إِنْ كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ
Masing-masing tidak lain kecuali mendustakan para rasul, maka, berlaku hukuman-Ku.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنْ كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَin kullun illaa kadzdzaba r-rusulamasing-masing tidak lain kecuali mendustakan para rasul
- فَحَقَّ عِقَابِfa-haqqa 'iqaabimaka, berlaku hukuman-Ku
Terjemahan per kata (7 kata)
- إِنْinjika
- كُلٌّkullunmasing-masing
- إِلَّاillaakecuali
- كَذَّبَkadzdzabamendustakan
- الرُّسُلَr-rusulapara rasul
- فَحَقَّfa-haqqamaka pastilah
- عِقَابِ'iqaabihukuman-Ku
Inti bacaan
Konsekuensi seragam 'berlaku hukuman-Ku' bagi seluruh kaum yang disebutkan, konsistensi hukum sebab-akibat moral yang tidak pandang bulu terhadap zaman atau budaya tertentu.
Tafsiran
Ayat ini menyimpulkan pola bersama seluruh golongan tersebut: kesamaan dalam pendustaan diikuti kesamaan dalam konsekuensi.
Renungan dan Hikmah
- Enam kaum disebut Allah, lalu satu vonis. Nuh, Ad, Fir'aun. Samud, Lut, Aikah.
- Yang menyatukan mereka satu perbuatan. Bukan zamannya. Mendustakan rasul.
- Hukuman-Nya disebut Allah berlaku, bukan dijatuhkan. Bukan keputusan baru. Aturan yang berjalan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-l-l, k-dz-b, r-s-l, h-q-q, '-q-b): kadhdhaba r-rusul diterjemahkan 'mendustakan para rasul' (akar k-dz-b + akar r-s-l); haqqa iqaab diterjemahkan 'berlaku hukuman' (akar h-q-q + akar '-q-b). Selaras.