أَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِينَ

Apakah Dia memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak lelaki?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَصْطَفَى الْبَنَاتِa-shthafaa l-banaatiapakah Dia memilih anak-anak perempuan
  2. عَلَى الْبَنِينَ'alaa l-baniinadaripada anak-anak lelaki

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. أَصْطَفَىa-shthafaaapakah Dia memilih
  2. الْبَنَاتِl-banaatianak-anak perempuan
  3. عَلَى'alaaatas
  4. الْبَنِينَl-baniinaanak-anak lelaki

Inti bacaan

Kata (الْبَنَاتِ, l-banaati) dengan kata sandang dan akhiran yang berganti muncul empat kali di Al-Qur'an (16:57, 37:149, 37:153, 52:39), dan hanya di 37:153 kata itu mengikuti kata kerja memilih, (أَصْطَفَى, a-shthafaa).

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (أَصْطَفَى, a-shthafaa) yang berarti "apakah Dia memilih". Huruf (أَ, a) di depan membuat kalimat bertanya, dan sisanya kata kerja lampau berakar ص-ف-و yang berarti "memilih". Pelakunya kata ganti ketiga tunggal laki-laki yang tidak dinamai di ayat ini, dan terjemahan memakai "Dia" karena 37:152 menyebut Allah sebagai pelaku kata kerja sebelumnya. Kata kerja yang sama dipakai untuk pilihan Allah atas manusia di ayat lain, (اصْطَفَيْتُكَ عَلَى النَّاسِ, shthafaytuka 'alaa n-naasi) yang berarti "Aku telah memilihmu atas manusia" di 7:144 dan (اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ, shthafaahu 'alaykum) yang berarti "telah memilihnya atas kalian" di 2:247. Di 3:33 kata kerja itu dipakai untuk Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran, dan di 39:4 kata kerja itu muncul dalam pengandaian, (لَاصْطَفَىٰ, la-shthafaa) yang berarti "pasti Dia memilih".

Akar ص-ف-و yang sama muncul dalam bentuk lain di dua ayat yang memuat pasangan anak yang sama. Di 17:40 tertulis (أَفَأَصْفَاكُمْ رَبُّكُمْ بِالْبَنِينَ, a-fa-ashfaakum rabbukum bi-l-baniina) yang berarti "apakah Tuhan kalian memilihkan anak-anak lelaki untuk kalian", dan di 43:16 (وَأَصْفَاكُمْ بِالْبَنِينَ, wa-ashfaakum bi-l-baniina) yang berarti "dan memilihkan bagi kalian anak-anak lelaki". Di kedua ayat itu pilihan jatuh pada anak lelaki dan diberikan kepada mereka yang ditanya, sedangkan di 37:153 pilihan yang ditanyakan jatuh pada anak perempuan.

Kata (الْبَنَاتِ, l-banaati) yang berarti "anak-anak perempuan" dengan kata sandang dan akhiran yang berganti muncul empat kali di seluruh Al-Qur'an, dalam tiga surah, yaitu 16:57, 37:149, 37:153, dan 52:39. Kata (الْبَنِينَ, l-baniina) yang berarti "anak-anak lelaki" muncul empat kali di empat surah, yaitu 3:14, 17:40, 37:153, dan 43:16, dan di 3:14 kata itu berdiri dalam daftar hal yang disukai manusia, tidak dipasangkan dengan anak perempuan. Bentuk (الْبَنُونَ, l-banuuna) dari kata yang sama muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 18:46, 37:149, dan 52:39. Pasangan anak perempuan dan anak lelaki dalam satu ayat juga ada di 37:149, 43:16, dan 52:39. Di 37:149, (أَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُونَ, a-li-rabbika l-banaatu wa-lahumu l-banuuna) yang berarti "apakah bagi Tuhanmu anak-anak perempuan, sedangkan bagi mereka anak-anak lelaki", dan di 52:39, (أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ, am lahu l-banaatu wa-lakumu l-banuuna) yang berarti "ataukah bagi-Nya anak-anak perempuan, sedangkan bagi kalian anak-anak lelaki", pasangan itu dibagi menurut pemiliknya. Di 37:153 pasangan itu dipakai untuk sebuah pilihan, dengan kata kerja memilih sebagai pusatnya.

Kata (عَلَى, 'alaa) sesudah kata kerja memilih menunjuk golongan yang dilewati oleh pilihan itu, seperti (عَلَى النَّاسِ, 'alaa n-naasi) yang berarti "atas manusia" di 7:144 dan 'alaykum yang berarti "atas kalian" di 2:247. Di 37:153 golongan itu (الْبَنِينَ, l-baniina), dan susunan (عَلَى الْبَنِينَ, 'alaa l-baniina) hanya muncul di ayat ini. Terjemahan memakai "daripada" untuk kata itu, karena kalimat tanya ini membandingkan dua pilihan dalam satu napas. Ayat ini tidak memuat jawaban atas pertanyaannya, dan teksnya tidak menyebutkan jawaban itu, sebab 37:154 langsung bertanya hal lain.

Tafsiran

Ayat ini menguji klaim di 37:152 lewat pilihan yang tersirat di dalamnya. Klaim itu tidak menyebut jenis anak, dan 37:153 menambahkan satu langkah: bila klaim itu diterima, pilihan antara anak perempuan dan anak lelaki ikut dipertanyakan.

Pasangan yang sama sudah muncul di 37:149 dalam bentuk kepemilikan. Di antara dua ayat itu ada 37:150, yang menanyakan penciptaan malaikat, dan 37:151 sampai 37:152, yang mengutip klaim. Urutan pertanyaannya dengan begitu bergerak dari milik di 37:149, ke penciptaan di 37:150, ke klaim di 37:151 dan 37:152, lalu ke pilihan di 37:153.

Pasangan itu tidak netral di dalam Al-Qur'an. Di 16:58 salah seorang dari mereka yang diberi kabar tentang anak perempuan menjadi hitam wajahnya sambil menahan kesedihan, dan di 43:17, tepat sesudah pertanyaan yang serupa dengan ayat ini, kabar tentang apa yang dijadikan perumpamaan bagi Ar-Rahman membuat wajah salah seorang dari mereka menghitam. Ayat-ayat itu berbicara tentang orang dan keadaan yang berbeda dari 37:153, sehingga tidak disamakan, tetapi memperlihatkan bahwa kabar tentang anak perempuan disambut dengan wajah menghitam oleh pihak yang disebut di sana.

Kata kerja memilih dipakai juga di 39:4, yaitu "Seandainya Allah hendak mengambil anak, pasti Dia memilih apa yang Dia kehendaki dari apa yang Dia ciptakan". Di sana pilihan dibicarakan sebagai akibat dari kehendak mengambil anak dan jatuh pada ciptaan, sedangkan di sini pilihan itu ditanyakan sebagai jenis anak. Kedua ayat berbeda bentuk, pengandaian di sana dan pertanyaan di sini, sehingga tidak disamakan. Kesamaannya terbatas pada urutan, yaitu kata kerja memilih menyusul pembicaraan tentang anak.

Ayat ini menyebut pelaku pilihan dengan kata ganti ketiga, dan sapaan langsung "kalian" baru muncul di 37:154.

Renungan dan Hikmah

  • Di 16:58 dan 43:17 tercatat wajah yang menghitam ketika kabar tentang anak perempuan, atau tentang apa yang dijadikan perumpamaan bagi Ar-Rahman, tiba. Pertanyaan di 37:153 memakai pasangan yang sama, dan di ayat-ayat itu salah satu sisinya disambut dengan wajah menghitam. Pembaca dapat melihat bahwa sebuah pertanyaan tentang Dia terasa tajam karena pendengarnya memegang urutan nilai sendiri. Ukuran apa dalam diri pembaca yang ikut menentukan apa yang terasa pantas dan tidak pantas dikaitkan dengan Tuhan?
  • Ayat ini tidak mencatat jawaban. Pertanyaannya berhenti pada tanda tanya, dan ayat berikutnya langsung bertanya hal lain. Jawaban tinggal di tempat yang hanya bisa diisi oleh pendengar, dan pembaca berada di posisi itu. Jawaban apa pun yang diberikannya menyentuh klaim di ayat sebelumnya, sebab pilihan yang ditanyakan hanya masuk akal bila klaim itu lebih dulu diterima. Jawaban mana yang dapat diberikan pembaca tanpa membuka sesuatu tentang klaim yang sedang diuji?
  • Kata kerja memilih di ayat ini dipakai untuk pilihan Allah atas Musa di 7:144 dan atas Adam, Nuh, keluarga Ibrahim, dan keluarga Imran di 3:33. Dalam ayat-ayat itu yang dipilih manusia untuk sebuah peran dan pemilihnya tertulis jelas. Di 37:153 kata kerja yang sama menjadi alat uji atas klaim bahwa Dia memilih jenis anak tertentu. Pembaca melihat satu kata dipakai untuk dua hal yang jauh jaraknya, dan dapat bertanya bagaimana membedakan pilihan Allah yang tertulis dalam ayat dari pilihan yang hanya dikabarkan orang tentang Dia.
  • Klaim di 37:152 tidak menyebut jenis anak, dan ayat ini menjalankan akibatnya satu langkah, yaitu pilihan antara perempuan dan lelaki. Sebuah kalimat tentang Tuhan yang diucapkan sekali tanpa diteruskan terasa tenang, dan ketenangan itu hilang ketika akibatnya mulai dijalankan. Ayat ini tidak menjalankannya sampai jauh, hanya satu langkah, tetapi satu langkah itu sudah cukup untuk menunjukkan arahnya. Kalimat tentang Tuhan manakah dalam hidup pembaca yang akibat satu langkahnya belum pernah dijalankan?
  • Di 37:149 dan 52:39 pasangan anak perempuan dan anak lelaki dibagi menurut pemiliknya, bagi Tuhan yang satu dan bagi mereka yang lain. Di 37:153 pasangan itu dipakai untuk pilihan, dengan kata kerja memilih sebagai pusatnya. Pergeseran dari milik ke pilihan menambahkan satu pertanyaan, sebab milik dapat diterima begitu saja, sedangkan pilihan dapat dimintai alasan. Apa yang berubah pada pembaca ketika sesuatu yang selama ini dianggap sudah ada dengan sendirinya ternyata harus dijawab sebagai hasil dari memilih?
  • Di 17:40 dan 43:16 pilihan atas anak lelaki jatuh kepada mereka yang ditanya, sedangkan Tuhan atau Dia disebut mengambil anak perempuan, dan masing-masing ayat memerlukan satu kalimat panjang. Di 37:153 argumen yang sama mengecil menjadi satu kalimat pendek tanpa penerima. Pembaca yang pernah membaca kedua ayat panjang itu menemukan bahwa kalimat pendek ini membawa semuanya sekaligus. Ketika sebuah argumen sudah dikenal, apa yang tersisa bagi pembaca dalam kalimat sependek ini?