كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ

Sebelum mereka, kaum Nuh, Ad, dan Firaun pemilik pasak-pasak telah mendustakan,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْkadzdzabat qablahumsebelum mereka, telah mendustakan
  2. قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِqawmu nuuhin wa-'aadun wa-fir'awnu dzuu l-awtaadikaum Nuh, Ad, dan Firaun pemilik pasak-pasak

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. كَذَّبَتْkadzdzabattelah mendustakan
  2. قَبْلَهُمْqablahumsebelum mereka
  3. قَوْمُqawmukaum
  4. نُوحٍnuuhinNuh
  5. وَعَادٌwa-'aadundan kaum Ad
  6. وَفِرْعَوْنُwa-fir'awnudan Firaun
  7. ذُوdzuupemilik
  8. الْأَوْتَادِl-awtaadipasak-pasak

Inti bacaan

Daftar sejarah kaum yang mendustakan (Nuh, 'Ad, Firaun), pola penolakan yang berulang lintas zaman berbeda menjadi bukti empiris bahwa fenomena ini bukan kasus tunggal yang unik.

Tafsiran

Ayat ini mendaftar acuan historis: kaum-kaum yang telah dibahas kisahnya di surah-surah sebelumnya, kini disebut sebagai daftar peringatan bersama.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menderetkan tiga nama sekaligus. Kaum Nuh. Ad. Dan Firaun.
  • Firaun diberi sebutan tambahan. Bukan cuma namanya. Pemilik pasak-pasak.
  • Ketiganya disebut Allah tanpa kisahnya. Bukan diceritakan lagi. Cukup didaftar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-dz-b, q-b-l, q-w-m, '-w-d, w-t-d): kadhdhabat diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b); dhuu l-awtaad diterjemahkan 'pemilik pasak-pasak' (akar w-t-d, julukan Firaun, citra dipertahankan; terjemahan lain 'kekuatan besar'). gloss '(juga)/(para rasul)/(yang mempunyai kekuatan besar)' dibuang.