فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Maka, apabila ia turun di halaman mereka, sangat buruklah pagi orang-orang yang telah diperingatkan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْfa-idzaa nazala bi-saahatihimmaka, apabila ia turun di halaman mereka
- فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَfa-saa'a shabaahu l-mundzariinasangat buruklah pagi orang-orang yang telah diperingatkan
Terjemahan per kata (6 kata)
- فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
- نَزَلَnazalaturun
- بِسَاحَتِهِمْbi-saahatihimdi halaman mereka
- فَسَاءَfa-saa'amaka seburuk-buruk
- صَبَاحُshabaahupagi
- الْمُنْذَرِينَl-mundzariinaorang-orang yang diperingatkan
Inti bacaan
Kata (صَبَاحُ, shabaahu) muncul sekali di Al-Qur'an, yaitu di 37:177.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (فَإِذَا نَزَلَ, fa-idzaa nazala) yang berarti "maka apabila ia turun". Huruf (فَ, fa) yang berarti "maka" menyambungnya ke 37:176, (إِذَا, idzaa) berarti "apabila", dan (نَزَلَ, nazala) adalah kata kerja lampau untuk satu pelaku laki-laki dari akar ن-ز-ل. Pelakunya tidak disebut dengan kata benda. Kata benda laki-laki tunggal terdekat sebelum kata kerja itu ialah (عَذَابِنَا, 'adzaabinaa) di 37:176, dan terjemahan memakai "ia" tanpa menambahkan "azab" di dalam kalimat. Rangkaian (فَإِذَا نَزَلَ, fa-idzaa nazala) hanya muncul di 37:177.
Kata kerja nazala yang disusul huruf (بِ, bi) muncul dua kali, yaitu di 26:193 dan 37:177. Di 26:193, (نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ, nazala bihi r-ruuhu l-amiinu) berarti "ia dibawa turun oleh Ruh yang tepercaya", dan huruf bi di sana menempel pada kata ganti untuk apa yang dibawa. Di 37:177 huruf bi disusul (سَاحَتِهِمْ, saahatihim), kata untuk tempat, sehingga terjemahan memakai "di halaman mereka" dan tidak memakai "membawa".
Kata (سَاحَتِهِمْ, saahatihim) yang berarti "halaman mereka" tersusun dari saahah yang berarti "halaman" dan akhiran (هِمْ, -him) yang berarti "mereka", dan akarnya س-و-ح. Bentuk ini hanya muncul di 37:177, dan menurut data morfologi akarnya tidak dipakai di ayat lain, sehingga tidak ada pemakaian lain yang dapat dipakai membandingkan maknanya. Terjemahan memakai "halaman", yaitu ruang terbuka di depan tempat tinggal, dan tidak menambahkan "rumah", "kampung", atau "kota". Akhiran -him menunjuk pihak yang disebut dengan kata ganti jamak di 37:176.
Kata (فَسَاءَ, fa-saa'a) yang berarti "sangat buruklah" tersusun dari huruf fa yang berarti "maka" dan kata kerja lampau (سَاءَ, saa'a) dari akar س-و-ء, yang menyatakan penilaian buruk atas sesuatu yang disebut sesudahnya. Rumus yang dibuka (فَسَاءَ, fa-saa'a) dan ditutup (الْمُنْذَرِينَ, al-mundzariina) muncul tiga kali, yaitu di 26:173, 27:58, dan 37:177. Di 26:173 dan 27:58, (فَسَاءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِينَ, fa-saa'a matharu l-mundzariina) berarti "maka betapa buruk hujan bagi orang-orang yang telah diperingatkan", dan di 37:177 posisi itu diisi (صَبَاحُ, shabaahu) yang berarti "pagi". Dari kalimat yang sama dengan satu kata diganti terlihat dua benda yang dinilai buruk, hujan dan pagi, dan keduanya dinilai bagi pihak yang sama.
Kata (صَبَاحُ, shabaahu) berakar ص-ب-ح dan hanya muncul di 37:177. Akar yang sama dipakai pada (مُصْبِحِينَ, mushbihiina) di 37:137 yang berarti "pada waktu pagi", dan pada (الصُّبْحُ, sh-shubhu) di 11:81 yang berarti "subuh", dalam (إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ, inna maw'idahumu sh-shubhu) yang berarti "sesungguhnya waktu yang dijanjikan bagi mereka adalah subuh". Terjemahan memakai "pagi" untuk shabaahu seperti untuk mushbihiina di 37:137, dan tidak memakai "subuh", karena shubh di 11:81 adalah kata lain dari akar yang sama. Di 37:137 dan 37:138 pagi dan malam disebut berpasangan sebagai waktu orang melintasi mereka.
Kata (الْمُنْذَرِينَ, al-mundzariina) yang berarti "orang-orang yang telah diperingatkan" berakar ن-ذ-ر dan muncul lima kali di empat surah, yaitu 10:73, 26:173, 27:58, 37:73, dan 37:177. Bentuk pelakunya, (مُنْذِرِينَ, mundziriina) yang berarti "para pemberi peringatan", ada di 37:72, dan 37:73 yang sesudahnya memakai al-mundzariina. Dua ayat berurutan itu menaruh pemberi peringatan lebih dulu, lalu pihak yang diperingatkan, dan karena itu terjemahan memakai "telah diperingatkan". Di 37:177 tidak ada kata Arab untuk "telah", dan urutan 37:72 dan 37:73 menunjukkan bahwa peringatan sudah sampai sebelum akibatnya disebut.
Tafsiran
Ayat ini menjawab pertanyaan 37:176 dengan kalimat berkondisi. Pertanyaan tentang permintaan agar azab disegerakan dibalas dengan apa yang terjadi apabila azab itu turun, dan ayat tidak menyebut kapan turunnya. Tiga hal disebut: turunnya, tempatnya di halaman mereka, dan penilaiannya sebagai pagi yang sangat buruk bagi orang-orang yang telah diperingatkan. Ukuran, bentuk, dan lamanya azab itu tidak ditulis.
Urutan 37:176 ke 37:177 berjalan dari permintaan ke kedatangan. Di 37:176 azab ada pada tingkat permintaan, yaitu sesuatu yang mereka minta, dan di 37:177 azab itu tiba di tempat mereka. Di 26:204 sampai 26:206 gerak serupa terlihat: pertanyaan tentang permintaan disegerakan, lalu tahun-tahun kenikmatan, lalu datangnya apa yang diancamkan. Di 37:177 tahun-tahun itu tidak disebut, dan kedatangan langsung menyusul pertanyaan.
Di 37:72 dan 37:73 surah ini menyebut pemberi peringatan, lalu mengajak memperhatikan bagaimana akibat orang-orang yang telah diperingatkan. Ayat 37:177 memakai kata yang sama untuk pihak yang menerima akibat dan menyebut satu bentuk akibat itu: pagi yang sangat buruk. Dapat dibaca bahwa ayat ini menjawab ajakan 37:73 tentang bagaimana akibatnya, meskipun 37:177 tidak mengutip ajakan itu.
Ayat 26:173 dan 27:58 menghubungkan rumus yang sama dengan hujan, dan keduanya didahului kalimat yang menyebut Kami menghujani mereka. Ayat 37:177 didahului pertanyaan tentang azab Kami, dan sesudahnya 37:178 mengulang perintah berpaling dari 37:174. Dua ayat tentang azab itu terletak di antara dua kali perintah berpaling dan melihat.
Renungan dan Hikmah
- Di 11:81 utusan-utusan Tuhanmu berkata bahwa waktu yang dijanjikan bagi mereka adalah subuh, lalu bertanya, bukankah subuh itu sudah dekat? Ayat 11:81 berbicara tentang kaum lain, dan 37:177 menyebut pagi dengan kata yang berbeda, sehingga keduanya tidak disamakan. Dari dua ayat itu terlihat bahwa saat tibanya sesuatu disebut dengan bagian hari yang dikenal, yaitu subuh di 11:81 dan pagi di 37:177. Pembaca dapat bertanya jam mana dalam harinya yang dianggap paling aman, dan apa yang berubah pada jam itu bila ayat menyebutnya sebagai pagi yang sangat buruk bagi orang yang telah diperingatkan?
- Di 26:173 dan 27:58 hujan dinilai buruk, dan di 37:177 pagi dinilai buruk, dengan rumus yang sama dan untuk pihak yang sama, yaitu orang-orang yang telah diperingatkan. Hujan dan pagi tidak disebut buruk sebagai benda, dan penilaian itu dikaitkan dengan pihak yang menerimanya. Dua benda yang biasa dapat berubah rasa bagi orang yang menerimanya dalam keadaan yang berbeda. Pembaca dapat bertanya benda biasa mana dalam harinya yang pernah berubah rasa ketika keadaannya berubah, dan apakah benda itu sendiri yang berubah atau keadaannya?
- Di 37:72 para pemberi peringatan diutus di kalangan mereka, dan 37:73 mengajak memperhatikan bagaimana akibat orang-orang yang telah diperingatkan. Ayat 4:165 menyebut rasul-rasul sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah rasul-rasul itu diutus. Dari keduanya terlihat bahwa kata diperingatkan menunjuk peringatan yang sudah sampai. Pembaca dapat bertanya peringatan apa yang sudah sampai kepadanya, dan bagaimana keadaannya berubah bila dirinya ditaruh di antara orang-orang yang telah diperingatkan itu?
- Di 37:176 azab ada pada tingkat permintaan, dan di 37:177 azab itu tiba di halaman mereka, yaitu ruang terbuka di depan tempat tinggal. Gerak dari permintaan ke halaman ditulis dalam dua ayat berurutan, dan ayat tidak menyebut berapa lama gerak itu berlangsung. Pembaca yang pernah meminta sesuatu dengan kata-kata dapat bertanya jarak apa yang dibayangkannya antara permintaannya dan tempat tinggalnya, dan apakah permintaan itu pernah dipikirkannya sebagai sesuatu yang suatu hari berhenti di halamannya sendiri?
- Di 7:97 dan 7:98 ada pertanyaan apakah penduduk negeri merasa aman dari azab Kami yang datang pada malam hari ketika mereka tidur, atau pada waktu duha ketika mereka bermain, dan 7:99 bertanya apakah mereka merasa aman dari makar Allah. Di 6:47 azab Allah disebut dapat datang tiba-tiba atau terang-terangan. Jam dan cara itu berbeda dari pagi di 37:177. Dari semuanya terlihat bahwa rasa aman ditanyakan lewat bagian hari dan lewat cara datang. Pembaca dapat bertanya pada jam dan dalam keadaan apa rasa aman terasa paling penuh, dan pada apa rasa aman itu bersandar?
- Ayat ini menutup ancaman dengan penilaian dan tidak dengan gambaran: tidak ada api, angin, atau suara yang disebut, dan yang tertulis hanya kata sangat buruk. Di 26:206 dan 26:207 ada gambaran tentang kenikmatan bertahun-tahun yang tidak mencukupkan apa pun bagi mereka sesudah datangnya apa yang diancamkan, sehingga ada ayat yang merinci dan ada yang tidak. Pembaca dapat bertanya apa yang diisikannya ke dalam kata sangat buruk itu, dan dari ingatan atau ketakutan siapa isian itu berasal?