أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ

Atau, apakah mereka mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu, Sang Digdaya, Sang Pemberi?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَam 'indahum khazaa'inu rahmati rabbikaatau, apakah mereka mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu
  2. الْعَزِيزِ الْوَهَّابِl-'aziizi l-wahhaabiSang Digdaya, Sang Pemberi

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. أَمْamatau
  2. عِنْدَهُمْ'indahumdi sisi mereka
  3. خَزَائِنُkhazaa'inuperbendaharaan
  4. رَحْمَةِrahmatirahmat
  5. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  6. الْعَزِيزِl-'aziiziSang Digdaya
  7. الْوَهَّابِl-wahhaabiYang Maha Pemberi

Inti bacaan

Tantangan retoris tentang kepemilikan 'perbendaharaan rahmat Tuhanmu', jika mereka tak memiliki otoritas atas sumber rahmat itu sendiri, klaim keberatan mereka terhadap keputusan ilahi kehilangan dasar pijakan.

Penjelasan pilihan kata

'Al-wahhaabi' (bentuk intensif fa'aal, akar whb) dikoreksi dari 'Maha Pemberi' menjadi 'Sang Pemberi': disiplin larangan 'Maha' berlaku juga pada pola morfologi intensif Arab, konsisten dengan koreksi serupa (mis. al-khallaaqu→'Sang Pencipta' di 36:81). 'Al-aziizi' tetap 'Sang Digdaya', konsisten dengan 'kedigdayaan' untuk akar zz di 38:2.

Tafsiran

Ayat ini menantang klaim implisit mereka atas otoritas ilahiah: mempertanyakan apakah mereka memiliki kendali atas rahmat Allah yang sesungguhnya tidak terbatas.

Renungan dan Hikmah

  • Allah bertanya apakah mereka mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu. Keberatan mereka tentang siapa yang dipilih. Yang ditanya balik: siapa yang berhak memilih.
  • Allah menyebut Sang Digdaya dan Sang Pemberi. Berkuasa dan bermurah hati. Yang berhak menahan adalah juga Yang justru gemar memberi.
  • Allah menjawab keberatan itu dengan pertanyaan, bukan dengan penegasan. Jawabannya jelas bagi siapa pun. Yang dipilih bentuk yang memaksa penanya menjawab sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkas…”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.