أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًا وَهُمْ شَاهِدُونَ
Ataukah Kami menciptakan malaikat berupa perempuan, sedang mereka menyaksikan?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًاam khalaqnaa l-malaa'ikata inaatsanataukah Kami menciptakan malaikat berupa perempuan
- وَهُمْ شَاهِدُونَwa-hum syaahiduunasedang mereka menyaksikan
Terjemahan per kata (6 kata)
- أَمْamatau
- خَلَقْنَاkhalaqnaaKami ciptakan
- الْمَلَائِكَةَl-malaa'ikatapara malaikat
- إِنَاثًاinaatsanperempuan
- وَهُمْwa-humdan mereka
- شَاهِدُونَsyaahiduunaorang-orang yang menyaksikan
Inti bacaan
Pertanyaan lanjutan: 'apakah Kami menciptakan malaikat berupa perempuan, sedang mereka menyaksikan?', menyoroti klaim pengetahuan tentang penciptaan tanpa dasar saksi mata sama sekali.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menutup kutipan dua-bagian yang dibuka di 37:149 (lihat penjelasan di sana).
Tafsiran
Ayat ini melengkapi tantangan retoris: mempertanyakan dasar klaim mereka tentang jenis kelamin malaikat, sesuatu yang tidak pernah mereka saksikan sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah menanyakan apakah mereka hadir saat itu. Yang diklaim penciptaan. Yang mengaku tidak ada di sana.
- Klaim mereka tentang hal yang tidak bisa dilihat. Bukan salah menafsirkan. Tidak ada yang ditafsirkan.
- Pertanyaannya menyambung ayat sebelumnya. Allah memakai dua kalimat untuk satu jerat. Yang kedua mengunci.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar kh-l-q, m-l-k, a-n-ts, sh-h-d): khalaqnaa l-malaa'ikah inaathan diterjemahkan 'menciptakan malaikat perempuan' (akar kh-l-q + akar m-l-k + akar '-n-ts); shaahiduun diterjemahkan 'menyaksikan' (akar sh-h-d, apakah mereka menyaksikan penciptaannya? tuntutan bukti). gloss '(-nya)' dibuang.