وَمَا مِنَّا إِلَّا لَهُ مَقَامٌ مَعْلُومٌ
“Tidak satu pun di antara kami, kecuali masing-masing mempunyai kedudukan tertentu,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا مِنَّا إِلَّا لَهُ مَقَامٌ مَعْلُومٌwa-maa minnaa illaa lahu maqaamun ma'luumundan tidak satu pun di antara kami, kecuali masing-masing mempunyai kedudukan tertentu
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- مِنَّاminnaadari kami
- إِلَّاillaakecuali
- لَهُlahubaginya
- مَقَامٌmaqaamunkedudukan
- مَعْلُومٌma'luumunyang diketahui
Inti bacaan
Bentuk (مَقَامٌ, maqaamun) muncul sekali di Al-Qur'an, yaitu di 37:164, dan (مَعْلُومٌ, ma'luumun) muncul empat kali, di 15:4, 37:41, 37:164, dan 70:24.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (وَمَا مِنَّا, wa-maa minnaa) yang berarti "dan tidak satu pun di antara kami". Huruf (وَ, wa-) yang berarti "dan" menyambung ucapan ini ke ayat sebelumnya, (مَا, maa) yang berarti "tidak" meniadakan, dan (مِنَّا, minnaa) tersusun dari (مِنْ, min) yang berarti "dari" atau "di antara" dan akhiran (نَا, -naa) yang berarti "kami". Bentuk (وَمَا مِنَّا, wa-maa minnaa) muncul sekali, di 37:164. Rumus peniadaan dengan min yang disusul (إِلَّا, illaa) yang berarti "kecuali" ada pada (وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا, wa-maa min ilaahin illaa) yang berarti "dan tidak ada tuhan selain", tiga kali di tiga surah, yaitu 3:62, 5:73, dan 38:65. Di sana peniadaan mengenai tuhan, sedangkan di 37:164 peniadaan mengenai anggota sebuah kelompok yang berbicara tentang dirinya.
Kata (لَهُ, lahu) yang berarti "baginya" tersusun dari (لِ, li-) yang berarti "bagi" dan (هُ, -hu) yang berarti "dia" untuk satu orang laki-laki. Akhiran tunggal itu menunjuk seorang anggota pada satu waktu, sedangkan "kami" di awal ayat menunjuk kelompoknya, sehingga terjemahan memakai "masing-masing". Gabungan (إِلَّا لَهُ, illaa lahu) muncul sekali, di 37:164.
Kata (مَقَامٌ, maqaamun) yang berarti "kedudukan" berakar ق-و-م, akar berdiri, dan menyebut tempat seseorang berdiri atau kedudukannya, seperti di 27:39, (قَبْلَ أَنْ تَقُومَ مِنْ مَقَامِكَ, qabla an taquuma min maqaamika) yang berarti "sebelum engkau berdiri dari tempatmu". Bentuk (مَقَامٌ, maqaamun) sendiri muncul sekali, di 37:164, sedangkan kata dasarnya muncul di empat belas ayat, yaitu 2:125, 3:97, 5:107, 10:71, 14:14, 17:79, 19:73, 26:58, 27:39, 37:164, 44:26, 44:51, 55:46, dan 79:40. Terjemahan memakai "kedudukan" seperti di 5:107, 14:14, 55:46, dan 79:40, dan memakai "tempat" atau "tempat tinggal" di 17:79, 19:73, 26:58, 27:39, 44:26, dan 44:51. Di 55:46, (مَقَامَ رَبِّهِ, maqaama rabbihi) yang berarti "kedudukan Tuhannya" menyandingkan kata itu dengan Tuhan, sedangkan di 37:164 kata itu disandingkan dengan pembicaranya sendiri.
Kata (مَعْلُومٌ, ma'luumun) yang berarti "tertentu" berakar ع-ل-م dan secara harfiah berarti "yang diketahui". Bentuk persis ini muncul empat kali di tiga surah, yaitu 15:4, 37:41, 37:164, dan 70:24. Di tiga tempat lainnya kata itu menjelaskan sesuatu yang dimiliki pihak tertentu: (كِتَابٌ مَعْلُومٌ, kitaabun ma'luumun) yang berarti "ketetapan yang diketahui" di 15:4, (رِزْقٌ مَعْلُومٌ, rizqun ma'luumun) yang berarti "rezeki yang sudah ditentukan" di 37:41, dan (حَقٌّ مَعْلُومٌ, haqqun ma'luumun) yang berarti "bagian tertentu" di 70:24. Ayat 37:41 menyusul 37:40, tempat (عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ, 'ibaada llaahi l-mukhlashiina) yang berarti "hamba-hamba Allah yang dimurnikan" disebut. Terjemahan 37:164 memakai "tertentu" seperti di 70:24. Kata itu tidak menyebut siapa yang mengetahui kedudukan tersebut.
Sifat mulia dituliskan tersendiri pada (مَقَامٍ كَرِيمٍ, maqaamin kariimin) yang berarti "tempat tinggal yang mulia" di 26:58 dan 44:26. Sifat yang tertulis di 37:164 ialah (مَعْلُومٌ, ma'luumun), sehingga terjemahan tidak menambahkan "tinggi" atau "mulia" pada kedudukan itu.
Ayat ini tidak memuat kata pengantar ucapan seperti (قَالَ, qaala) yang berarti "ia berkata", dan penuturnya tidak ditulis. Terjemahan membuka tanda kutip di sini karena "kami" yang memiliki bagian-bagian, "di antara kami", berbicara tentang dirinya, dan karena 37:167 kembali memakai "mereka" setelah kutipan ditutup di 37:166. Di 72:11 dan 72:14, (وَمِنَّا, wa-minnaa) yang berarti "dan di antara kami" dipakai penuturnya untuk membagi kelompoknya, misalnya "di antara kami ada yang saleh dan di antara kami ada yang selain itu" di 72:11. Rangkaian itu muncul dua kali di satu surah, dan kalimat 37:164 tidak membagi kelompoknya.
Tafsiran
Ayat ini membuka ucapan sekelompok penutur yang berlangsung sampai 37:166, dan isinya tiga pernyataan tentang diri sendiri: kedudukan di 37:164, barisan di 37:165, dan tasbih di 37:166. Sebelum ayat ini, 37:149 sampai 37:163 memuat pihak-pihak yang dibicarakan atau disapa: pertanyaan tentang anak perempuan di 37:149, ucapan "mereka" di 37:151 sampai 37:152, sifat yang mereka lekatkan di 37:159, dan sapaan "kalian" di 37:161 sampai 37:162. Dengan 37:164 sekelompok penutur berbicara tentang dirinya sendiri.
Penuturnya tidak disebut. Salah satu bacaan yang bersandar pada Al-Qur'an menganggapnya ucapan malaikat. Ayat 37:150 menyebut malaikat dalam sebuah pertanyaan tentang mereka, dan di 34:40 sampai 34:41 para malaikat dikutip berbicara dengan "kami" tentang diri mereka: "Mahasuci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka." Bacaan ini tetap sebuah bacaan, sebab 37:164 sampai 37:166 tidak memuat kata malaikat.
Kalimat ini berbentuk peniadaan yang dikecualikan, sehingga kalimat itu menyatakan bahwa semua anggota kelompok memiliki kedudukan. Dua ayat sebelumnya memuat dua pengecualian yang memilah pihak lain, yaitu hamba-hamba Allah yang dimurnikan di 37:160 dan orang yang akan masuk ke neraka yang menyala-nyala di 37:163. Di 37:164 pemilahan di dalam kelompok tidak ada.
Siapa yang menetapkan kedudukan itu tidak tertulis, dan kata "tertentu" menyatakan bahwa kedudukan itu diketahui tanpa menyebut siapa yang mengetahuinya. Ayat ini menyatakan keadaan kelompok itu dan berhenti di sana.
Renungan dan Hikmah
- Di 19:73 orang-orang yang kufur bertanya kepada orang-orang yang beriman, "Manakah di antara kedua golongan yang lebih baik tempat tinggal dan lebih indah tempat pertemuan?", sehingga kata yang sama dengan 37:164 dipakai untuk membandingkan dua pihak. Di 37:164 kedudukan itu disebut tertentu, tanpa pembanding dan tanpa tingkatan. Orang yang menimbang tempatnya dalam keluarga, pekerjaan, atau pergaulan dapat memperhatikan kapan pertanyaan seperti di 19:73 muncul dalam dirinya. Apa yang tersisa dari kedudukannya bila pembandingnya dihilangkan, dan apakah kedudukan itu masih dapat disebut tertentu?
- Di 55:46 dan 79:40 kata yang sama dengan 37:164 dipakai untuk kedudukan Tuhan: bagi siapa yang takut akan kedudukan Tuhannya ada dua taman, dan 79:40 menyebut orang yang takut akan kedudukan Tuhannya serta menahan diri dari hawa. Di 14:14 kata itu menjadi "kedudukan-Ku" yang ditakuti. Di 37:164 kedudukan itu milik pihak yang berbicara, dan tiap anggota mendapat bagiannya. Pembaca yang sedang menimbang kedudukannya sendiri dapat bertanya kedudukan siapa yang lebih sering dipikirkannya, kedudukannya sendiri atau kedudukan Tuhannya, dan apa yang berubah dalam hitungannya bila yang kedua lebih dulu terpikir?
- Di 37:41 hamba-hamba Allah yang dimurnikan, yang disebut di 37:40, memperoleh rezeki yang sudah ditentukan dengan kata yang menjelaskan kedudukan di 37:164. Di 15:21 pembicara yang menyimpan perbendaharaan segala sesuatu berkata bahwa Kami tidak menurunkannya kecuali dengan ukuran tertentu. Dua ayat itu menyebut rezeki dan ukuran sebagai sesuatu yang diketahui, dan 37:164 menyebut kedudukan dengan kata yang sama. Pembaca yang gelisah membandingkan bagiannya dengan bagian orang lain dapat bertanya, bila kedudukan dan rezeki dibaca sebagai sesuatu yang diketahui, siapa yang diandaikannya mengetahuinya, dan bagaimana andaian itu mengubah cara menimbang bagiannya?
- Di 72:11 sekelompok penutur berkata tentang dirinya, "di antara kami ada yang saleh dan di antara kami ada yang selain itu", dan di 72:14 mereka berkata ada yang berserah diri dan ada yang menyimpang dari kebenaran. Ucapan di 37:164 memakai kata yang sama, tetapi untuk menyatakan bahwa tiap anggota memiliki kedudukan, tanpa pembagian jenis. Kelompok di 72:11 dan kelompok di 37:164 berlainan, dan teks tidak membandingkan keduanya. Pembaca yang menyebut kelompoknya sendiri, entah keluarga, kantor, atau kampung, dapat bertanya apakah pembagian seperti di 72:11 atau pernyataan tanpa pembagian seperti di 37:164 yang lebih sering diucapkannya, dan apa yang membuatnya memilih salah satu?
- Di 34:40 Dia berfirman kepada para malaikat, "Apakah mereka ini dahulu mengabdi kepada kalian?", dan 34:41 mencatat jawaban mereka dengan kata kami: "Mahasuci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka." Kelompok yang berbicara dengan kami di sana menyebut dirinya lewat siapa pelindungnya. Kelompok di 37:164 menyebut dirinya lewat apa yang dimilikinya, yaitu kedudukan. Ayat 34:41 dan ayat 37:164 berasal dari tempat yang berlainan dan tidak dihubungkan oleh teks. Pembaca yang diminta menjelaskan dirinya dapat bertanya apakah siapa yang melindunginya atau apa yang dimilikinya yang lebih dulu disebut, dan jawaban mana yang lebih cepat keluar?
- Di 5:107 dua orang lain menggantikan kedudukan dua orang yang terungkap berhak menanggung dosa, lalu keduanya bersumpah dengan Allah. Kata kedudukan di sana menyebut tempat yang dapat diisi orang lain bila penghuninya berubah. Di 37:164 tiap anggota memiliki kedudukannya sendiri dan penggantinya tidak tertulis. Peristiwa di 5:107 dan di 37:164 tidak sama, sehingga yang dibandingkan hanya kata kedudukannya. Pembaca dapat membayangkan tempatnya dalam sebuah kelompok sesudah ditinggalkannya dan bertanya apakah kedudukan itu masih bernama dirinya, atau sudah menjadi tempat kosong bagi orang berikutnya?