9:51 sebuah ucapan menyatakan, "Tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami. Dialah pelindung kami." Ucapan itu berasal dari ayat lain dan tidak menyebut undian atau Yunus, sehingga tidak dipakai untuk menafsirkan 37:141. Dapat dibaca bahwa ikut serta dalam sebuah proses dan menerima hasilnya dituturkan sebagai dua hal yang terpisah. Dalam proses apa yang pernah diikuti dengan sukarela, hasilnya jatuh di luar kendali pembaca, dan kata apa yang dipakai untuk menyebut hasil itu kepada diri sendiri?
- Akar kalah di 37:141 dipakai di 18:56 dan 40:5 untuk orang yang membantah dengan yang batil "agar dengan itu mereka melenyapkan kebenaran", dan di 42:16 untuk hujah yang "sia-sia di sisi Tuhan mereka". Tiga ayat itu menuturkan perselisihan tentang kebenaran, sedangkan 37:141 menuturkan undian, dan tidak ada petunjuk di ayat ini bahwa Yunus berusaha melenyapkan sesuatu. Akar yang sama dengan demikian dipakai untuk dua jenis peristiwa yang tidak dapat disamakan. Ketika sebuah pendapat gugur, apakah pembaca sedang kalah dalam perkara kebenaran seperti di 42:16 atau dalam sebuah undian seperti di 37:141, dan dari mana perbedaan itu diketahui?
- Di 7:175 sebuah peristiwa ditutup dengan "sehingga ia termasuk orang-orang yang sesat", di 11:43 dengan "maka jadilah dia termasuk orang-orang yang ditenggelamkan", dan di 37:141 dengan "maka, ia termasuk orang-orang yang kalah". Ayat 11:43 memuat pula pernyataan "Tidak ada penyelamat pada hari ini dari ketetapan Allah kecuali siapa yang dirahmati", dan ayat itu berbicara tentang gelombang, tidak tentang undian. Dapat dibaca bahwa ketiga ayat itu merangkum hasil sebuah peristiwa dalam sebuah nama golongan. Golongan mana yang akan tertulis bila peristiwa terbesar dalam hidup pembaca diringkas dalam sebuah frasa, dan dapatkah golongan itu berganti oleh peristiwa berikutnya, seperti pada urutan 37:141 sampai 37:143?
- Di 3:44 undian disebut bersama sengketa, "ketika mereka melemparkan pena mereka, siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam, dan engkau tidak berada di sisi mereka ketika mereka bersengketa". Ayat 37:141 menyebut undian tanpa sengketa dan tanpa taruhan yang tertulis. Ayat 3:44 menuliskan taruhannya, yaitu tanggung jawab memelihara Maryam. Bila hasil sebuah undian diterima tanpa diketahui apa yang dipertaruhkan, masihkah kata kalah punya isi, dan bagaimana hasil itu dijelaskan kepada orang yang bertanya?
- Di 37:141 undian memilih pihak yang kalah. Di 68:50 dituturkan bahwa Tuhannya memilih tokoh yang di 68:48 disebut "orang yang bersama ikan", lalu menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh. Ayat 68:48 sampai 68:50 tidak menyebut nama Yunus, dan menyamakan tokoh itu dengan Yunus bersandar pada kata ikan di 37:142 serta daratan tandus di 37:145 dan 68:49. Dua pemilihan itu berada di dua surah dan tidak dihubungkan oleh salah satu ayat. Dibaca bersama, keduanya menghasilkan dua golongan yang berbeda untuk seorang tokoh. Siapa atau apa yang pernah memilih pembaca tanpa diminta, undian, penilaian orang lain, atau sesuatu yang tidak sanggup disebut, dan golongan apa yang tertulis sesudah masing-masing pemilihan?
- Peristiwa di 37:140 sampai 37:142 disambung dengan idz dan huruf fa tanpa penanda berapa lama jarak antar peristiwa. Di 11:69 penanda itu tertulis, "Maka tidak lama kemudian ia datang dengan anak sapi yang dipanggang", dan di 37:141 penanda semacam itu tidak ada. Teks tidak menyebut apakah undian terjadi pada hari yang sama dengan pelarian. Seberapa sering rangkaian peristiwa yang disambung tanpa jeda otomatis dibayangkan terjadi cepat, dan apa yang berubah pada penilaian bila jedanya ternyata panjang?