جُنْدٌ مَا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِنَ الْأَحْزَابِ
Suatu bala tentara di sana akan dikalahkan, dari golongan-golongan yang bersekutu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- جُنْدٌ مَا هُنَالِكَ مَهْزُومٌjundun maa hunaalika mahzuumunsuatu bala tentara di sana akan dikalahkan
- مِنَ الْأَحْزَابِmina l-ahzaabidari golongan-golongan yang bersekutu
Terjemahan per kata (6 kata)
- جُنْدٌjundunbala tentara
- مَاmaaapa yang
- هُنَالِكَhunaalikadi sanalah
- مَهْزُومٌmahzuumunyang terkalahkan
- مِنَminadari
- الْأَحْزَابِl-ahzaabigolongan-golongan
Inti bacaan
Bunyi (مَا هُنَالِكَ, maa hunaalika) muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 38:11.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (جُنْدٌ, jundun) yang berarti "bala tentara", tanpa kata sandang, sehingga sebutannya tidak menunjuk pasukan tertentu. Tulisan ini muncul empat kali di empat surah, yaitu 36:75, 38:11, 44:24, dan 67:20. Tiga dari empat ayat itu memuat kata berbentuk "yang dikenai perbuatan" sebagai keterangan bagi bala tentara itu: (جُنْدٌ مُحْضَرُونَ, jundun muhdharuuna) yang berarti "bala tentara yang dihadirkan" di 36:75, (جُنْدٌ مُغْرَقُونَ, jundun mughraquuna) yang berarti "bala tentara yang akan ditenggelamkan" di 44:24, dan di ayat ini kata mahzuumun yang terpisah dari jundun oleh maa hunaalika. Di 67:20 kata jundun diikuti (لَكُمْ, lakum) yang berarti "bagi kalian" dan tidak memakai kata sifat semacam itu. Terjemahan 38:11 memakai "bala tentara" seperti 44:24.
Kata (مَهْزُومٌ, mahzuumun) yang berarti "dikalahkan" berakar ه-ز-م dan muncul satu kali, di 38:11. Akar yang sama muncul dua kali di ayat lain, yaitu (فَهَزَمُوهُمْ, fa-hazamuuhum) yang berarti "maka mereka mengalahkan mereka" di 2:251, tempat kekalahan itu terjadi (بِإِذْنِ اللَّهِ, bi-idzni llaahi) yang berarti "dengan izin Allah", dan (سَيُهْزَمُ, sa-yuhzamu) yang berarti "akan dikalahkan" di 54:45. Kata mahzuumun sendiri tidak memuat awalan sa- atau kata sawfa, yaitu penanda masa depan. Terjemahan memakai "akan" mengikuti 44:24, yang menerjemahkan kata dari pola yang sama dengan "akan ditenggelamkan", tetapi 54:10 menerjemahkan (مَغْلُوبٌ, maghluubun) yang berarti "dikalahkan" dengan "aku dikalahkan" tanpa "akan". Dua pilihan itu menunjukkan bahwa waktu tidak datang dari bentuk kata itu sendiri, dan di 38:11 pilihan "akan" bersandar pada 44:24.
Kata hunaalika yang berarti "di sana" muncul sembilan kali di delapan surah, yaitu 3:38, 7:119, 10:30, 18:44, 25:13, 33:11, 38:11, 40:78, dan 40:85. Penunjuk itu tidak menetapkan waktu. Di 7:119, (فَغُلِبُوا هُنَالِكَ, fa-ghulibuu hunaalika) yang berarti "maka mereka dikalahkan di tempat itu" menyertai peristiwa yang sudah terjadi, dan di 33:11, (هُنَالِكَ ابْتُلِيَ الْمُؤْمِنُونَ, hunaalika btuliya l-mu'minuuna) yang berarti "di sana orang-orang beriman diuji" juga menyertai peristiwa yang sudah terjadi. Di 40:78 kata ini menyertai kerugian yang digantungkan pada (فَإِذَا جَاءَ أَمْرُ اللَّهِ, fa-idzaa jaa'a amru llaahi) yang berarti "maka apabila telah datang perintah Allah". Bunyi (مَا هُنَالِكَ, maa hunaalika) muncul satu kali, di 38:11. Kata maa di sana tercatat sebagai "apa yang" pada kata per kata dan tidak mendapat padanan tersendiri di terjemahan, dan tidak ada ayat lain yang memuat urutan yang sama untuk dibandingkan.
Frasa (مِنَ الْأَحْزَابِ, mina l-ahzaabi) yang berarti "dari golongan-golongan" muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 11:17, 13:36, dan 38:11. Di 11:17, (وَمَنْ يَكْفُرْ بِهِ مِنَ الْأَحْزَابِ, wa-man yakfur bihi mina l-ahzaabi) menyebut golongan yang menolak, dan di 13:36, (وَمِنَ الْأَحْزَابِ مَنْ يُنْكِرُ بَعْضَهُ, wa-mina l-ahzaabi man yunkiru ba'dhahu) menyebut golongan yang mengingkari sebagian dari apa yang diturunkan. Kata (الْأَحْزَابُ, l-ahzaabu) dengan tulisan persis seperti ini muncul lima kali di lima surah, yaitu 19:37, 33:20, 38:13, 40:5, dan 43:65. Terjemahan menulis "golongan-golongan yang bersekutu" di 38:11, 38:13, 40:5, dan 40:30, tetapi hanya "golongan-golongan" di 11:17, 13:36, 19:37, dan 43:65. Kata Arabnya di 38:11 pada kata per kata hanya berarti "golongan-golongan", sehingga bagian "yang bersekutu" merupakan tambahan terjemahan yang mengikuti 38:13, 40:5, dan 40:30.
Tafsiran
Ayat ini menyebut sebuah bala tentara tak bernama, lalu menyebut asalnya dari golongan-golongan, dan baru di dua ayat berikutnya golongan-golongan itu mendapat isi. Ayat 38:12 mendaftar kaum yang telah mendustakan sebelum mereka, dan 38:13 menutup daftar itu dengan (أُولَٰئِكَ الْأَحْزَابُ, ulaa'ika l-ahzaabu) yang menyebut daftar itu sebagai golongan-golongan. Dapat dibaca bahwa kata al-ahzaab di 38:11 belum berisi, dan isinya datang dari ayat-ayat di sebelahnya. Ayat 38:14 lalu menutup dengan hukuman yang berlaku bagi semuanya. Urutan 38:11 sampai 38:14 terdiri dari sebuah sebutan, daftar yang mengisinya, dan penutupnya.
Ayat 38:10 mengundang para penolak untuk naik, dan 38:11 tidak menyebut apakah undangan itu dijawab. Teks tidak menyatakan bahwa bala tentara di 38:11 adalah kelompok yang berbicara di 38:7 dan 38:8. Hubungan itu hanya terbaca dari letaknya, karena ayat sebelumnya membicarakan mereka dan ayat ini membicarakan sebuah bala tentara dari golongan-golongan.
Pola serupa ada di 54:44 dan 54:45. Di 54:44, (نَحْنُ جَمِيعٌ مُنْتَصِرٌ, nahnu jamii'un muntashirun) yang berarti "kami adalah golongan yang pasti menang" diucapkan pihak yang dibicarakan ayat itu, dan 54:45 menjawab dengan (سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ, sa-yuhzamu l-jam'u) yang berarti "golongan pasti akan dikalahkan". Ayat 54:44 sampai 54:45 membicarakan pihak yang disebut di surah 54 dan tidak mengutip 38:11, tetapi urutan klaim menang dan pernyataan kalah ada di sana. Di 38:11, klaim itu tidak dikutip, dan hanya pernyataan kalah yang tertulis.
Renungan dan Hikmah
- Bala tentara di 38:11 disebut tanpa pemilik, dan asalnya hanya golongan-golongan. Di 48:4 dan 48:7 bala tentara disebut dengan pemilik yang jelas, "Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi", dan di 37:173 bala tentara disebut dengan kata ganti pemiliknya, "bala tentara Kami, merekalah yang menang". Kata yang sama, bala tentara, karena itu dapat berdiri dengan pemilik yang tertulis dan tanpa pemilik yang tertulis. Ayat 48:4, 48:7, dan 37:173 tidak membicarakan 38:11, sehingga keduanya tidak disamakan. Ketika pembaca menghitung kekuatan yang ada di sekelilingnya, apakah pemilik kekuatan itu ikut dihitung?
- Kata dikalahkan di 38:11 tidak menyebut siapa yang mengalahkan. Di 2:251 pelaku kekalahan itu ada: mereka mengalahkan pasukan itu dengan izin Allah, dan izin itu disebut dalam kalimat yang sama dengan kekalahannya. Di 54:45 bentuk dikalahkan juga tidak menyebut pelaku. Dua ayat tadi memperlihatkan dua cara menyebut: dengan pelaku, atau tanpa pelaku. Bila hasil sebuah pertarungan dibaca tanpa pelaku, pembaca bisa menghitung kekuatan lawan saja. Kalimat di 2:251 menambah unsur yang tidak masuk hitungan itu, dan unsur itu adalah izin Allah. Dalam penilaian pembaca atas siapa menang dan siapa kalah, izin siapa yang dihitung?
- Kata di sana dipakai untuk tempat yang berbeda-beda. Di 7:119 sekelompok orang dikalahkan di tempat itu, di 33:11 orang-orang beriman diuji dan diguncang di situ, dan di 40:78 para pelaku kebatilan merugi di sana ketika perintah Allah datang. Kata yang sama menandai kekalahan bagi satu pihak, ujian bagi pihak lain, dan kerugian bagi pihak ketiga. Dari tiga ayat itu terlihat bahwa kata itu menandai tempat berlangsungnya penentuan, dan tempatnya berbeda-beda. Bila pembaca menyebut sebuah tempat sebagai tempat sesuatu diputuskan, tempat yang mana yang dimaksud, dan sebagai pihak yang mana pembaca berdiri?
- Golongan-golongan di 38:11 diterjemahkan sebagai golongan yang bersekutu. Kata yang sama terdapat di 19:37 dan 43:65 dengan pembuka yang identik: golongan-golongan di antara mereka berselisih. Dua ayat itu berada di surah yang berbeda dari 38 dan konteksnya tidak disamakan dengan 38:11. Seseorang yang berada di tengah kelompok yang tampak kokoh dapat bertanya, kekokohan itu dibangun di atas kesepakatan tentang apa, dan apa yang terjadi bila kesepakatan itu diuji?
- Di 54:44 pihak yang dibicarakan berkata bahwa mereka golongan yang pasti menang, dan di 54:45 jawabannya adalah bahwa golongan itu pasti akan dikalahkan. Ayat 38:11 hanya memuat pernyataan kalah, tanpa klaim menang yang dikutip. Satu kalimat di 54:45 membalik klaim yang mendahuluinya, dan satu kalimat di 38:11 berdiri sendiri tanpa klaim yang dibalik. Ketika kabar tentang kalah datang saat pembaca merasa kuat, apa yang lebih dulu ditimbangnya: kabar itu, atau rasa kuat itu?
- Akar hizb tidak hanya dipakai bagi golongan-golongan di 38:11. Di 5:56 ada golongan Allah, dan ayat itu menyatakan bahwa golongan Allah, merekalah yang menang. Di 58:19 ada golongan setan. Akar yang sama dipakai bagi pihak yang berbeda dan menandai keberpihakan. Pembaca dapat menimbang golongan mana yang diikutinya dalam urusan yang dianggapnya kecil, dan kepada siapa golongan itu berpihak, kepada Allah atau kepada kepentingan yang lain?