كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ

Sebelum mereka, kaum Nuh, Ad, dan Firaun pemilik pasak-pasak telah mendustakan,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْkadzdzabat qablahumsebelum mereka, telah mendustakan
  2. قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِqawmu nuuhin wa-'aadun wa-fir'awnu dzuu l-awtaadikaum Nuh, Ad, dan Firaun pemilik pasak-pasak

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. كَذَّبَتْkadzdzabattelah mendustakan
  2. قَبْلَهُمْqablahumsebelum mereka
  3. قَوْمُqawmukaum
  4. نُوحٍnuuhinNuh
  5. وَعَادٌwa-'aadundan Ad
  6. وَفِرْعَوْنُwa-fir'awnudan Firaun
  7. ذُوdzuupemilik
  8. الْأَوْتَادِl-awtaadipasak-pasak

Inti bacaan

Rangkaian (قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ, qawmu nuuhin wa-'aadun) muncul dua kali di Al-Qur'an, yaitu di 22:42 dan 38:12.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ, kadzdzabat qablahum) yang berarti "sebelum mereka, telah mendustakan". Bunyi ini muncul lima kali di lima surah, yaitu 22:42, 38:12, 40:5, 50:12, dan 54:9. Kata kerja (كَذَّبَتْ, kadzdzabat) berbentuk perempuan tunggal dan muncul empat belas kali di delapan surah, yaitu 22:42, 26:105, 26:123, 26:141, 26:160, 38:12, 40:5, 50:12, 54:9, 54:18, 54:23, 54:33, 69:4, dan 91:11. Terjemahan memakai "mendustakan" untuk bentuk ini, sama dengan bentuk (كَذَّبَ, kadzdzaba) di 38:14. Kata (قَبْلَهُمْ, qablahum) yang berarti "sebelum mereka" menunjuk kelompok yang sudah disebut sebelumnya, dan di 38:12 ayat ini tidak mengulang siapa yang dimaksud. Pada lima ayat tadi, hal yang didustakan tertulis di ayat itu atau di ayat dekatnya: (يُكَذِّبُوكَ, yukadzdzibuuka) yang berarti "mereka mendustakanmu" di 22:42, (فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا, fa-kadzdzabuu 'abdanaa) yang berarti "maka mereka mendustakan hamba Kami" di 54:9, dan (كَذَّبَ الرُّسُلَ, kadzdzaba r-rusula) yang berarti "mendustakan para rasul" di 38:14 sesudah daftar 38:12 dan 38:13.

Susunan (قَوْمُ نُوحٍ, qawmu nuuhin) yang berarti "kaum Nuh" muncul enam kali di enam surah, yaitu 22:42, 26:105, 38:12, 40:5, 50:12, dan 54:9, dan kelima ayat yang dibuka dengan kadzdzabat qablahum menaruh nama ini paling depan. Sesudah Nuh, daftarnya berbeda-beda. Di 22:42 disebut (وَعَادٌ وَثَمُودُ, wa-'aadun wa-tsamuudu), di 40:5 golongan-golongan setelah mereka, di 50:12 (وَأَصْحَابُ الرَّسِّ وَثَمُودُ, wa-ashaabu r-rassi wa-tsamuudu), dan di 54:9 tidak ada nama lain. Rangkaian (قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ, qawmu nuuhin wa-'aadun) muncul dua kali, yaitu 22:42 dan 38:12. Rangkaian (وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ, wa-'aadun wa-fir'awnu) juga muncul dua kali, yaitu 38:12 dan 50:13. Kata (وَعَادٌ, wa-'aadun) yang berarti "dan Ad" muncul empat kali di empat surah, yaitu 22:42, 38:12, 50:13, dan 69:4. Terjemahan menulis "Ad" tanpa kata kaum di depannya, mengikuti kata Arabnya, sedangkan "kaum" ada pada Nuh karena kata (قَوْمُ, qawmu) tertulis di sana. Tanda koma di ujung terjemahan menandai bahwa daftar berlanjut, dan 38:13 membuka dengan (وَثَمُودُ, wa-tsamuudu).

Kata terakhir ayat ini adalah (ذُو الْأَوْتَادِ, dzuu l-awtaadi) yang berarti "pemilik pasak-pasak", dan bunyinya muncul satu kali dalam tulisan ini, di 38:12. Bentuk yang berbeda hanya pada akhir kata, (ذِي الْأَوْتَادِ, dzii l-awtaadi), muncul satu kali di 89:10, juga untuk Firaun. Kata (الْأَوْتَادِ, l-awtaadi) muncul dua kali, di 38:12 dan 89:10, dan bentuk tak bersandang (أَوْتَادًا, awtaadan) muncul satu kali, di 78:7, dalam (وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا, wa-l-jibaala awtaadan) yang berarti "dan gunung-gunung sebagai pasak". Dari 78:7 terlihat apa yang dimaksud kata ini di Al-Qur'an: benda yang ditancapkan. Ayat 38:12 dan 89:10 tidak menjelaskan apa pasak Firaun, dan terjemahan menyalin kata itu apa adanya sebagai "pasak-pasak", tanpa tambahan "bangunan" atau "pasukan" yang tidak dilahirkan oleh kata Arabnya. Kata (فِرْعَوْنُ, fir'awnu) yang berarti "Firaun" dengan tulisan persis seperti ini muncul dua puluh satu kali di dua belas surah, yaitu 7:104, 7:123, 7:137, 10:79, 10:90, 17:101, 17:102, 20:60, 20:78, 20:79, 26:23, 26:53, 28:38, 38:12, 40:26, 40:29, 40:36, 43:51, 50:13, 69:9, dan 73:16.

Tafsiran

Ayat ini memulai deretan contoh sesudah rangkaian keberatan dan pertanyaan di 38:4 sampai 38:11. Deretan itu punya bentuk yang sama dengan 38:3, tempat betapa banyak generasi sebelum mereka disebut dibinasakan tanpa nama. Di 38:3 jumlahnya disebut tanpa daftar, dan di 38:12 sampai 38:13 daftarnya disebut tanpa jumlah. Ayat 38:14 lalu menyatukan keduanya dengan (إِنْ كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ, in kullun illaa kadzdzaba r-rusula) yang berarti "masing-masing tidak lain kecuali mendustakan para rasul".

Akar kata mendustakan sudah muncul di 38:4, sebelum daftar ini. Di sana pembicara menyebut pembawa peringatan (كَذَّابٌ, kadzdzaabun) yang berarti "banyak berdusta". Kata di 38:4 dan kata di 38:12 berasal dari akar yang sama dengan bentuk berbeda: yang pertama memberi sebutan kepada seseorang, yang kedua menyebut perbuatan menolak. Dengan kata lain, sebutan yang diberikan kepada pembawa peringatan di awal surah dan perbuatan yang tercatat pada kaum-kaum terdahulu memakai satu akar. Teks tidak mengatakan bahwa pembicara di 38:4 sengaja meniru kaum terdahulu, jadi kaitan itu terbaca dari kata yang dipakai saja.

Kata (قَبْلَهُمْ, qablahum) menempatkan daftar ini di belakang pembicara di ayat-ayat sebelumnya, dan pembicara di 38:7 mengukur dengan millah yang terakhir. Dua arah itu berlawanan: satu mengukur dengan yang paling dekat, satu menunjuk ke yang jauh. Ayat 38:12 memang tidak menjawab ukuran 38:7 secara langsung, tetapi deretan nama dari zaman-zaman sebelum mereka menaruh perkara ini di tempat yang lebih luas daripada satu zaman.

Renungan dan Hikmah

  • Daftar di 38:12 menyebut nama tanpa ceritanya, sehingga pendengar yang sudah mengenal kisah-kisah itu membaca daftar ini sebagai pengingat, dan yang belum mengenalnya membacanya sebagai deretan huruf. Kisah Nuh, misalnya, tertulis di tempat lain dalam bentuk seruan, "mengabdilah kepada Allah; tidak ada tuhan bagi kalian selain Dia", seperti di 23:23. Satu nama dapat memuat seluruh isi seruan itu bagi orang yang pernah mendengarnya. Pembaca dapat menimbang seberapa banyak yang dikenal di balik tiap nama, dan apakah daftar ini bekerja sebagai peringatan bagi pembaca, atau masih sebagai kumpulan nama yang belum dibuka?
  • Kata pasak dipakai di 78:7 untuk gunung-gunung, dan di 38:12 serta 89:10 untuk sesuatu yang dimiliki Firaun. Ayat 89:11 sampai 89:13 yang menyusul penyebutan pasak itu memuat tiga hal berturut-turut: melampaui batas di negeri-negeri, memperbanyak kerusakan, lalu "Tuhanmu menimpakan kepada mereka cambuk azab". Ayat-ayat itu tidak menjelaskan apa pasak Firaun dan tidak menghubungkan pasak itu dengan azab, sehingga ayat-ayat itu memperlihatkan urutan: sebutan yang kokoh, lalu akibat. Pembaca dapat bertanya pada hal apa pasaknya sendiri ditancapkan, dan apakah pasak itu cukup untuk menahan sesuatu yang datang dari Tuhan yang sama dengan yang menegakkan gunung-gunung?
  • Dengan pembuka yang sama, daftar contoh berbeda di tiap ayat: Nuh, Ad, dan Tsamud di 22:42, Nuh dan golongan-golongan di 40:5, Nuh, penduduk Rass, dan Tsamud di 50:12, Nuh, Ad, dan Firaun di 38:12. Pilihan nama berubah menurut pembicaraan yang sedang berlangsung, dan tiap daftar tidak berusaha lengkap. Pembaca yang membawa contoh untuk mendukung pendapatnya dapat melihat bahwa daftar semacam itu selalu hasil memilih. Siapa yang memilih daftar contoh milik pembaca, dan nama apa yang tidak ikut masuk karena tidak mendukung pendapat itu?
  • Di 38:4 pembawa peringatan disebut penyihir yang banyak berdusta, di 15:6 disebut orang gila, dan di 54:9 kaum Nuh berkata, "Orang gila," lalu membentak hamba itu. Sebutan yang ditempelkan pada orang yang membawa kabar tidak berasal dari satu zaman dan satu kelompok, tetapi muncul di zaman-zaman berbeda dengan bunyi yang mirip. Ayat-ayat itu tidak mengatakan bahwa kelompok-kelompok itu saling meniru, jadi kemiripan itu hanya dicatat. Kata apa yang paling cepat terlintas di kepala pembaca ketika menghadapi kabar yang tidak disukainya, dan dari mana kata itu dipinjam?
  • Daftar di 38:12 sampai 38:13 memuat beberapa nama, sedangkan 38:3 menyebut betapa banyak generasi yang dibinasakan sebelum mereka. Di 14:9 daftar kaum Nuh, Ad, dan Tsamud disusul kalimat bahwa orang-orang sesudah mereka pun ada dan tidak ada yang mengetahui mereka selain Allah. Dua ayat ini menunjukkan bahwa nama yang tertulis mewakili sebagian saja dari yang pernah ada. Daftar yang dikenal pembaca sendiri mungkin juga tidak lengkap. Seandainya hanya Allah yang mengetahui keseluruhan deretan itu, seberapa kuat pembaca berpegang pada ukuran yang bersandar pada daftar yang ia kenal?
  • Kata mendustakan di 38:12 tidak menyebut apa yang didustakan. Objeknya tertulis di ayat sekitar: pembawa peringatan di 22:42, hamba Kami di 54:9, dan para rasul di 38:14. Satu tindakan yang sama, mendustakan, ditujukan kepada orang yang berbeda-beda sesuai tempatnya. Penolakan yang diucapkan tanpa menyebut objeknya dapat diarahkan kepada siapa saja. Ketika pembaca menolak sesuatu, apakah yang ditolaknya orangnya, kabarnya, atau tuntutan yang terkandung dalam kabar itu?