فَكَفَرُوا بِهِ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Akan tetapi, mereka kufur terhadapnya. Maka, kelak mereka akan mengetahui.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَكَفَرُوا بِهِfa-kafaruu bihiakan tetapi, mereka kufur terhadapnya
- فَسَوْفَ يَعْلَمُونَfa-sawfa ya'lamuunamaka, kelak mereka akan mengetahui
Terjemahan per kata (4 kata)
- فَكَفَرُواfa-kafaruumaka mereka kufur
- بِهِbihipadanya
- فَسَوْفَfa-sawfamaka kelak
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
Inti bacaan
Pembongkaran dalih itu: 'mereka mengingkarinya. kelak mereka akan mengetahui', konsekuensi logis dari klaim yang gagal diuji tepat saat kesempatan nyata benar-benar datang kepada mereka.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Al-Qur'an)' dan '(akibat keingkarannya itu)' tidak dipakai sepenuhnya: 'bihi' ('terhadapnya') dan objek 'ya'lamuuna' ('mereka akan mengetahui') dibiarkan tanpa identifikasi tambahan, sesuai keterbukaan makna yang memang tidak dirinci eksplisit dalam teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini membantah klaim hipotetis di ayat sebelumnya: begitu peringatan benar-benar datang, mereka justru kufur terhadapnya, membuktikan kekosongan janji yang pernah mereka ucapkan.
Renungan dan Hikmah
- Klaim hipotetis 'seandainya kami diberi peringatan, kami akan menjadi hamba yang dimurnikan' segera terbantah begitu peringatan itu benar-benar tiba dan mereka justru mengingkarinya, sebuah paradoks yang mengungkap bahwa penolakan tidak selalu bersumber dari ketiadaan bukti, melainkan dari keengganan menerima bukti itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).