لَوْ أَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِنَ الْأَوَّلِينَ
“Seandainya di sisi kami ada peringatan dari orang-orang terdahulu,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- لَوْ أَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِنَ الْأَوَّلِينَlaw anna 'indanaa dzikran mina l-awwaliinaseandainya di sisi kami ada peringatan dari orang-orang terdahulu
Terjemahan per kata (6 kata)
- لَوْlawsekiranya
- أَنَّannabahwa
- عِنْدَنَا'indanaadi sisi kami
- ذِكْرًاdzikraningatan
- مِنَminadari
- الْأَوَّلِينَl-awwaliinaorang-orang terdahulu
Inti bacaan
Dalih hipotetis: 'seandainya ada peringatan dari orang-orang terdahulu', klaim yang mudah diucapkan sebagai pembenaran diri atas ketidaktahuan yang sebenarnya tidak pernah benar-benar diuji.
Penjelasan pilihan kata
Kutipan dibuka di sini: klaim hipotetis kaum musyrik yang berlanjut ke ayat berikutnya.
Tafsiran
Ayat ini mengutip pengandaian yang biasa mereka lontarkan: seolah ketiadaan peringatan tertulis dari zaman dahulu menjadi alasan penolakan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam pengandaian yang tidak pernah diuji. Andai ada peringatan. Ketika datang, ditolak.
- Yang diminta warisan tertulis, bukan yang hidup. Bukan orang yang berbicara. Kertas dari zaman dulu.
- Kalimatnya belum selesai di sini. Allah menyambungnya ke ayat berikut. Janjinya baru muncul di sana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar '-n-d, dz-k-r, a-w-l): dhikran min al-awwaliin diterjemahkan 'peringatan dari orang terdahulu' (akar dz-k-r + akar '-w-l, pengandaian musyrik: seandainya ada kitab terdahulu; menyentuh tema Arab tak-ber-Kitab/ummii). gloss '(sebuah kitab)/(kitab-kitab yang diturunkan)' dibuang.